• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Citizen

Setiap Jelang Natal, Umat Islam Dibuat Terpojok

by Media Harapan
23 December 2017 07:28
in Citizen, Jurnalisme Warga, Opini
0
Demi Sekularisme Silakan Jokowi Jadi Pembina LGBT

Oleh: Faizal Assegaf, Ketua Progres 98

MEDIAHARAPAN.COM – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto tampil garang dan menegaskan pihaknya akan mengerahkan 80 ribu prajurit untuk ikut mengamankan perayaan Natal dan tahun baru.

Luar biasa, 80 ribu prajurit TNI dimobilisasi, belum terhitung ratusan ribu anggota Polri. Jumlah yang fantastik. Terkesan seolah negara dalam situasi genting, akan terjadi hura-hara atau serangan teroris.

Pernyataan Panglima TNI sangat anomali. Bertalok belakang dengan klaim presiden Joko Widodo bahwa kehidupan umat beragama makin rukun dan damai. Entah siapa yang mesti dipercaya?

Bukan untuk kali ini, namun setiap jelang natal, publik selalu dihebohkan oleh ihwal kesibukan alat-alat negara dan sejumlah elemen rakyat menjaga gereja.

Penciptaan situasi yang demikian justru tanpa disadari telah menyulut keresahan rakyat. Bahkan secara sensitif telah menyiram prasangka dan menyudutkan umat Islam.

Terlebih munculnya silang pendapat tentang seruan sebagian kaum muslim yang mengharamkan menyampaikan ucapan selamat natal serta menggunakan atribut Natal.

Sikap demikian wajar saja, namun sangat disayangkan telah dipolitisir seolah sebagian umat Islam menunjukan permusuhan dan kebencian. Sehingga menjadi pembenaran untuk mengantisipasi gangguan keamanan.

Padahal jangankan soal natalan, hak umat Islam sebagai mayoritas untuk hidup damai dan mendapatkan keadilan justru kian terusik serta terpinggirkan.

Fakta menunjukan skandal perompakan ratusan triliun uang BLBI, proyek reklamasi dan kasus-kasus besar lainnya, mayoritas pelakunya dari golongan non muslim.

Mengapa 80 ribu tentara dan ratusan ribu polri tidak digerakkan untuk menangkap pelaku tersebut yang terbukti melakukan kekacauan dan merugikan kehidupan rakyat?

Lebih menyakitkan umat Islam yang telah kehilangan hak ekonomi justru difitnah intoleran, anti Pancasila, anti kebhinekaan, teroris, radikal dan segala rupa kebencian.

Ketidakadilan tersebut jangan dinafikan. Soal urusan perayaan Natal dan Tahun Baru, umat Islam sudah terbukti sangat ramah dan toleran. Tidak perlu menjaga gereja, tapi yang wajib dilindungi adalah rasa keadilan.

Bila keadilan diinjak-injak, maka negara dan rakyat akan terus dipermainkan dengan segala modus penipuan dan kemunafikan oleh mereka yang berkuasa.

Hasilnya, kehidupan umat beragama tanpa henti diposisikan saling curiga demi menutupi kejahatan besar: Skandal BLBI, Proyek Reklamasi, penyelundupan Narkoba dan mewabahnya penyakit LGBT. Pelakunya jelas adalah mereka, tapi mengapa setiap jelang Natal umat Islam dibuat terpojok? (**)

Comments

comments

Previous Post

Konflik Palestina dalam perspektif Muslim Amerika dan Pengkhiatan Donald Trump

Next Post

Pesan Umar Ibnu Khattab di kota Al-Quds

Media Harapan

Next Post
Pesan Umar Ibnu Khattab di kota Al-Quds

Pesan Umar Ibnu Khattab di kota Al-Quds

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

20 June 2026 20:47
Awal Muharam, GNG Salurkan Al-Qur’an Braille di Unpam

Awal Muharam, GNG Salurkan Al-Qur’an Braille di Unpam

16 June 2026 10:37
Pemkab Bogor Janji Buat Surat Edaran Cegah LGBT

Pemkab Bogor Janji Buat Surat Edaran Cegah LGBT

14 June 2026 08:33
Forum Ponpes dan DKM Minta Pemkab Bogor Terbitkan Aturan Pencegahan Sex Menyimpang 

Forum Ponpes dan DKM Minta Pemkab Bogor Terbitkan Aturan Pencegahan Sex Menyimpang 

14 June 2026 08:29

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

20 June 2026 20:47
Awal Muharam, GNG Salurkan Al-Qur’an Braille di Unpam

Awal Muharam, GNG Salurkan Al-Qur’an Braille di Unpam

16 June 2026 10:37
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia