• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Featured

LPPOM Bagikan Pengalaman Pengujian Porcine di European Halal Congress 2026

Pertumbuhan industri halal semakin global dan kompleksnya rantai pasoknya, menuntut adanya metode pengujian yang akurat

by Bilal
14 June 2026 08:33
in Featured, Nasional
0
LPPOM Bagikan Pengalaman Pengujian Porcine di European Halal Congress 2026

Sarajevo, (mediaharapan.com) — LPPOM turut ambil bagian dalam 4th European Halal Congress yang berlangsung pada 9–10 Juni 2026 di Sarajevo, Bosnia-Herzegovina. Forum internasional ini menjadi ajang pertemuan para akademisi, regulator, laboratorium pengujian, lembaga sertifikasi halal, serta pelaku industri dari berbagai negara untuk membahas perkembangan dan tantangan terkini dalam ekosistem halal global.

Direktur The Agency for Halal Quality Certification in Bosnia and Herzegovina sekaligus Ketua Kongres, Dr. Damir Alihodžić, menjelaskan bahwa kongres tersebut menghadirkan sekitar 40 presentasi yang dibagi ke dalam 11 sesi dan diskusi panel. Sebanyak 30 pembicara dari 20 negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Turki, Amerika Serikat, Inggris, Jerman, dan Prancis, hadir untuk berbagi pengalaman dan inovasi di bidang halal.

Menurut Damir, tujuan utama kongres ini adalah mempertemukan seluruh pemangku kepentingan dalam industri halal agar dapat saling berbagi pengetahuan dan membangun kolaborasi yang mendorong kemajuan sektor halal di tingkat regional maupun global.

“Kami ingin menghubungkan komunitas akademik, produsen, dan badan sertifikasi halal agar bersama-sama berkontribusi dalam pengembangan sektor halal di Bosnia dan Herzegovina maupun Eropa. Kami juga merasa terhormat dapat menghadirkan LPPOM untuk berbagi pengalaman panjang Indonesia selama 37 tahun dalam penyelenggaraan sertifikasi halal, baik pada masa MUI maupun BPJPH. Pengalaman tersebut sangat berharga bagi lembaga sertifikasi, akademisi, maupun praktisi laboratorium halal,” ujar Damir.

Dalam forum tersebut, VP Corporate Secretary LPPOM sekaligus peneliti Laboratorium LPPOM, Raafqi Ranasasmita, membawakan presentasi berjudul “Analytical Strategies for Porcine Detection in Halal Certification.” Materi yang disampaikan mengulas berbagai pendekatan ilmiah dalam mendeteksi kandungan maupun kontaminasi unsur babi (porcine) pada produk yang menjadi objek sertifikasi halal.

Raafqi menjelaskan bahwa pertumbuhan industri halal global dan semakin kompleksnya rantai pasok internasional menuntut adanya metode pengujian yang akurat dan dapat diandalkan. Pengujian laboratorium berperan penting untuk mendeteksi potensi pemalsuan maupun kontaminasi bahan nonhalal yang dapat terjadi di berbagai tahapan produksi.

“Tidak ada satu metode pengujian yang paling ideal untuk seluruh kondisi. Pemilihan metode harus mempertimbangkan karakteristik produk, tingkat pengolahan, tujuan pengujian, kemampuan laboratorium, biaya, serta urgensi pengambilan keputusan,” jelas Raafqi.

Dalam presentasinya, ia memaparkan sejumlah teknologi yang umum digunakan untuk deteksi porcine, yaitu rapid test, ELISA, real-time PCR, dan LC-MS/MS. Rapid test dapat dianalogikan sebagai tes cepat yang memberikan indikasi awal dalam waktu singkat. Metode ini relatif praktis dan ekonomis sehingga cocok digunakan sebagai alat skrining awal. Namun, untuk kebutuhan verifikasi yang lebih kritis, diperlukan metode dengan tingkat sensitivitas dan spesifisitas yang lebih tinggi.

Sementara itu, metode ELISA bekerja dengan mendeteksi protein spesifik yang berasal dari spesies tertentu. Metode ini cukup sensitif, tetapi efektivitasnya dapat menurun pada produk yang telah mengalami pengolahan intensif, seperti pemanasan tinggi, fermentasi, atau hidrolisis yang berpotensi mengubah struktur protein.

Raafqi juga menjelaskan bahwa real-time PCR saat ini menjadi salah satu metode yang paling banyak digunakan dalam autentikasi halal. Teknologi ini mampu mendeteksi DNA spesifik suatu spesies dengan sensitivitas tinggi sehingga sangat efektif untuk mendukung kebutuhan pengujian rutin dalam proses sertifikasi halal.

Untuk kebutuhan konfirmasi yang lebih mendalam, laboratorium dapat memanfaatkan teknologi LC-MS/MS. Metode ini mampu mengidentifikasi penanda molekuler spesifik melalui analisis berbasis massa dan memberikan tingkat keyakinan yang sangat tinggi. Namun, penggunaannya membutuhkan peralatan canggih, tenaga ahli yang kompeten, serta basis data referensi yang kuat.

Meski demikian, Raafqi menegaskan bahwa pengujian laboratorium bukan satu-satunya faktor yang menentukan kehalalan suatu produk. “Model sertifikasi halal yang paling kuat adalah yang menggabungkan pengujian laboratorium secara tepat sasaran dengan audit halal yang efektif serta sistem ketertelusuran (traceability) yang baik di sepanjang rantai pasok,” ujarnya.

Partisipasi LPPOM dalam European Halal Congress 2026 menjadi bagian dari kontribusi Indonesia dalam pengembangan ilmu pengetahuan, standardisasi, dan penguatan sistem jaminan produk halal di tingkat internasional. Melalui forum ini, LPPOM berbagi pengalaman Indonesia dalam mengembangkan berbagai metode pengujian DNA spesies serta mengoperasikan laboratorium halal yang terakreditasi ISO/IEC 17025 guna mendukung implementasi sertifikasi halal yang kredibel dan berbasis sains.

Selama dua hari penyelenggaraan, peserta kongres mendiskusikan beragam isu strategis, mulai dari sertifikasi halal, keamanan pangan, laboratorium pengujian, digitalisasi sistem halal melalui teknologi blockchain dan artificial intelligence, hingga pengembangan industri halal yang berkelanjutan berbasis prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance). Melalui pertemuan ini, berbagai pihak dari kalangan pemerintah, perguruan tinggi, perusahaan, lembaga sertifikasi, dan peneliti didorong untuk memperkuat kolaborasi, berbagi pengetahuan, serta menghadirkan inovasi yang mendukung kemajuan ekosistem halal global. []

Comments

comments

Tags: European Halal CongressLPPOM MUIProduk Halal
Previous Post

Ketum PP PERWATI Hadiri Rakernas Bimas Islam Kemenag RI 2026

Next Post

Forum Ponpes dan DKM Minta Pemkab Bogor Terbitkan Aturan Pencegahan Sex Menyimpang 

Bilal

Next Post
Forum Ponpes dan DKM Minta Pemkab Bogor Terbitkan Aturan Pencegahan Sex Menyimpang 

Forum Ponpes dan DKM Minta Pemkab Bogor Terbitkan Aturan Pencegahan Sex Menyimpang 

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Wisuda 73 Santri SHQ, UBN: Al-Qur’an Harus Diamalkan Sepanjang Hayat

Wisuda 73 Santri SHQ, UBN: Al-Qur’an Harus Diamalkan Sepanjang Hayat

16 July 2026 21:48
Nggak Cuma Vendor dan Dekor, Ini Persiapan yang Harus Diperhatikan Sebelum Menikah 

Nggak Cuma Vendor dan Dekor, Ini Persiapan yang Harus Diperhatikan Sebelum Menikah 

16 July 2026 21:38
Ketika Dakwah Dihadang: Sikap dan Harapan Pengurus Pusat PERWATI

Ketika Dakwah Dihadang: Sikap dan Harapan Pengurus Pusat PERWATI

12 July 2026 15:21
Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

20 June 2026 20:47

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Wisuda 73 Santri SHQ, UBN: Al-Qur’an Harus Diamalkan Sepanjang Hayat

Wisuda 73 Santri SHQ, UBN: Al-Qur’an Harus Diamalkan Sepanjang Hayat

16 July 2026 21:48
Nggak Cuma Vendor dan Dekor, Ini Persiapan yang Harus Diperhatikan Sebelum Menikah 

Nggak Cuma Vendor dan Dekor, Ini Persiapan yang Harus Diperhatikan Sebelum Menikah 

16 July 2026 21:38
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia