• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home

Motivasi Petani Dengan Jarwo 21, Distan Tanah Datar Adakan Lomba Tanam Padi

Tanam Padi Sistim Jajar Legowo dan Disalibukan Ternyata Menguntungkan Petani

by irfan
18 September 2019 11:42
in Daerah
0
Motivasi Petani Dengan Jarwo 21, Distan Tanah Datar Adakan Lomba Tanam Padi

MEDIAHARAPAN.COM, Batusangkar, Sumatera Barat-Meningkatkan populasi tanaman, dan produksi hasil pertanian terutama padi sawah, berbagai upaya dan teknologi terus digalakkan seperti halnya pola tanam padi di sawah yang dikenal Jajar Legowo (Jarwo) 21.

Jarwo merupakan sistim tanam untuk memanfaatkan pengaruh barisan pinggir tanaman padi (border effect) yang lebih banyak, dimana kelompok-kelompok barisan tanaman padi dipisahkan oleh suatu lorong atau ruangan yang luas dan memanjang.

Untuk pola tanam jarwo dengan jarak tanaman padi 25 cm maka ruangan kosong yang memisahkan antara kelompok barisan sekitar 50 cm, dimana ini bertujuan memanipulasi lokasi penanaman, sehingga tanaman padi memiliki jumlah batang pinggir lebih banyak.

Dalam rangka menggalakkan pola tanam padi sistim jarwo ini, Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar mengadakan lomba tanam padi sistim jarwo 21 di hamparan sawah kelompok tani Nagari Tabek Kecamatan Pariangan.

Kepala Dinas Pertanian Tanah Datar Yulfiardi kepada media ini, Selasa (17/09) pada saat membuka lomba ini secara resmi, mengatakan lomba ini bertujuan untuk memotivasi petani atau kelompok tani (keltan) dalam mengadopsi teknologi jarwo sehingga terjadi peningkatan produksi panen dan kesejahteraan petani meningkat.

“Lomba yang kita adakan ini baru antar Keltan se Nagari Tabek, yang mana tujuannya sebagai alat pemersatu dan keakraban antara petani maupun penyuluh pertanian, sebagai hiburan, upaya mewujudkan kawasan pengembangan teknologi yang seragam pada suatu hamparan dan wujud lomba dari kita untuk kita, serta bagi pemenang juga akan diberikan hadiah yang menarik,” ucapnya.

Yulfiardi juga mengatakan jika jarwo sangat menguntungkan petani, karena akan meningkatkan populasi tanam dan produktivitas tanam, meningkatkan intensitas cahaya sehingga dapat meningkatkan kualitas gabah dan mempermudah pemeliharaan seperti pemupukan, pengendalian hama penyakit dan sulam serta dapat mengurangi hama tikus.

Sementara itu koordinator penyuluh Rumsyah mengatakan jika kegiatan lomba ini juga bertujuan untuk menggalakkan jarwo 21 di Tanah Datar secara umum dan terkhusus Nagari Tabek.

“Kegiatan lomba menanam padi sistim jarwo ini juga untuk menyukseskan kegiatan Penas Tani 2020 mendatang yang dipusatkan di Kota Padang dan Kabupaten Tanah Datar akan menjadi salah satu daerah tujuan kunjungan dari tamu-tamu penas itu nantinya,” ucap Rumsyah.

Untuk kriteria lomba dan penilaian Rumsyah katakan seperti terdiri dari kelompok, kerjasama dan kekompakkan, ketepatan penerapan sistim jarwo 21, lurusnya menanam sesuai jarak yang sudah ditentukan dan jumlah populasi dalam rumpun.

Dari segi keuntungan sistim jarwo 21 menurut Rumsyah peningkatan hasil bisa mencapai 33 persen, diumpamakannya produksi dengan panen tanam biasa 5 ton dengan jarwo 21 bisa mencapai 6,5 ton. Untuk sistim jarwo yang sudah dikembangkan petani di Tanah Datar selain 21 ini, dikatakannya ada juga sistim jarwo 41 dan 61.

“Kegiatan ini juga bertujuan memotivasi petani untuk menerapkan teknologi dan jarwo 21 ini akan kita lanjutkan ke teknologi salibu, karena ini sangat baik untuk salibu kedepannya, “ulas Rumsyah.

Salah seorang petani Endri Katik, mengatakan jika teknologi jarwo 21 ini dijadikan salibu hasil panen jauh lebih meningkat.

“Teknologi ini sudah saya lakukan semenjak tahun 2009 yang lalu dan dilihat panen padi pertama indukannya yang dijadikan salibu hasilnya jauh meningkat dan panennya bisa tiga kali dengan hanya satu kali pengolahan tanah, kita hanya tinggal perawatan dan pemupukan saja, sehingga biaya jauh lebih hemat,”ulasnya.

Turut hadir pada saat lomba menanam padi pola jarwo 21 ini perwakilan Camat Pariangan, Forkopimca, Wali Nagari Tabek dan undangan lainnya. (Irfan F)

Comments

comments

Tags: BatusangkarKabupaten Tanah DatarSUMATERA BARATTanah Datar
Previous Post

Pasca Gempa dan Tsunami, WMI Bangun 3 Masjid Permanen di Sulteng

Next Post

JIC Jadikan Muharram Momentum Perkuat Visi

irfan

Next Post
JIC Jadikan Muharram Momentum Perkuat Visi

JIC Jadikan Muharram Momentum Perkuat Visi

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Masyarakat Bogor Desak Walikota Larang LGBT

Masyarakat Bogor Desak Walikota Larang LGBT

15 August 2026 23:16
SMAN6KO Bengkulu 2002 Serahkan “Susu Gadis” Rp 10 Juta Untuk Korban Kebakaran Pengantungan

SMAN6KO Bengkulu 2002 Serahkan “Susu Gadis” Rp 10 Juta Untuk Korban Kebakaran Pengantungan

14 August 2026 16:14
PUI Kritik Promosi Miras dengan Challenge Baca Al-Quran

PUI Kritik Promosi Miras dengan Challenge Baca Al-Quran

12 August 2026 14:02
Global Sumud Flotilla Ajak Transformasi Solidaritas Menuju Rekonstruksi

Global Sumud Flotilla Ajak Transformasi Solidaritas Menuju Rekonstruksi

12 August 2026 10:58

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Masyarakat Bogor Desak Walikota Larang LGBT

Masyarakat Bogor Desak Walikota Larang LGBT

15 August 2026 23:16
SMAN6KO Bengkulu 2002 Serahkan “Susu Gadis” Rp 10 Juta Untuk Korban Kebakaran Pengantungan

SMAN6KO Bengkulu 2002 Serahkan “Susu Gadis” Rp 10 Juta Untuk Korban Kebakaran Pengantungan

14 August 2026 16:14
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia