MEDIAHARAPAN.COM, Bengkulu – Gabungan aliansi mahasiswa dari berbagai kalangan gelar aksi solidaritas di simpang 5 mengecam tragedi kemanusiaan yang terjadi di India. Yang telah memakan banyak korban nyawa tewas, ratusan orang terluka dan pembakaran pemukiman serta rumah ibadah umat islam. Sabtu (7/3/2020).
Dengan Mengunakan spanduk bertuliskan “SAVE MUSLIM INDIA” para gabungan Aliansi mahasiswa mengecam dan menuntun Hak Asasi Manusia yang terjadi di India.
“Aksi yang digelar di simpan lima kali ini cukup besar sebab elemen yang tergabung cukup banyak,” jelas Ketua Kebijakan Publik PD KAMMI Bengkulu, Hadi Pratama Sabtu (07/03/2020).
Banyak elemen yang bergabung dalam aksi ini seperti, Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PD KAMMI) Bengkulu Aksi Cepat Tanggap Masyarakat Relawan Indonesia (ACT-MRI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Bengkulu (BEM KBM UNIB), Ikatan Aktifis Rohis Rafflesia (IKTIROF), One Day One Jus (ODOJ) dan Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK).
Hal ini penting disuarakan sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi terhadap siapapun dan manapun terutama umat Muslim seluruh Dunia.
Selain berunjukrasa, Aliansi Solidaritas Peduli Kemanusiaan juga melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu korban kekerasan dan penindasan di India.
“Kami telah menyiapkan tim khusus untuk melakukan penggalangan dana dalam aksi ini dan kami mengajak semuanya terpanggil atas dasar kemanusiaan,” terang (MARSHIP) MRI Wilayah Bengkulu, Apra Julianda(**)







