• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Featured

Pasca Kehadiran Ahok, Pengurus FOBA Aceh Dihujani Kecaman dan Ancaman

by Media Harapan
16 March 2017 11:26
in Featured, Megapolitan, Nasional, Politik
0

MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – Ketua Umum Garda Teuku Umar, Zulfikar Zakaria menyayangkan adanya ancaman dan terror yang dialamatkan kepada sejumlah Pengurus Fund Oentoek Bantoean Atjeh (FOBA) terkait kedatangan terdakwa penista agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Minggu 5 Maret 2017 lalu. 

Zulfikar mengajak segenap warga Aceh baik yang berada di Jabodetabek, maupun di Aceh sendiri untuk melihat persoalan ini secara konprehensif.

“Tentu sangat tidak tepat menjadikan para pengurus FOBA sebagai sasaran kemarahan publik, Karena setelah kami melakukan klarifikasii bersama stakeholder dan elemen masyarakat Aceh lainnya di Jakarta, ternyata kehadiran Ahok dipicu kepentingan politik sejumlah oknum lainnya di luar FOBA, yang menghendaki dukungan massal dari warga Aceh di Jakarta untuk kemenangan Ahok di putaran kedua,” Kata Zulfikar, di Jakarta Minggu (15/3/2017) 

Masih menurut pria yang akrab disapa Bang Jol, sejauh ini bentuk ancaman dan intimidasi yang diterima pengurus masih berupa pesan-pesan verbal yang dikirim melalui jejaring social, telepon, maupun pesan singkat. Awalnya, pesan-pesan tersebut dinilai sebagai bentuk kemarahan sesaat. Hanya saja, ancaman dan intimidasi yang datang terus terjadi secara simultan sampai saat ini. Dia mengkhawatirkan, ancaman tersebut dapat mengganggu psikologi dan konsentrasi para pengurus, mengingat para Pengurus FOBA sedang menyelesaikan studi di berbagai perguruan tinggi.

Karena itu pula, Garda Teuku Umar  yang dipimpinnya mengajak seluruh elemen warga Aceh baik yang berada di Jabodetabek, maupun di Aceh sendiri untuk membantu klarifikasi kepada pihak-pihak yang masih menyimpan amarah terkait insiden ini. 

“Karena sesungguhnya sumber masalah bukan Pengurus FOBA. Bahwa memang ada undangan resmi untuk Gubernur DKI, itu merupakan standar administrasi kegiatan FOBA. Formalitas aja. Tapi kemudian dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk mempromosikan Ahok. Mereka lupa tempat dan waktu. Dan mereka tidak mengindahkan jika kemudian para mahasiswa ini jadi korban justifikasi publik,” tukas Bang Jol yang juga praktisi hukum.

Menyikapi  kasus ini sendiri, Garda Teuku Umar bersama sejumlah stakeholder Aceh lainnya berkomitmen untuk membuka aktor-aktor dibalik kehadiran Ahok ke Asrama FOBA secara terbuka. Upaya ini dilakukan untuk menghindari ancaman yang lebih besar yang akan diterima oleh para Pengurus FOBA. 

Dalam prosesnya, para pihak masih melakukan upaya konfirmasi dan klarifikasi terhadap pihak-pihak yang ditengarai memanfaatkan momentum maulid tersebut untuk kepentingan politik. Diperkirakannya, hasil advokasi akan berakhir minggu ini. “InsyaAllah minggu ini selesai. Semoga benar-benar jadi pelajaran,” harapnya.

Zulfikar menyebutkan bahwa keterlibatan masyarakat Aceh dalam perhelatan Pilkada dinilai sebuah langkah maju dan progresif. Hal itu menunjukkan betapa warga Aceh di perantauan mampu mewarnai dunia politik di ibukota. Hanya saja, rambu-rambu dan etika politik juga mesti dipenuhi. 

“Boleh berpolitik, tapi jangan sampai mengorbankan saudara sendiri. Boleh memanfaatkan jaringan stakeholder masyarakat, tapi jangan sampai merusak nama baik staholder itu sendiri. Sekarang, FOBA jadi bulan-bulanan public,” pungkasnya. (MH007/BSDI) 

Comments

comments

Previous Post

HMI Desak Koruptor e-KTP di Hukum Mati

Next Post

Panglima TNI Ingatkan Pejabat Baru Tingkatkan Kinerja

Media Harapan

Next Post

Panglima TNI Ingatkan Pejabat Baru Tingkatkan Kinerja

BERITA POPULER

Pasca Kehadiran Ahok, Pengurus FOBA Aceh Dihujani Kecaman dan Ancaman

16 March 2017 11:26
Siapa “Bidan” Partai Garuda..?

Siapa “Bidan” Partai Garuda..?

17 February 2018 15:22
10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

28 August 2023 14:39
Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

29 April 2019 08:25
Aditya Wardana Masuk Penjara Soal Cek Kosong

Aditya Wardana Masuk Penjara Soal Cek Kosong

15 August 2017 05:03
Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

3 April 2026 09:34

BERITA TERBARU

Dukungan Agar Mohammad Natsir Jadi Bapak NKRI Terus Mengalir

Dukungan Agar Mohammad Natsir Jadi Bapak NKRI Terus Mengalir

3 April 2026 10:05
Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

3 April 2026 09:34
UBN: Solidaritas Negara Teluk Tunjukkan Pelemahan Hegemoni Militer AS

Gugur di Lebanon, UBN: TNI sebagai Representasi Rakyat Indonesia di Garda Perdamaian Dunia

1 April 2026 22:53
Mengapa Training KPI Sering Gagal di Indonesia dan Bagaimana F Project Membalikkan Tren Itu

Mengapa Training KPI Sering Gagal di Indonesia dan Bagaimana F Project Membalikkan Tren Itu

2 April 2026 06:36

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Dukungan Agar Mohammad Natsir Jadi Bapak NKRI Terus Mengalir

Dukungan Agar Mohammad Natsir Jadi Bapak NKRI Terus Mengalir

3 April 2026 10:05
Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

3 April 2026 09:34
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia