MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – BPBD DKI malalui Petugas Piket Pusat Pengendalian Operasi dan Penanggulangan Bencana (Pusdalops), Seply Madreta menyebutkan Total Korban tewas atas insiden kebakaran KM Zahroo Express Sebanyak 23 orang.
“Betul, 23 orang meninggal, 17 orang luka-luka, 17 orang hilang dan 194 orang selamat,” ujar Seply Madreta, Minggu (1/1/2016) seperti dilansir Kantor Berita Antara.
Dikatakannya, dari total 23 korban meninggal tersebut, sebanyak tiga orang telah berada di Rumah Sakit Atmajaya, Jakarta Utara.
Ketiga korban tersebut adalah Jeksen Wilhelmus (40), warga Tajur, Bogor, kemudian Masduki, warga Cirebon, Jawa Barat, serta seorang perempuan bernama Alia.
Sedangkan 20 korban meninggal lainnya telah dievakuasi dan sedang dalam perjalanan ke Rumah Sakit Pusat Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, untuk kemudian diidentifikasi.
Kapal pengangkut wisatawan yang memiliki daya tampung hingga 200 orang ini awalnya betolak dari pelabuhan Muara Angke menuju Pulau Tidung, Kepulauan Seribu.
Insiden Kebakaran kapal ini terjadi di perairan laut sekitar Pulau Bidadari dan Kepulauan Seribu, wilayah Jakarta Utara. pada Minggu Pagi (1/1.2017).
Saat ini Tim SAR dari Basarnas, Dinas Penanggulangan Kebakaran DKI, Polri, BPBD DKI Jakarta, Kementerian Kesehatan, TNI, Dinas Kesehatan PMI, SKPD, relawan dan lainnya masih melakukan evakuasi dan penanganan terhadap korban.
Dan Hingga kini belum diketahui penyebab kebakaran kapal. (Ze)
Sumber: Antara







