• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Khazanah Focus

Manfaatkan Teknologi, Petani NTB Berhasil Tingkatkan Hasil Panen di Musim Kering

by Deni Rusdiana
9 September 2018 16:06
in Focus
0
Manfaatkan Teknologi, Petani NTB Berhasil Tingkatkan Hasil Panen di Musim Kering

Sejumlah petani melaksanankan panen padi jenis Inpari 40 di Desa Banyu Urip, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah NTB. Selain Inpari 40, terdapat sejumlah teknologi pertanian lain yang diterapkan petani untuk meningkatkan produktivitas padi.

MEDIAHARAPAN.COM,  Lombok Tengah – Meski sedang dilanda musim kering, petani di Desa Banyu Urip, Kecamatan Praya Barat, Kab. lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) justru berhasil meningkatkan hasil panen. Produktivitas padi bahkan mencapai 6,5 juta ton per hektar.

“Di musim kering ini kami memperoleh padi enam ton lebih, padahal biasanya cuma dapat empat sampai lima ton per hektar,” ujar Saham, salah satu petani yang hadir di kegiatan Panen dan Temu Lapang di Desa Banyu Urip pada Kamis (6/9) lalu.

Meskipun musim kering sedang melanda wilayahnya, Sadam menuturkan bahwa sejumlah teknologi padi yang diperkenalkan Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) berhasil meningkatkan produktivitas. Teknologi tersebut meliputi penggunaan varietas unggul baru Inpari 40, penerapan metode tanam jajar legowo, aplikasi pupuk biosilika, serta sistem pengairan basah kering.

Saham pun optimis pembinaan yang dilakukan oleh Balitbangtan dapat menjadi modal untuk kemandirian para petani. “Beberapa teknologi seperti jenis padi, metode tanam, dan pupuk biosilika termasuk baru di sini, tapi karena ada pembinaan dari Balitbangtan maka hasilnya pun maksimal,” jelasnya.

Menurut peneliti Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTB, Ahmad Suryadi, masing-masing teknologi yang diterapkan memang memiliki kelebihan, misalnya Inpari 40. Varietas padi yang telah ditanam di lahan seluas 15 hektar ini mampu bertahan saat sawah mengalami kekeringan.

“Pada saat bunga padi mau keluar saluran air di sini sempat rusak sehingga sawahnya kering, tapi Inpari 40 ini masih bisa bertahan dibandingkan padi milik petani lain. Bahkan petani yang di ujung desa sana padinya kering,” kisah Suryadi.

Selain Inpari 40, Suryadi pun menceritakan kelebihan sistem pengairan basah kering atau terbatas. Menurutnya, penerapan metode ini dapat menghemat air sebanyak 30 persen sehingga air hasil penghematan tersebut dapat dialihkan ke lahan kering lainnya.

Kepala Balai Besar Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BB Biogen) Balitbangtan, Mastur meyakini paket teknologi ini dapat dikembangkan di NTB, khususnya Lombok Tengah yang merupakan salah satu daerah kering.

“Inpari 40 memiliki kelebihan ketahanan terhadap kekeringan dan produktivitas tinggi. Jika disinergikan dengan teknologi lain tentu akan lebih menguntungkan para petani,” ujar Mastur saat dimintai keterangan, Minggu (9/9).

Di kegiatan Panen dan Temu Lapang itu, BB Biogen juga sempat memberikan bantuan benih unggul kedelai Biosoy. Biosoy merupakan varietas kedelai unggul baru Balitbangtan yang memiliki kelebihan biji besar dan produktivitas tinggi. Mastur mengharapkan benih sumber tersebut dapat ditangkar dan dapat dikembangkan di NTB, khususnya Lombok Tengah.

Kegiatan Panen dan Temu Lapang dengan tema “Kaji Terap Teknologi Budidaya Padi di Lahan Kering” digelar oleh Balitbangtan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintahan desa, serta para petani Desa Banyu Urip.

Comments

comments

Previous Post

Perpustakaan SMAN 1 Sungai Tarab Tanah Datar Raih Penghargaan Nasional

Next Post

HIPMI Komitmen Kembangkan Potensi Daerah

Deni Rusdiana

Next Post
HIPMI Komitmen Kembangkan Potensi Daerah

HIPMI Komitmen Kembangkan Potensi Daerah

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Masyarakat Bogor Desak Walikota Larang LGBT

Masyarakat Bogor Desak Walikota Larang LGBT

15 August 2026 23:16
SMAN6KO Bengkulu 2002 Serahkan “Susu Gadis” Rp 10 Juta Untuk Korban Kebakaran Pengantungan

SMAN6KO Bengkulu 2002 Serahkan “Susu Gadis” Rp 10 Juta Untuk Korban Kebakaran Pengantungan

14 August 2026 16:14
PUI Kritik Promosi Miras dengan Challenge Baca Al-Quran

PUI Kritik Promosi Miras dengan Challenge Baca Al-Quran

12 August 2026 14:02
Global Sumud Flotilla Ajak Transformasi Solidaritas Menuju Rekonstruksi

Global Sumud Flotilla Ajak Transformasi Solidaritas Menuju Rekonstruksi

12 August 2026 10:58

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Masyarakat Bogor Desak Walikota Larang LGBT

Masyarakat Bogor Desak Walikota Larang LGBT

15 August 2026 23:16
SMAN6KO Bengkulu 2002 Serahkan “Susu Gadis” Rp 10 Juta Untuk Korban Kebakaran Pengantungan

SMAN6KO Bengkulu 2002 Serahkan “Susu Gadis” Rp 10 Juta Untuk Korban Kebakaran Pengantungan

14 August 2026 16:14
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia