MEDIAHARAPAN.COM, Solok – Usaha keras dan kesungguhan panitia pelaksana pacu kuda terbuka dan tradisional putaran VII yang digelar di gelanggang pacuan Ampang kualo Kota Solok Sumatera Barat terbayarkan dengan kesuksesan penyelenggaraan alek nagari tersebut. Hal itu terlihat jelas, dihari pertama penyelenggaraan event itu, meski mentari menyengat namun tak menyurutkan semangat ribuan pasang mata untuk menikmati perhelatan balap kuda tersebut.
Walikota Solok H.Zul Elfian,SH,M.Si dalam pidato sambutannya saat pembukaan secara resmi event pacu kuda di gelanggang pacuan Ampang kualo, Sabtu (13/5), mengungkapkan rasa terima kasih dan mengapresiasi panitia pelaksana yang diketuai oleh Yutris Can,SE yang juga menjabat sebagai Ketua DPR Kota Solok atas usaha keras dan tentunya ikhlas demi kemajuan Kota Beras Serambi Madinah ini, sehingga pergelaran alek nagari pacu kuda kali ini sukses dan sangat memuaskan.
Walikota Solok berharap, melalui event alek nagari pacu kuda yang diintegrasikan dengan pagelaran kekayaan adat dan seni budaya yang dimiliki Kota Solok akan mampu membangkitkan kembali aura budaya dan adat nagari di tengah – tengah kehidupan bermasyarakat. Selain itu, Ia juga berharap dengan penyelenggaraan event yang berlangsung selama dua hari berturut – turut itu, bisa menjadi media dalam mempererat rasa kebersamaan dan solidaritas seluruh elemen masyarakat Kota Solok.
Selanjutnya, Pengprov Pordasi Sumbar Drs.H.Azmi Syahbuddin,Apt dalam sambutannya mengungkapkan pagelaran event pacu kuda di Kota Solok kali ini mengalami peningkatan yang cukup menggembirakan. “Meski belum memenuhi standart nasional, namun sudah terlihat pembenahan – pembenahan gelanggang untuk lebih baik.
Azmi Syahbuddin berharap agar penyelenggaraan event pacu kuda ini mengalami peningkatan setiap tahunnya. “Bantuan dan keikutsertaan Pemda hendaknya lebih luas. Bukan hanya dalam persiapan sarana peningkatan gelanggang pacu saja, melainkan juga dalam peningkatan dan pengembangan kuda pacunya” himbau Azmi.
Sementara itu, ketua panitia pelaksana yang juga menjabat sebagai ketua DPRD setempat Yutris Can,SE dalam laporan kegiatan menyampaikan event pacu kuda terbuka dan tradisional putaran VII yang digelar selama dua hari, Sabtu – Minggu tgl 13 dan 14 Mei 2017 digelanggang pacuan Ampang kualo Kota Solok dan dikemas dalam tema ” Basilanja Alam Bareh Solok” itu beriorientasi dalam rangka menjaga kelestarian adat budaya dan kesenian tradisional alam Kota Solok. Event alek nagari pacu kuda kali ini lebih special dengan penampilan kesenian adat budaya Solok.
Yutris Can berterima kasih atas dukungan serta pembinaan dari perimtah daerah dalam mensukseskan kegiatan tersebut. Dia juga mengapresiasi dan mengungkapkan rasa terima kasih atas kesungguhan dan kerja keras semua unsur yang terlibat dalam kepanitiaan penyelenggaraan event tersebut, hingga berjalan sukses dan lancar.
Disela – sela berlangsungnya acara tersebut, kepada MediaHarapan.com, politisi dari partai Golkar itu mengatakan persiapan penyelenggaran kegiatan itu memakan waktu kurang lebih sebulan. “Suksesnya acara ini tidak terlepas dari usaha dan kerja keras semua unsur kepanitian serta dorongan dan dukungan dari pihak pemerintah juga DPRD” tuturnya.
Ditambahkannya, penyelenggaraan kegiatan tersebut bertujuan untuk menghibur masyarakat pecinta pacu kuda, khususnya Kota Solok. Selain itu, dikatakannya, kegiatan ini diharapkan juga berdampak pada geliat peningkatan ekonomi masyarakat Kota Solok.
Secara terpisah, Nasril In, Dt.Malintang Sutan kepada MediaHarapan mengungkapkan apresiasi terhadap panitia pelaksana yang telah benar – benar gigih dalam mempersiapkan event tersebut. Namun kedepan, Dt.Malintang Sutan berharap pembinaan yang contineus dari pihak pemerintah melalui dinas terkait, agar kedepan lebih meriah dan lebih kuat lagi daya magnetnya dalam menarik pengunjung, bukan saja dalam menikmati pacu kudanya saja tapi juga dalam pergelaran seni budaya yang dimiliki Kota perlintasan tersebut.(Amel/MH038)







