MEDIAHARAPAN.COM, Tanah Datar- Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-40 Tingkat Kabupaten Tanah Datar di Kecamatan Lintau Buo dapat pujian dan apresiasi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Republik Indonesia Provinsi Sumatera Barat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kemenag RI Prov. Sumbar H. Hendri saat membuka secara resmi pelaksaanaan MTQ Nasional ke-40 Tingkat Kabupaten Tanah Datar di Lapangan Hijau Nagari Tigo Jangko Kecamatan Lintau Buo, Senin (02/07).
Hendri katakan, “pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Tanah Datar ini sudah menggunakan sistim e-MTQ (Elektronik Musabaqah Tilawatil Qur’an) ini luar biasa. Berapa kali kami melakukan pembukaan MTQ bersama gubernur, baru Tanah Datar yang melakukan e-MTQ, ini hebat pujinya.
Ini menunjukkan bahwa keseriusan pemerintah daerah pada bidang keagamaan di Tanah Datar menjadi prioritas, tidak hanya itu saja saat ini 117 rumah tahfidz juga sudah berdiri di Tanah Datar, jika dibanding daerah lain mungkin baru puluhan, ini juga sangat luar biasa, pujinya lagi.
“Selain itu pada ajang MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat banyak juga kafilah asal Tanah Datar yang meraih juara, semoga ini kedepan akan lebih meningkat lagi”, ucap Hendri.
Ia menambahkan “bahwa MTQ tidak bisa dipisahkan dari upaya menumbuhkan kecintaan umat kepada alqur’an dengan kegiatan memadukan seni, ilmu dan agama, jadi ini harus ada dalam diri seorang muslim baik pribadi maupun kelompok. Sehingga melalui kegiatan MTQ diperoleh kemampuan dalam memahami makna dan isi kandungan alqur’an sekaligus mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari”.
Kemeriahan pembukaan dan ramainya masyarakat yang menyaksikan, Ia katakan “ini membuktikan datang dengan muko nan janiah, hati nan suci sebagai orang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah.SWT, sambung Hendri.
Sementara itu Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi katakan, “kita berharap pelaksanaan MTQ ini dapat berjalan dengan baik, seluruh peserta dapat mengikutinya dengan hasil yang tentu baik pula”.
“Dan ini juga sebagai persiapan kita untuk menghadapi MTQ tingkat provinsi mendatang. Selain itu MTQ ini juga sebagai upaya mensyi’arkan ajaran Agama Islam, meningkatkan gairah bagi anak-anak kita membaca alqur’an bahkan hingga ke tahfidz alqur’an nantinya”, sebut Irdinansyah.
Selain itu kita saat ini juga sedang gencar mendirikan rumah-rumah tahfidz. Dari 117 rumah tahfidz kita yang ada, itu hampir 2 rumah tahfidz di setiap nagari. TPA/TPSA juga kita gairahkan dan melibatkan generasi muda dalam setiap kegiatan keagamaan, imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama Wakil Bupati Zuldafri Darma sekaligus ketua LPTQ Tanah Datar, juga sebutkan ajang MTQ ini sebagai momentum untuk mewujudkan kabupaten tahfidz dan madani sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Tanah Datar, ucapnya.
Zuldafri Darma juga akui, pembukan MTQ kali ini berlangsung meriah, semoga ini tidak hanya seremonial saja namun jadikanlah sebagai bekal dan benteng untuk terus meningkatkan ukhuah Islamiah ditengah-tengah masyarakat sehingga apa yang menjadi filosofi “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” itu nyata di Luhak Nan Tuo ini, sebutnya.
Di tempat terpisah Kepala Bagian Kesra Setda Tanah Datar Afrizon katakan, “pada pelaksanaan MTQ kali ini kita memang menggunakan sistim e-MTQ, jadi nilainya langsung terlihat dan transparan. Sehingga kita langsung dapat mengukur kemampuan peserta secara bersama-sama”.
Sistim ini pertama di Sumatera Barat, dan ini juga sebagai upaya mengoptimalkan kemampuan putra daerah dan melahirkan bibit-bibit terbaik untuk ajang yang lebih tinggi. Semoga pada MTQ yang kita laksanakan dari tanggal 2 hingga 6 Juli ini kita dapat mewujudkan hal itu, sebut Afrizon.
Pembukaan MTQ yang ditandai dengan pukul bedug tersebut berlangsung meriah ditambah penampilan memukau tarian kolosal ratusan pelajar.
Turut hadir pada acara pembukaan Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, Sekretaris Daerah Hardiman, Kepala OPD, Kakan Kemenag Tanah Datar, Forkopimda, Ketua TP-PKK Ny. Emi Irdinansyah, Ketua GOW Ny. Retri Zuldafri Darma, Camat Lintau Buo Zulkifli Idris, Wali Nagari, Tokoh Masyarakat, Perantau dan tamu undangan lainnya. (Irfan F)












