• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home

Tertibkan Alat Tangkap Ikan Di Danau Singkarak, Pemkab Tanah Datar Serahkan Bantuan Jaring Gillnet Pada Nelayan

Nelayan Dua Kecamatan di Salingka Danau Singkarak Tanah Datar Dapat Bantuan Jaring Gillnet

by irfan
31 July 2019 20:53
in Daerah
0
Tertibkan Alat Tangkap Ikan Di Danau Singkarak, Pemkab Tanah Datar Serahkan Bantuan Jaring Gillnet Pada Nelayan
251
SHARES
413
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare to Whatsapp

MEDIAHARAPAN.COM, Batusangkar, Sumatera Barat,- Demi menjaga kelestarian dan populasi ikan bilih serta jenis ikan lainnya yang terdapat di Danau Singkarak dan sekitarnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar serahkan bantuan jaring gillnet ukuran mata jaring 2 inchi kepada Nelayan diselingkar Danau Singkarak.

Ikan bilih bahasa daerah setempat atau dalam bahasa latin disebut mystacoleucus padangensis merupakan ikan endemik yang hidup  bersama ekosistem lainnya di Danau Singkarak Provinsi Sumatera Barat.

Ikan bilih ini menjadi populasi terbesar di danau yang membelah dua kabupaten yaitu Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Solok. Saat ini ikan bilih terancam punah, hal ini dipicu dari cara menangkap yang dilakukan sebahagian nelayan dengan menggunakan alat yang tidak ramah lingkungan.

Menyikapi hal itu Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berupaya menertibkan alat tangkap yang dipergunakan nelayan seperti bagan yang saat ini ada dipergunakan di Danau Singkarak. Penertiban ini dikeluarkan Pemda Tanah Datar melalui Himbauan Bupati bernomor 524.3/698/DPP/KAN/2018 tentang Penertiban Alat Tangkap Bagan di Danau Singkarak.

Hal itu juga sudah mengacu pada Peraturan Gubernur Sumatera Barat Nomor 81 tahun 2017 tentang penggunaan alat dan bahan penangkapan ikan diperairan Danau Singkarak dan hasil rapat koordinasi tentang teknis penegakkan hukum di Danau Singkarak tanggal 18 Oktober 2018 di Padang yang menegaskan tentang penertiban alat tangkap bagan oleh tim terpadu pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Dalam himbauan itu pemda meminta masyarakat dan nelayan pemilik bagan, pertama, agar membuka bangunan alat tangkap bagannya sendiri paling lambat tanggal 9 November 2018, kedua, apabila masih  ditemukan juga alat tangkap bagan, maka akan ditindak sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Di samping itu untuk meningkatkan pendapatan nelayan dan menjaga ekosistim Danau Singkarak  Pemerintah Kabupaten Tanah Datar juga memberikan bantuan berupa jaring gillnet ukuran mata jaring 2 inchi sebanyak 58 unit.

Penyerahan bantuan jaring gillnet sebanyak 58 unit kepada kelompok usaha nelayan di selingkar Danau Singkarak tersebut dilakukan Bupati Tanah Datar yang diwakili Kepala Dinas Pangan Dan Perikanan Daryanto Sabir, Rabu (31/07) di ruangan pertemuan Kantor Camat Batipuh Selatan.

Dalam arahannya Daryanto Sabir mengatakan jika Danau Singkarak merupakan perairan umum yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai sektor antara lain, pertanian, perikanan, dan pariwisata. Karena bersifat terbuka dan dapat dimanfaatkan oleh siapa saja sehingga sangat berpeluang terjadinya konflik, untuk itu harus dikelola dengan baik, sesuai kaidah, karakteristik dan budaya setempat.

Kadis Pangan dan Perikanan ini juga menyinggung soal permasalahan saat ini yaitu menurunnya populasi ikan bilih bahkan terancam kepunahan. Hal ini menurutnya disebabkan meningkatnya jumlah alat tangkap yang tidak ramah lingkungan  dipergunakan oleh nelayan.

“Saat ini ada nelayan kita yang mempergunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan seperti bagan, hal ini sangat berbahaya bagi ekosistim Danau Singkarak, untuk itu akan kita tertibkan dan pada kesempatan ini kita juga menyerahkan bantuan jaring gilnet kepada kelompok nelayan di dua kecamatan yaitu kecamatan Rambatan dan Kecamatan Batipuh Selatan,” ucapnya.

Salah seorang nelayan yang enggan namanya disebutkan, mengatakan jika pemakaian alat tangkap yang tidak ramah lingkungan seperti bagan menyebabkan ikan di Danau Singkarak terancam punah karena populasi akan semakin menurun.

“Pemakaian bagan menyebabkan populasi ikan seperti bilih semakin menurun karena bagan ini akan menangkap ikan kecil sekalipun, biasanya satu hari saya menebar jala bisa menangkap hingga enam liter ikan bilih, namun saat ini dengan adanya bagan, untuk mendapatkan setengah liter saja saya sudah sulit, sementara ini adalah satu-satunya mata pencaharian saya,” ungkapnya.

Dirinya juga berharap kepada pemerintah daerah untuk menertibkan pemakaian alat tangkap yang dipergunakan nelayan agar populasikan ikan terutama ikan bilih di Danau Singkarak tetap terjaga.

Turut hadir pada saat penyerahan bantuan jaring gillnet bagi nelayan tersebut pejabat dari Dinas Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Sekcam Rambatan, Kasi Kecamatan Batipuh Selatan, Wali Nagari di dua kecamatan dan undangan lainnya. (Irfan F)

Comments

comments

Tags: BatusangkarKabupaten Tanah DatarSUMATERA BARATTanah Datar
Previous Post

Pelamar ASN Oktober 2019 Diprediksi Tembus 5,5 Juta

Next Post

Menristekdikti Wacanakan Undang Rektor Dari Luar Negeri Pimpin PTN

irfan

Next Post
Menristekdikti Wacanakan Undang Rektor Dari Luar Negeri Pimpin PTN

Menristekdikti Wacanakan Undang Rektor Dari Luar Negeri Pimpin PTN

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

18 September 2026 14:47
Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

18 September 2026 14:37

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia