Raj : Penulis yang Jadi Public Relations EYI

Pria berdarah Minangkabau bernama lengkap Sirajul Fuad Zis, S.I.Kom, lahir di Lubuk Nyiur, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, 01 November 1995 ini adalah seorang penulis. Panggilan sehari-hari-nya adalah ‘Raj’, tidak heran banyak orang bertanya apakah ia keturunan India karena didukung oleh hidungnya yang mancung. Saat ini Ia dipercaya sebagai Public Relations Empower Youth Indonesia (EYI).

Selain penulis, Raj juga memiliki hobi traveling untuk melihat kemajuan peradaban dunia dan berbagai kultur baru yang belum pernah Ia ditemui sebelumnya. Sebagai alumni mahasiswa Ilmu Komunikasi, menjadikannya sangat tertarik dengan kegiatan yang terkait publising dan menulis. Tercatat sudah ada beberapa buku dan novel yang telah Ia terbitkan, hal ini bahkan sudah dilakoninya sejak masih belia, yaitu ketika SMA. Bakat menulisnya tidak sekedar Ia tekuni untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk berbagi tips dan cara menulis untuk para pemula, tentu saja hal tersebut dilakukan berdasarkan panggilan jiwa.

Saat masih mahasiswa di Yogyakarta, Raj pernah aktif pada beberapa Non Govermant Organizations (NGO) sebagai Public Relations Green Network Indonesia Berbangsa (GNI-B), Ketua Ikatan Mahasiswa Yogyakarta (IMAYO), Koordinator Center for Entrepreneur and Career Development (CENDI). Dengan latar belakang aktivitas organisasi yang bergerak dalam ranah pendidikan dan sosial tersebut, membuatnya sangat tertarik bergabung dengan EYI.

Kepedulian EYI terhadap pengembangan kapasitas pemuda Indonesia, diantaranya fokus dalam memperhatikan pendidikan kaum muda membuatnya aktif bergabung. Karena orang-orang yang berpendidikan adalah investasi terbaik sebuah bangsa. Memiliki keterampilan menulis adalah salah satu strategi untuk memperkaya wawasan anak bangsa, sebab sebelum menulis tentu saja anak muda perlu rajin membaca sebagai bahan pengetahuan dasar.

Menurut Raj, Pemuda Indonesia harus bisa menulis, karena seorang penulis bisa menjadi Public Relations bagi dirinya sendiri dan bangsa Indonesia. Keterampilan menulis, kedepanya juga perlu didukung dengan network dengan sesama penulis hebat lainnya, agar kemampuan menulis dapat terus ditingkatkan.

Sebagai Pemuda Indonesia, Raj percaya dengan adanya sinergi sesama pemuda, akan menjadikan Indonesia lebih baik dalam budaya membaca dan tulis menulis. Salah satu cita-cita Raj untuk bangsa, Ia memiliki visi pada tahun 2045 Indonesia “Tanpa Mental Pengemis” melalui keterampilan menulis. Dengan tidak adanya mental pengemis, lewat pembangunan dan pengembangan diri yang terus dilakukan, akan melahirkan pemuda Indonesia yang kreatif, saling mendukung sesama, baik dalam kegiatan tulis menulis, pendidikan dan kegiatan sosial lainnya.

Comments

comments