MEDIAHARAPAN.COM, Al Quds – Polisi Israel menutup gerbang Masjid Al-Aqsha di Yerusalem Timur (Al Quds) di tengah bentrokan dengan warga Palestina, menurut seorang pejabat Palestina pada hari Selasa.
“Puluhan tentara Israel menyerbu kompleks Al-Aqsha dan menyerang sejumlah tokoh agama,” kata Firas al-Dibs, juru bicara Wakaf Islam Al Quds , sebuah organisasi yang dikelola Yordania yang bertanggung jawab untuk mengawasi situs-situs Islam di kota itu, mengatakan dalam sebuah pernyataan. .
Dia mengatakan direktur masjid Al-Aqsa, Sheikh Omar Kiswani dan Sheikh Wasef al-Bakri, penjabat hakim agung Pengadilan Islam Al Quds, termasuk di antara mereka yang diserang oleh polisi Israel.
Dia mengatakan pasukan Israel menyerang dengan tongkat puluhan umat Muslim di dekat Masjid Kubah Batu di kompleks itu.
“Setidaknya lima warga Palestina ditangkap dan ditahan untuk diselidiki,” kata al-Dibs.
Tidak ada komentar dari otoritas Israel tentang laporan itu.
Ketegangan meningkat di Yerusalem sejak bulan lalu, ketika polisi Israel menyegel Gerbang Ar Rahmah di kompleks Al-Aqsha, yang berdekatan dengan tembok timur Kota Tua, memicu demonstrasi warga Palestina yang marah.
Dalam beberapa minggu sejak itu, pihak berwenang Israel telah melarang sejumlah orang Palestina – termasuk pejabat agama – memasuki Al-Aqsa, yang bagi umat Islam merupakan situs paling suci ketiga di dunia setelah Mekah dan Madinah. (Anadolu/bilal)




