MEDIAHARAPAN.COM, Mogadishu – Enam orang termasuk dua komisioner distrik dilaporkan tewas, dalam serangan bom ledakan diri di sebuah gedung pemerintah, di ibukota Somalia Mogadishu pada hari Rabu (24/7).
Walikota Mogadishu dan gubernur wilayah administrasi Benaadir terluka, kata para pejabat.
Menteri Informasi Somalia Mohamed Abdi Hayir Mareye, mengatakan kepada wartawan bahwa yang tewas termasuk komisioner distrik Waberi Abdi Asis dan tiga direktur administrasi daerah Benaadir.
“Gubernur Benaadir Omar Osman dan Walikota Mogadishu termasuk di antara mereka yang terluka,” katanya.
Dia menambahkan bahwa polisi dan agen keamanan lainnya, sedang menyelidiki serangan itu.
Wakil Walikota Mogadishu Mohamed Abdullahi Tulah, mengkonfirmasi kepada media setempat bahwa seorang pembom wanita yang meledakan diri berada di balik serangan itu.
Dia memahami bahwa seseorang dari dalam pasti telah memfasilitasi pengeboman.
Kelompok berafiliasi dengan al-Qaeda berbasis di Somalia, al-Shabaab telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan bunuh diri itu.
Beberapa jam sebelum ledakan, James Swan, perwakilan khusus PBB untuk Somalia dan seorang diplomat Amerika, mengadakan pertemuan dengan walikota dan komisioner distriknya di gedung kota.
“Saya menyesalkan serangan keji ini yang tidak hanya menunjukkan pengabaian kekerasan terhadap kesucian hidup manusia, tetapi juga menargetkan warga Somalia yang bekerja untuk meningkatkan kehidupan sesama warga Somalia di wilayah Mogadishu-Banadir,” kata Swan dalam sebuah pernyataan.
Hanya tiga hari yang lalu, setidaknya 17 orang tewas dan lebih dari 30 lainnya terluka dalam ledakan bom mobil, di ibukota Somalia Mogadishu.
Pada Oktober 2017, ratusan orang tewas dalam pemboman mobil ganda di Mogadishu, serangan paling mematikan dalam sejarah negara itu. (Anadolu/bilal)





