• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Featured

Aksi Serentak Tolak RUU P-KS di Minggu Pagi

RUU P-KS bertentangan dengan ideologi bangsa yaitu Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

by Bilal
29 July 2019 07:50
in Featured, Nasional, Peristiwa
0
Aksi Serentak Tolak RUU P-KS di Minggu Pagi

MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – Berbagai organisasi pemuda di berbagai daerah mengadakan aksi penolakan terhadap Rancangan Mulai dari Jakarta, Bandung, Pekanbaru, Padang, Samarinda, Bangka Belitung dan Bali. Penolakan ini dilakukan untuk meminta DPR agar tidak mensahkan RUU P-KS.

Di Jakarta, massa yang menolak dan mendukung RUU P-KS mengadakan aksi yang sama di lokasi yang sama. Walau tidak sampai terjadi bentrokan, kedua massa aksi sempat saling adu yel-yel. Saling adu yel-yel tersebut terjadi saat masing-masing massa hendak pulang.

“Yang harus menjadi catatan bagi masyarakat adalah, kejahatan seksual ini bisa menimpa siapapun. Karena kejahatan seksual tidak melihat jenis kelamin, usia, dan lokasi.” Jelas Rifda koordinator lapangan Aliansi Cerahkan Negeri (ACN).

Menurut Rifda, Indonesia memang darurat kejahatan seksual. Yang harus kita dorong adalah edukasi kepada masyarakat bahwa ketika terjadi kejahatan seksual, masyarakat harus berani bicara. Jangan pernah malu untuk melaporkan tindak kejahatan seksual yang terjadi pada dirinya atau pada lingkungannya.

“Dan kita sebagai warga negara Indonesia, kita bersyukur karena undang-undang yang kita miliki saat ini sudah lengkap. Karena itu tidak perlu ada undang-undang baru. Apalagi jika undang-undang tersebut maknanya bias dan multitafsir.” ujarnya.

Di Bandung, ratusan pemuda yang diprakarsai oleh Aliansi Ruang Riung (ARR) mengadakan long march di Car Free Day (CFD). Yang menarik, aksi damai ini juga diramaikan oleh para pemuda lelaki, yang merasa dirinya juga mempunyai kepentingan untuk melakukan penolakan terhadap RUU P-KS. Menurut Andri Oktavinas, ketua ARR, RUU ini harus ditolak karena bertentangan dengan ideologi bangsa yaitu Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Selain itu, para pengusung RUU tidak pernah menggubris berbagai masukan yang dilakukan oleh organisasi masyarakat yang melakukan penolakan.

“Malah mereka justru menstigma kami dengan berbagai stigma negatif.”katanya.

Indonesia Tanpa JIL (ITJ) chapter Padang menginisiasi penolakan RUU P-KS di kota Padang. Aksi penolakan dilakukan sekitar satu jam, sejak jam 08.00-09.00. primananda Alfidiya menjelaskan, bahwa aksi penolakan ini bersifat holistik.

“Artinya tidak hanya kampanye edukasai dan kampanye di jalanan tapi juga sudah melalui pengkajian akademik dan jalur resmi di parlemen.” ucapnya.

Selain itu, Prima pun mengajak berbagai lapisan masyarakat untuk tidak henti menyuarakan penolakan RUU P-KS karena menurutnya, RUU ini mengandung nafas liberalisme yang sangat kental dan dikhawatirkan akan menghancurkan tatanan keluarga serta moral bangsa. (bilal)

Comments

comments

Tags: RUU P-KS
Previous Post

IMRAL “Korea” USMAN: Bomber Batang Kapas yang Bersinar Bersama Persib dan PSIS

Next Post

Mardani: Pancasila Sudah Final Bagi FPI

Bilal

Next Post
Mardani: Pancasila Sudah Final Bagi FPI

Mardani: Pancasila Sudah Final Bagi FPI

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Masyarakat Bogor Desak Walikota Larang LGBT

Masyarakat Bogor Desak Walikota Larang LGBT

15 August 2026 23:16
SMAN6KO Bengkulu 2002 Serahkan “Susu Gadis” Rp 10 Juta Untuk Korban Kebakaran Pengantungan

SMAN6KO Bengkulu 2002 Serahkan “Susu Gadis” Rp 10 Juta Untuk Korban Kebakaran Pengantungan

14 August 2026 16:14
PUI Kritik Promosi Miras dengan Challenge Baca Al-Quran

PUI Kritik Promosi Miras dengan Challenge Baca Al-Quran

12 August 2026 14:02
Global Sumud Flotilla Ajak Transformasi Solidaritas Menuju Rekonstruksi

Global Sumud Flotilla Ajak Transformasi Solidaritas Menuju Rekonstruksi

12 August 2026 10:58

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Masyarakat Bogor Desak Walikota Larang LGBT

Masyarakat Bogor Desak Walikota Larang LGBT

15 August 2026 23:16
SMAN6KO Bengkulu 2002 Serahkan “Susu Gadis” Rp 10 Juta Untuk Korban Kebakaran Pengantungan

SMAN6KO Bengkulu 2002 Serahkan “Susu Gadis” Rp 10 Juta Untuk Korban Kebakaran Pengantungan

14 August 2026 16:14
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia