MEDIAHARAPAN.COM, Sumatera Barat – Bupati Kabupaten Limapuluh Kota Ir. Irfendi Arbi MP yang turun langsung meninjau lokasi longsor menghimbau agar warga Sumatera Barat dan riau dapat menahan diri untuk tidak melakukan perjalanan melalui jalan Nasional Sumbar-Riau.
Dengan menggunakan Jas hujan warna Orange, Bupati berusaha menahan laju kendaraan yang melintas dan menghimbau para petugas untuk berhati-hati saat mendekati lokasi longsor karena curah hujan yang tinggi masih terus menggerus tanah diperbukitan yang terdapat disisi kanan jalan dan membawa serta material tanah dan batu.
“Saya sekali lagi menghimbau kepada para pengguna jalan masyarakat Sumbar-Riau untuk sementara dihentikan dulu perjalannya. karena sekarang posisi jalan sangat rawan sekali, jadi saya mohon untuk dihentikan perjalanan ke Sumbar dan Riau ” Kata Bupati Irdendi diokasi longsor tepatnya di turunan 17 Kilo Nagari Koto Alam Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Jumat (3/3/2017).
Dinas Perhubungan Limapuluh Kota mengalihkan lalulintas warga Sumbar yang hendak menuju Riau ataupun sebaliknya melalui jalur Sijunjung.
Sekretaris BPBD Limapuluh Kota menginfokan bahwa terdapat total 13 titik longsor disepanjang Jalan Nasional tersebut Yakni Nagari Koto Alam 3 Titik, Jalan Maek 3 Titik, Air Putih 1 Titik, Sibunbun Pangkalan 1 Titik, Air Putih Kp 9 1 Titik
Selain Longsor, Banjir juga telah merendam ratusan rumah warga Kabupaten Limapuluh Kota di 10 wilayah yang terdampak banjir, Yakni Nagari Sopang, Pangkalan, Nagari Gunung Malintang, Kec. Kp.9, Limbanag Baruah, Nagari Mungka, Nagari subarang Air, nagari Taram, Nagari Batang Balang dan Jorong Buluh Kasok Nagari Sarilamak. (MH007 /Zal)











