• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Sofyan Djalil Dialog Kebangsaan dengan Peserta Muktamar KBPII

Aktivis muslim harus mampu memahami perubahan cepat teknologi.

by Bilal
15 November 2019 22:42
in Ekonomi
0
Menteri ATR Dorong Ormas Islam Bentuk Koperasi

MEDIAHARAPAN.COM, Yogjakarta – Kemampuan memahami adanya
disrupsi (perubahan cepat) yang berkembang di era Revolusi Industri 4.0 akan menentukan keberhasilan negara dalam mengelola sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM).

Tantangan perbaikan kondisi umat di sektor nelayan dan pertanian harus dicari solusinya oleh para aktivis Islam. Sektor maritim dan pertanahan ini memerlukan sentuhan teknologi dari aktivis muslim untuk meningkatkan kemajuannya.

“Kita hidup di zaman yang belum pernah ada perubahan secepat ini. Teknologi telah mengubah semua tatanan kehidupan sosial dan bernegara,” ujar Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil di Hotel Grand Keisha, Yogjakarta, Jumat (15/11/2019).

Menurut Sofyan, kader Pelajar Islam Indonesia di manapun berada harus mampu memberikan manfaat nilai tambah (value added) kepada masyarakat.

Mengutip hadist Nabi, Sofyan mengatakan bahwa celakalah seseorang jika hari ini sama dengan hari kemarin. Karena itu, tambahnya, kader PII harus mengimprovisasi diri dengan menguasai teknologi agar bisa membantu umat.

Kata Sofyan, aktivis muslim harus menyiapkan pendidikan terbaik agar anak-anak menjadi beriman, bisa menerima perbedaan, tidak menafikan keanekaragaman, serta tidak memiliki paham ekslusif dan radikal. Anak-anak, lanjutnya, harus menguasai teknologi agar tidak digilas oleh kemajuan teknologi.

Sofyan memahami, bahwa doktrin kaderisasi ormas Islam selama ini memang lebih banyak memuat materi politis. Hasilnya, banyak kader-kader Islam yang perhatiannya tinggi kepada jabatan-jabatan politis.

“Kaderisasi itu telah menghasilkan pemimpin-pemimpin hebat di masyarakat,” kata Sofyan.

Tantangan di era Revolusi Industri 4.0, kata Sofyan sudah berubah. Aktivis Islam harus mulai mengagendakan minatnya pada upaya perbaikan ekonomi umat.

Terkait persiapan kualitas pendidikan, Wakil Ketua Akreditasi Nasional Pendidikan Kemendiknas merangkap Ketua Umum ICMI Sulsel, Prof Aris Munandar, menambahkan, model pendidikan seperti boarding school saat ini merupakan alternatif terbaik untuk menghasilkan SDM yang siap memasuki era Revolusi Industri 4.0.

“Di dalam boarding school, kita bisa perkuat materi keimanan, iptek dan penguasaan bahasa asing,” pungkasnya. (Zul).

Comments

comments

Tags: Muktamar KBPIISofyan Djalil
Previous Post

Jusuf Kalla Diagendakan Buka Muktamar ke-6 KBPII

Next Post

Kemajuan Industri Syariah Dipacu Lewat Literasi Syariah

Bilal

Next Post
Sofyan Djalil Dialog Kebangsaan dengan Peserta Muktamar KBPII

Kemajuan Industri Syariah Dipacu Lewat Literasi Syariah

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

PUI Kritik Promosi Miras dengan Challenge Baca Al-Quran

PUI Kritik Promosi Miras dengan Challenge Baca Al-Quran

12 August 2026 14:02
Global Sumud Flotilla Ajak Transformasi Solidaritas Menuju Rekonstruksi

Global Sumud Flotilla Ajak Transformasi Solidaritas Menuju Rekonstruksi

12 August 2026 10:58
susu

6 Pilihan Susu Pertumbuhan Anak, Cek Sumber Susu hingga Komposisinya

12 August 2026 10:41
Pembukaan Muktamar ke-5 WI Akan Kukuhkan 10.000 Guru Al-Qur’an

Pembukaan Muktamar ke-5 WI Akan Kukuhkan 10.000 Guru Al-Qur’an

4 August 2026 08:31

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

PUI Kritik Promosi Miras dengan Challenge Baca Al-Quran

PUI Kritik Promosi Miras dengan Challenge Baca Al-Quran

12 August 2026 14:02
Global Sumud Flotilla Ajak Transformasi Solidaritas Menuju Rekonstruksi

Global Sumud Flotilla Ajak Transformasi Solidaritas Menuju Rekonstruksi

12 August 2026 10:58
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia