• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Terimakasih Covid-19, Bumi Kembali Bersih

#LawanCovid19

by Goeh
27 April 2020 22:35
in Lingkungan, Opini, Sosial
0
Terimakasih Covid-19, Bumi Kembali Bersih

Sketsa Tangguh Sipria Riang, karya Mozley Ahmad Kusnandar. (IST)

HARI ini, 50 tahun lalu. Tepatnya, 22 April 1970. 20 juta rakyat Amerika Serikat turun ke jalan.
Mengecam kerusakan lingkungan. Sejak itu, Hari Bumi atau Earth Day diperingati.

Kini, 50 tahun berlalu. Aksi serupa juga terjadi. Bahkan lebih dahsyat. Melibatkan miliaran rakyat dari seluruh dunia.

Bedanya, mereka tidak turun ke jalan. Hanya di rumah saja. Untuk satu tujuan, menyehatkan bumi.

“Sepi, sendiri, aku benci,” kata Cinta dalam film AADC.
“Aku ingin segar, kamu di rumah aja,” sahut Bumi.

Aksi massal sudah dilakukan jauh hari. Dampak Covid-19. Jelas, ini jadi kado terindah. Untuk rumah segala makhluk. Tepat saat peringatan emas. Bumi kembali bernapas. Bernapas lega tanpa polusi.

Tak lama berselang. Beredar foto-foto kota di dunia. Jalanan lengang. Langit dan sungai kembali bersih. Ikan-ikan kembali terlihat di Venezia. Bahkan, ada yang berkelakar, “Bumi terlihat dari Bekasi.”

Sedikit cerita soal sungai. Saya teringat kunjungan ke Tokyo, Jepang. Beberapa bulan lalu.

Saya berjumpa sekelompok milenial lintas negara. Kami berbincang di tepi sungai Sumida alias Sumidagawa (隅田川). Sungai ini menjadi kanal drainase. Preventif banjir. Sejak zaman Edo.

Saat malam hari di Sumida. Tokyo Skytree gagah berdiri. Simbol bangunan tertinggi. Tampak juga jembatan Pelangi (Rainbow Bridge) Odaiba dan jembatan Kachidoki. Berpijar, efek lampu-lampu LED warna-warni.

Tapi, bukan itu yang bikin saya betah. Duduk di tepi sungai Sumida. Tidak ada nyamuk di sini. Airnya juga tidak berbau. Jangan-jangan, nyamuknya sudah direlokasi. Dari bantaran sungai ke Rusun? Entahlah.

Saya sampaikan kepada kawan-kawan lintas negara. “Indonesia juga punya sungai bersih seperti ini. Namanya Ciliwung, di Jakarta.”

Mereka semua tertegun. Tapi, tidak ada yang bertanya. Karena saya bicara dalam hati.

Ciliwung bersih, bukan khayalan. Setidaknya, untuk beberapa tahun ke depan. Sungai di Indonesia, khususnya Jakarta. Bisa seperti Sumida. Tanpa harus menunggu imbas virus Corona.

Menyehatkan bumi tidak bisa instan. Bahkan mi instan saja tidak benar-benar instan. Harus di masak dulu, Kan?

Mulailah dari diri sendiri. Rangkul semua generasi. Ajak kerabat, musuh, dan kawan. Ubah perilaku ramah lingkungan. “Earth Day is every day and anywhere you are.”

Selamat Hari Bumi. Salam Lestari. (**)

 

Oleh: Tangguh Sipria Riang

Penulis adalah seorang jurnalis, pegiat sosial, dan pemerhati lingkungan.

Comments

comments

Tags: #Covid19goeharoundhari bumiINDONESIAJEPANGsungai bersih
Previous Post

Puluhan Ribu Kader Hanura Doa Bersama Usir Covid-19

Next Post

Pandemi Covid-19, Pemkab Tanah Datar Distribusikan Bantuan

Goeh

Next Post
Pandemi Covid-19, Pemkab Tanah Datar Distribusikan Bantuan

Pandemi Covid-19, Pemkab Tanah Datar Distribusikan Bantuan

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Pembukaan Muktamar ke-5 WI Akan Kukuhkan 10.000 Guru Al-Qur’an

Pembukaan Muktamar ke-5 WI Akan Kukuhkan 10.000 Guru Al-Qur’an

4 August 2026 08:31
Katarak Mata: Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Menjaga Penglihatan Sejak Dini

Katarak Mata: Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Menjaga Penglihatan Sejak Dini

23 July 2026 05:33
Rumah Awet Bertahun-Tahun? Kenali Jenis Rayap yang Bisa Mengurangi Usia Bangunan

Rumah Awet Bertahun-Tahun? Kenali Jenis Rayap yang Bisa Mengurangi Usia Bangunan

23 July 2026 05:31
Wisuda 73 Santri SHQ, UBN: Al-Qur’an Harus Diamalkan Sepanjang Hayat

Wisuda 73 Santri SHQ, UBN: Al-Qur’an Harus Diamalkan Sepanjang Hayat

16 July 2026 21:48

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Pembukaan Muktamar ke-5 WI Akan Kukuhkan 10.000 Guru Al-Qur’an

Pembukaan Muktamar ke-5 WI Akan Kukuhkan 10.000 Guru Al-Qur’an

4 August 2026 08:31
Katarak Mata: Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Menjaga Penglihatan Sejak Dini

Katarak Mata: Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Menjaga Penglihatan Sejak Dini

23 July 2026 05:33
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia