• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Nasional Daerah

Bangun Negeri Harus dengan Iman dan Ilmu

Nabi Muhammad ketika membangun negeri Madinah adalah membangun manusianya melalui budaya ilmu.

by Bilal
10 December 2019 13:09
in Daerah, Featured, Nasional
0
Bangun Negeri Harus dengan Iman dan Ilmu

MEDIAHARAPAN.COM, Bogor – Wahdah Islamiyah Bogor menggelar Tabligh Akbar di Masjid Al-Hijri II Kampus Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, Ahad (08/12/2019). Hadir sebagai pembicara dalam tabligh akbar ini Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Wahdah Islamiyah (WI), Ustaz Dr. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc, MA, dan Imam Besar Masjid Al-Hijri II Ustaz Dr. Akhmad Alim, Lc, MA.

Tema dari Tabligh yang merupakan rangkaian dari event Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) DPP WI 2019 ini adalah “Dengan Pengorbanan Bersama Membangun Negeri”.

Kedua pembicara mengangkat pentingnya membangun negeri dengan pembangunan manusia yang berilmu, beriman, dan beradab.

“Berbicara membangun negeri berarti membangun peradaban, dan membangun peradaban dimulai dengan membangun manusia melalui budaya ilmu”, ujar Ustaz Alim.

Sekretaris Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI) ini mengungkapkan, yang pertama dilakukan Nabi Muhammad ketika membangun negeri Madinah adalah membangun manusianya melalui budaya ilmu.

“Membangun peradaban dimulai dengan ilmu, omong kosong peradaban bisa tegak jika dijauhkan dari ilmu. Peradaban akan tegak jika ditopang oleh budaya ilmu, sebagaimana yang dimulai oleh Nabi di Madinah melalui Shuffah”, terangnya.’

Melalui Shuffah Nabi telah mengkader lebih kurang 300an sahabatnya (Ahlus Shuffah) menjadi ilmuwan yang memiliki kualitas ilmu yang tinggi.

“Nabi membangun peradaban di Madinah dengan budaya ilmu yang selanjutnya melahirkan komunitas ilmuwan yang kemudian membangun Madinah”, imbuh Ustaz Alim yang juga pengasuh Pesantren Mahasiswa dan Sarjana Ulil Albab UIKA ini.

Senada dengannya, Ustaz Zaitun Rasmin (UZR) yang tampil sebagai pembicara kedua dalam Tabligh Akbar juga mengatakan bahwa suatu bangsa akan maju dan berkembang dengan baik jika diiringi dengan pembangunan manusia, diawali dengan iman dan tradisi ilmu. Karena ilmu merupakan landasan memperkuat keimanan dan mengokohkan persatuan dan persaudaraan sebagai modal dalam pembangunan.

“Bangun kecintaan pada negeri ini dengan melakukan upaya perbaikan bagi negeri ini dengan membangun manusianya”, ucap UZR di hadapan ratusan jama’ah tablig akbar.

Membangun manusia menurut Ustaz Zaitun dimulai dengan iman dan ilmu.

“Kalau penduduk negeri ini beriman kepada Allah bukan hanya mendapatkan kedamaian tapi mendapatkan keberkahan dari Allah”, lanjutnya.

Iman dan ilmu kata Wasekjen MUI ini saling berkaitan karena membangun keimanan sebagai prioritas harus dimulai dengan ilmu.

“Dalam membentuk iman yang kuat jalurnya melalui ilmu llmu agama, karena ilmu menguatkan dan meningkatkan iman”, jelasnya.

“Maka dalam rangka membangun iman masyarakat kita perbanyak lembaga keilmuan, pengajian tingkatkan”, tegasnya.

Wakil Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Pusat ini menyatakan pula bahwa pembangunan iman umat melalui ilmu merupakan pekerjaan yang berat yang membutuhkan pengorbanan.

“Inilah pengorbanan untuk negeri ini”, tegasnya lagi.

Selain itu aspek lain yang tidak kalah pentingnya dalam membangun negeri adalah menjaga ukhuwah, persaudaraan , dan persatuan.

“Dalam rangka membangun negeri mari pertahanan persatuan dan ukhuwah dengan sesama Muslim apapun latar belakang organisasi nya, madzhabnya”, tandasnya.

Menurutnya menjaga ukhuwah dan persatuan untuk membangun negri ini sangat dianjurkan dalam Islam.

Ia juga mengajak agar persatuan sesama anak bangsa dapat dijaga dengan toleransi tanpa mencampur adukkan ajaran antar Agama.

Toleransi menurut Ikatan Ulama dan Da’i Asia Tenggara ini adalah saling menghormati dan menghargai serta saling membiarkan melaksanakan ajaran Agama masing-masing tanpa sakling menghalangi.

“Toleransi jangan kebablasan, jangan saling mencampuri urusan aqidah masing-masing”, tegasnya.

Mencampuradukkan ritual ibadah dengan dalih toleransi kata UZR merupakan toleransi yang salah kaprah, bahkan dapat dikatakan sok toleransi. (Sym)

Comments

comments

Tags: Zaitun Rasmin
Previous Post

Siaga Bencana di Musim Hujan, MRI Gelar Pelatihan Water Rescue

Next Post

42 Kandidat Bersaing Rebut Ketum KAMMI

Bilal

Next Post

42 Kandidat Bersaing Rebut Ketum KAMMI

BERITA POPULER

Bangun Negeri Harus dengan Iman dan Ilmu

Bangun Negeri Harus dengan Iman dan Ilmu

10 December 2019 13:09
Ragam Kesenian Tradisional Yogyakarta

Ragam Kesenian Tradisional Yogyakarta

4 October 2022 09:04
Cara memperbaiki printer mp287 dengan kode error e03

Cara memperbaiki printer mp287 dengan kode error e03

20 April 2023 09:33
10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

28 August 2023 14:39
Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

29 April 2019 08:25
noor-azhari

Kasus Pagar Laut Tangerang dan Indikasi Kejahatan Struktural SDA

19 January 2026 12:32

BERITA TERBARU

Transfer Ilmu ke Gen Z, Pelaku Industri IT Semarang Sharing Insight Bersama Qwords

Transfer Ilmu ke Gen Z, Pelaku Industri IT Semarang Sharing Insight Bersama Qwords

22 January 2026 19:40
Forjim Jajaki Kerjasama dengan Pusat Kebudayaan Turki

Forjim Jajaki Kerjasama dengan Pusat Kebudayaan Turki

22 January 2026 11:21
noor-azhari

Kasus Pagar Laut Tangerang dan Indikasi Kejahatan Struktural SDA

19 January 2026 12:32
Peduli Anak Stunting, TPPKK Tanah Datar Bangun MCK Untuk Keluarga Stunting

Peduli Anak Stunting, TPPKK Tanah Datar Bangun MCK Untuk Keluarga Stunting

9 January 2026 09:56

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Transfer Ilmu ke Gen Z, Pelaku Industri IT Semarang Sharing Insight Bersama Qwords

Transfer Ilmu ke Gen Z, Pelaku Industri IT Semarang Sharing Insight Bersama Qwords

22 January 2026 19:40
Forjim Jajaki Kerjasama dengan Pusat Kebudayaan Turki

Forjim Jajaki Kerjasama dengan Pusat Kebudayaan Turki

22 January 2026 11:21
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia