MEDIAHARAPAN.COM, Bengkulu – Alumni ikatan keluarga (IKAL) SMAN 6 Kota (SMAN6KO) Bengkulu angkatan 2002, menyerahkan Sumbangan Sukarela Gak Dipaksa (Susu Gadis) kepada Aulia Rahman alias Arman Geboy, di kawasan Pengantungan, Bengkulu, Kamis (13/8/2026) sore. Aulia sendiri merupakan salah satu korban kebakaran Pengantungan, Rabu, 12 Agustus 2026, siang yang menimpa 24 rumah hunian dengan 25 kepala keluarga atau 74 jiwa.
Penyerahan bantuan diwakilkan oleh salah satu pengurus keluarga alumni SMAN6KO Bengkulu 2002, Elma Heryawati, selaku bendahara didampingi rekan-rekan alumni lainnya. “Alhamdulillah, Kamis, tanggal 13 Agustus tahun 2026, telah disampaikan amanat teman-teman sekalian kepada saudara kita Aulia Rahman,” ujar Elma dalam siaran persnya kepada wartawan, Jumat (14/8/2026) siang.
Elma menjelaskan, bantuan tersebut merupakan swadaya seluruh alumni SMAN6KO Bengkulu 2002, untuk membantu meringankan beban Aulia dan keluarganya yang terkena musibah. Penyaluran bantuan berupa beberapa paket sembako, pakaian dan uang tunai senilai Rp 10 juta. “Terimakasih kepada teman-teman yang sudah menyempatkan diri hadir. Kepada semua teman-teman keluarga alumni Sma6 2002 yang telah berpartisipasi, baik materi maupun doa terbaiknya. Semoga Allah membalasnya dengan banyak kebaikan. Aamiin ya Robbal’alamiin,” ungkap Elma.

Sementara itu, Arman Geboy, menceritakan sedikit kronologis kejadian yang menimpa keluarganya. Menurut Ketua RT 5 Pengantungan tersebut, saat kejadian, kondisi cuaca sedang tidak bersahabat. Sehingga, menyebabkan api berkobar cepat di pemukiman padat penduduk tersebut. “Kalau angin tidak kencang, rumah kami tidak kena. Tapi, anginnya memang begini,” ujar Geboy mencontohkan gerakan angin yang berputar-putar.
Meski bantuan telah diserahkan, donasi masih tetap dibuka, dan berlanjut hingga tanggal 20 Agustus 2026 mendatang. Khusus bantuan Selain uang tunai, beberapa paket sembako, pakaian dan uang tunai senilai Rp 10 jutaIkut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut, Afriansyah, Pera, Tabri, Dento, Sukri Amin, Tika, Walia, dan Shelly selaku perwakilan dari SMAN6KO Bengkulu 2002.

Sebelumnya, alumni SMAN6KO Bengkulu 2002 baru saja menggelar reuni sekaligus turnamen bulutangkis peringatan HUT RI ke-81 di Bigi Badminton, Bengkulu, Sabtu, 8 Agustus 2026 lalu. Turnamen bertajuk Hey Sport Badminton 2026, tersebut disponsori oleh Rokok HS milik Haji Suryo dan sumbangan swadaya para alumni.
Jelang turnamen dimulai panitia juga melangsungkan acara serah terima jabatan Ketua Alumni SMAN6KO Bengkulu 2002 yang lama, Aulia Rahman, kepada Ketua Baru, Fetrik Sonevil. Sekaligus penyerahan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dari pengurus lama ke pengurus baru.
Dalam penyampaian visi misinya, Fetrik menekankan kebersamaan dan solidaritas sesama alumni. Pada kesempatan serupa, diperkenalkan juga logo baru SMAN6KO Bengkulu 2002 hasil kreasi Tangguh SR dan masukan rekan ikal lainnya.

Logo tersebut merepresentasikan nama sekolah SMAN 6 Kota Bengkulu, serta identitas daerah Bunga Rafflesia Arnoldi. Bentuk irisan semangka, menjadi simbol perjuangan, dan akar keberlanjutan silaturahmi alumni SMAN 6 Kota Bengkulu. (Cecep Gorbachev)





