Mahmud Rengifurwarin, Politisi Reformis yang Konsisten

MEDIAHARAPAN.COM,- Sosok politisi yang kita ulas kali ini bernama lengkap Mahmud Rengifurwarin, SE. Ia termasuk politisi yang konsisten dalam berpartai politik, bukan politisi kutu loncat yang doyan gonta-ganti partai politik, susuatu yang lumrah kita saksikan belakangan ini.

Sejak masuk gelanggang politik Mahmud telah memilih Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai wadah perjuangan. Memulai dari pengurus biasa, hingga dirinya pernah dipercaya menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PAN Maluku, periode 2014-2019.

Jauh sebelum berkecimpung di partai politik, politisi yang selalu tersenyum dan bersahaja ini memang dikenal sebagai aktivis mahasiswa. Bahkan saat Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) masih menyatu antara Maluku, Maluku Utara dan Irian Jaya (Papua.red), Mahfud pernah menahkodainya, yakni menjabat Ketua Umum Badko HMI Malirja dari tahun 1997 hingga 1999.

Aktivisme sabagai mahasiswa memang di tahun-tahun proses reformasi tengah berlangsung. Saat itu banyak dari kalangan aktivis 98 yang akhirnya bergabung dengan partai besutan tokoh reformasi Amin Rais. Termasuk dirinya. Meski ada banyak partai baru yang datang dan pergi, Mahmud tetap konsisten di PAN.

Kini menyambut Pemilu 2018, Bang Mahmud tengah bersiap diri untuk merebut satu kursi di DPRD Provinsi Maluku, daerah pemilihan Kota Ambon Nomor Urut 2 dipartai bernomor 12 itu. Sebuah ikhtiar untuk terus menjadi jembatan aspirasi masyatakat dan memperjuangkan kepentingan banyak orang.

Dengan pengalaman panjang sebagai aktivis dan politisi, Bang Mahmud berharap dukungan publik. Pilihan masyarkat kota Ambon dapat memastikan siapa yang akan menjadi wakil mereka di Karang Panjang, Ambon.

“Beta mohon dukungan basudara semua, dengan pengalaman yang panjang sebagai aktivis dan juga politisi beta siap mengemban tugas sebagai wakil rakyat bila dipercaya. Sebagai bagian dari perjuangan reformasi beta siap mewujudkan berbagai agenda yang masih tertunda khususnya di Maluku dan daerah pemilihan Kota Ambon”, tegas Mahmud (*)

Comments

comments