MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – Curah hujan tinggi menimbulkan banjir di sejumlah titik di wilayah Indonesia, diantaranya daerah Jabodetabek dan Bengkulu.
Akibat luapan banjir, air menggenangi sejumlah pemukiman padat penduduk di desa dan kota serta merusak akses jalan beberapa wilayah di Indonesia.
Berdasarkan pantauan tim relawan Wahana Muda Indonesia (WMI), beberapa titik di Jakarta seperti kalibata, Bidaracina dan lokasi lainnya terkena dampak banjir. Bahkan banjir hingga setinggi atap rumah warga. Akibatnya, banyak warga mengungsi di sekitar wilayah yang terdampak.

Wilayah Bogor juga terjadi longsor dan banjir di lokasi Naggewer, bahkan ada sembilan rumah hanyut terkena banjir.
Data yang dihimpun, terkait total kejadian bencana alam di wilayah Kota Bogor, untuk Periode terima laporan kejadian hari Kamis, 26 April 2019 mulai pukul 08.00 WIB s/d Jum’at, 27 April 2019 sampai pukul 22.30 WIB, sebagai berikut:
1. Tanah Longsor : 11 kejadian
2. Banjir Lintasan : 5 kejadian
3. Atap Rumah Ambruk : 3 kejadian
4. Turap Jebol : 4 kejadian
5. Rumah Retak : 1 kejadian
Total Kejadian : 24 Kejadian
Selain Jabotabek, Kota Bengkulu dan sekitarnya juga mengalami banjir, hingga ruas jalan menuju kota Manna terputus.
“Saat ini tim relawan kami telah melakukan aksi dilokasi sejak kemarin. Logistik untuk pengungsi dan bantuan relawan untuk evakuasi masih menjadi konsentrasi tim relawan WMI Care,” ungkap WMI.

Menurut data yang dihimpun, wilayah terdampak banjir di Bengkulu, diantaranya adalah:
1. Desa Tanjung Jaya dan Tanjung Agung, kota bengkulu
2. Desa Bentiring, kota Bengkulu
3. Desa Rawa Makmur, kota Bengkulu
4. Desa Kopri kota Bengkulu
5. Desa Sawah Lebar kota Bengkulu
6. Desa Paku Haji kab. Benteng
7. Desa Talang Empat kab. Benteng
8. Desa Air Merah dekat PT. BIO kab. Bengkulu Utara
9. Desa Tanjung Agung Kab.bengkulu Utara
10. Desa Genting
Mari bantu ringankan saudara-saudara kita bersama kami melalui
Bank Mandiri
NO REK: 123 000 736 0276
A.N Yayasan Wahana Muda Indonesia Baru (WMI)
Konfirmasi 08128003008











