• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Khazanah Focus

Kementan dan FAO Optimalkan Lahan kering Berbatu di Lima Propinsi

by Deni Rusdiana
13 December 2018 03:20
in Focus
0
Kementan dan FAO Optimalkan Lahan kering Berbatu di Lima Propinsi
5
SHARES
176
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare to Whatsapp

MEDIAHARAPAN.COM, Kupang – Berbagai inovasi sebagai Upaya Kementan menggenjot produktifitas Pertanian di NTT membuahkan hasil, daerah bebatuan dapat dimaksimalkan untuk lahan pertanian melalui kerjasama dengan FAO dalam penerapan pertanian konservasi. Hal ini terungkap dalam pertemuan project steering committee. Kupang, Selasa 11/11/2018

Ir. Sulhadiana Munir, M.Sc perwakilan direktorat Serealia ,DITJEN TP, kementerian pertanian mengutarakan , teknologi PK ini lebih signifikan apabila dilakukan pada lahan kering berbatu, agar petani dapat bertani walaupun pada lahan musim kering.

Dia menjelaskan, teknologi ini memangkas biaya produksi sebab menerapkan system Tanam tanpa olah tanah, Menutup permukaan tanah serapat-rapatnya secara terus menerus sepanjang musim sepanjang tahun, serta pola lubang permanent. disamping itu dengan pola tumpang sari dan rotasi tanaman antara legum dengan non legume.

Diana mengungkapkan, beberapa lokasi kabupaten Kupang, memperlihatkan teknologi pertanian konservasi (PK) menghasilkan produksi jagung 2 kali panen setahun di lahan batu bertanah pada saat kemarau dapat yang selama ini sama sekali tidak tanam aau panen hanya sekali setahun. Jelas Mantan Kasubdit Serealia Lainnya, direktorat Serealia

Alumni Massey University New Zealand dengan dasar master bidang soil science ini melanjutkan, dengan teknologi PK melalui lobang permanent dilahan batu bertanah sangat cocok untuk dikembangkan, sehingga dapat meningkatkan ketersediaan pangannya yang semula hasil panen jagung hanya cukup untuk 8 – 10 bulan saja, dan sisanya 4 bulan tidak ada pangan.

“penerapan teknologi PK lobang permanent, jagung dapat ditanam dan dipanen 2 kali setahun, secara otomatis ada peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan petani di lahan sangat kering”. Papar Sulhadiana Munir

Berdasarkan pencapaian teknologi PK dilapangan sangat signifikan, maka dari 5 propinsi NTT, NTB, Sulsel, Sulteng, Gorontalo, Petani sangat antusias menerapkan integrasi pertanian konservasi di lahan tumpangsari padi dan jagung, maupun dilahan monokultur jagung di tahun depan.

Untuk diketahui, Kegiatan replikasi PK sudah dilakukan melalui APBD tahun 2018 di Propinsi Sulsel, sedangkan untuk kegiatan APBD tahun 2019 juga telah dialokasikan di propinsi NTB. Beber diana

Ir. Sulhadiana Munir menegaskan, kementan melalui direktorat Serealia akan memfokuskan keberlanjutan teknologi PK ini di 5 Propinsi Yang telah di latih terapkan PK Di lahan kering berbatu . lima propinsi tersebut diyakini mendukung petani tetap berproduksi walaupun saat musim kering, khususnynya dilahan kering marginal. pungkas Sulhadiana

Comments

comments

Previous Post

Satu – Satunya di Sumbar, Polres Solok Kota Raih Penghargaan Pelayanan Publik Kategori “Sangat Baik”

Next Post

MDW: Ada Mafia Kayu Ilegal di Seram

Deni Rusdiana

Next Post
MDW: Ada Mafia Kayu Ilegal di Seram

MDW: Ada Mafia Kayu Ilegal di Seram

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

18 September 2026 14:47
Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

18 September 2026 14:37

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia