MEDIAHARAPAN.COM, Batusangkar, Sumatera Barat-(27/01), Humas Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar salah satu dari 42 Humas Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia yang mengikuti Focused Group Discussion (FGD) Kehumasan Seleksi Prestasi Akademik Nasional Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (SPAN-UM PTKIN) 2020, yang berlangsung di Hotel Harris Vertu Harmoni, Jakarta 25-26 Januari 2020.
Keberadaan Humas Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (FH PTKIN) harus menjadi garda terdepan dalam mensosialisasikan SPAN-UM PTKIN. Karena humas merupakan ujung tombak informasi yang berupaya meningkatkan kualitas dan mutu Perguruan Tinggi Islam. Hal itu ditegaskan Ketua Forum Rektor PTKIN, Prof. Babun.
Ketua Panitia Nasional SPAN-UM PTKIN, Prof. Mahmud, menyebut keikutsertaan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ke PTKIN di lingkungan Kementerian Agama dalam melakukan penerimaan mahasiswa baru (PMB) menjadi bukti atas kesetaraan perguruan tinggi dalam mencetak generasi bangsa yang beradab.
Menurutnya, kehadiran Humas di lingkungan PTKIN ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas input calon mahasiswa baru. Meskipun berkurang anggarannya. “Saya berharap sosialisasi, publikasi SPAN-UM PTKIN harus gencar dilakukan oleh setiap humas perguruan tinggi dengan berbagai cara, kretivitas, inovasi karena humas merupakan ujung tombak dari barisan informasi yang berusaha memberikan peningkatan marwah kampus PTKIN dalam menyelenggarakan SPAN-UM PTKIN,” jelasnya.
Sementara itu Humas IAIN Batusangkar Chardinal Putra, S.Ag., MA yang hadir pada Focused Group Discussion (FGD) Kehumasan tersebut, mengatakan, “kita IAIN Batusangkar tentu harus bertanggung jawab memberikan informasi, mendidik, meyakinkan, meraih simpati, membangkitkan ketertarikan masyarakat terhadap SPAN-UM PTKIN serta membuat masyarakat mengerti dan memahami apa dan bagaimana SPAN-UM PTKIN,”ucapnya.
“Agar dapat memberikan informasi secara lengkap tentang SPAN-UM PTKIN, maka Humas harus memahmi betul kebijakan di internal PTKIN masing-masing,” sambung Cardinal.
Chardinal juga menjealaskan, bahwa dalam forum FGD Humas PTKIN berkembang wacana untuk meminta panitia national SPAN-UM PTKIN untuk memaksimalkan pemanfaatan peran humas dalam pelaksanaan SPAN-UM PTKIN pada tahun-tahun berikutnya, baik dari segi kebijakan maupun penganggaran sosialisasi.
Sudah selayaknya panitia nasional mempunyai Tim Humas SPAN-UM PTKIN secara definitif yang terkoordinasi langsung pada pelaksana humas seluruh PTKIN Se-Indonesia. Disamping itu tugas dan fungsi humas setiap PTKIN tetap dilaksanakan membantu panitia lokal SPAN-UM PTKIN di masing masing satker.
Sementara itu Rektor IAIN Batusangkar Dr. H. Kasmuri, MA mengatakan jadilah barisan informasi yang selalu memberikan kabar tentang SPAN-UM PTKIN dan tentunya Seleksi Penerimaan Mahsiwa Baru (SPMB) jalur mandiri IAIN Batusangkar, karena humas merupakan corong informasi yang diharapkan dapat meraih simpati yang berusah untuk membangkitkan ketertarikan masyarakat terhadap jalur masuk SPAN-UM PTKIN dan SPMB.
Lebih lanjut Kasmuri mempertegas kepada pantia lokal SPAN-UM PTKIN dan SPMB khususnya Humas IAIN Batusangkar, “kita terus sosialisasikan tetang IAIN Batusangkar, kepada seluruh calon sisiwa yang akan melanjutkan pendidikannya, mengingat IAIN Batusangkar salah satu PTKIN yang mempunyai Akreditasi Terbanyak di Sumatera Barat, dengan menggantongi 7 program studi/jurusan terakreditasi A,”tutupnya. (Irfan F)






