• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Featured

Umat Islam Diimbau Shalat Gerhana pada 7 Juli

Indonesia bagian barat dan tengah dapat mengamati gerhana bulan ini.

by Bilal
15 July 2019 14:13
in Featured, Nasional, Peristiwa
0
Umat Islam Diimbau Shalat Gerhana pada 7 Juli

MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – Diperkirakan gerhana bulan atau khusuful qamar kembali terjadi pada 17 Juli 2019 di wilayah Indonesia.

Menurut Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Muhammadiyah Amin Indonesia bagian barat dan tengah dapat mengamati gerhana bulan ini. Awal gerhana diperkirakan mulai pukul 03:01 WIB hingga 05:59 WIB.

“Puncak gerhana akan terjadi pada pukul 04:30 WIB,” kata Muhammadiyah Amin di Jakarta, Senin, (15/7/2019) seperti dikutip dari Viva.

Untuk itu, ia mengajak umat Islam untuk melaksanakan salat gerhana atau salat khusuf. Pelaksanaan salat gerhana disesuaikan dengan situasi dan kondisi daerahnya masing-masing.

“Kami juga mengimbau masyarakat memperbanyak zikir, istighfar, sedekah, dan amal saleh lainnya, serta mendoakan keselamatan dan kemajuan bangsa,” ujarnya.

Ditjen Bimas Islam telah menerbitkan seruan kepada para kepala Kanwil Kemenag agar menginstruksikan kepala Bidang Urusan Agama Islam/kepala Bidang Bimas Islam/pembimbing Syariah, kepala Kemenag kabupaten/kota, dan kepala KUA untuk bersama para ulama, pimpinan ormas Islam, imam masjid, aparatur pemerintah daerah dan masyarakat untuk melaksanakan salat gerhana bulan parsial di wilayahnya masing-masing.

Adapun tata cara salat gerhana adalah sebagai berikut:

a. Berniat di dalam hati.
b. Takbiratul ihram, yaitu bertakbir sebagaimana salat biasa.
c. Membaca doa iftitah dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al Fatihah dilanjutkan membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaharkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih) sebagaimana terdapat dalam hadits Aisyah: “Nabi SAW menjaharkan (mengeraskan) bacaannya ketika salat gerhana.”(HR. Bukhari no. 1065 dan Muslim no. 901).
d. Kemudian rukuk sambil memanjangkannya.
e. Kemudian bangkit dari rukuk (i’tidal) sambil mengucapkan “Sami’allahu Liman Hamidah, Rabbana Wa Lakal Hamd”.
f. Setelah i’tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat yang panjang. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama.
g. Kemudian rukuk kembali (rukuk kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ sebelumnya.
h. Kemudian bangkit dari rukuk (i’tidal).
i. Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana rukuk, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali.
j. Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka’at kedua sebagaimana raka’at pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya.
k. Salam.

Setelah itu imam menyampaikan khotbah kepada para jemaah yang berisi anjuran untuk berzikir, berdoa, beristighfar, dan bersedekah. (bilal)

Comments

comments

Tags: Bimas Islamgerhana bulanKemenag
Previous Post

Pemerintah Akan Lelang Pembangunan 9 Bendungan Baru

Next Post

Pornografi Dinilai Berdampak Mirip Kokain

Bilal

Next Post
Pornografi Dinilai Berdampak Mirip Kokain

Pornografi Dinilai Berdampak Mirip Kokain

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Wamendes Harap WI Pelopori Bangun Pesantren Tahfiz Yatim dan Dhuafa di Desa

Wamendes Harap WI Pelopori Bangun Pesantren Tahfiz Yatim dan Dhuafa di Desa

22 August 2026 16:52
Gelar Muktamar V, Wahdah Islamiyah Ajak Ormas Islam Perkuat Sinergi Umat

Gelar Muktamar V, Wahdah Islamiyah Ajak Ormas Islam Perkuat Sinergi Umat

21 August 2026 23:46
Menyongsong 5 Abad Jakarta, MUI DKI Perkuat Khidmah Melalui Mukerda 2026

Menyongsong 5 Abad Jakarta, MUI DKI Perkuat Khidmah Melalui Mukerda 2026

21 August 2026 23:43
Konsolidasi di Pantura, STII Lirik Pengembangan Pertanian Kawasan

Konsolidasi di Pantura, STII Lirik Pengembangan Pertanian Kawasan

20 August 2026 08:11

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Wamendes Harap WI Pelopori Bangun Pesantren Tahfiz Yatim dan Dhuafa di Desa

Wamendes Harap WI Pelopori Bangun Pesantren Tahfiz Yatim dan Dhuafa di Desa

22 August 2026 16:52
Gelar Muktamar V, Wahdah Islamiyah Ajak Ormas Islam Perkuat Sinergi Umat

Gelar Muktamar V, Wahdah Islamiyah Ajak Ormas Islam Perkuat Sinergi Umat

21 August 2026 23:46
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia