Jakarta – Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi 98 (JARI’98) Willy Prakarsa mengajak seluruh aktivis dari berbagai elemen, seperti mahasiswa, petani, buruh, dan nelayan membuat poros baru dengan sebutan “Poros Pelangi” Poros ini bakal hadir guna mengkritisi kebijakan rezim pemerintahan Jokowi-JK apabila menyusahkan masyarakat.
“Bentuk “POROS PELANGI” yang terdiri dari Mahasiswa, Pemuda, Petani, Buruh dan Nelayan sebagai sosial kontrol baru buat mengkritisi kebijakan rezim,” kata Willy, Minggu (19/11/2017).
Di samping itu, kata Willy Poros Pelangi nantinya bakal menjadi lokomotif gerakan baru untuk memperjuangkan keinginan rakyat agar terciptanya lapangan kerja. Pasalnya saat ini masyarakat Indonesia selalu disuguhkan dengan peristiwa yang tak menggambarkan nilai nilai kemanusiaan.
“Gerakan ini pada akhirnya melahirkan REVOLUSI NURANI dari carut marutnya Politik,Hukum,Ekonomi dan Budaya yg semakin memprihatinkan,” tandasnya.
Di sisi lain, Willy pun mencurigai adanya upaya menciptakan kondisi tertentu pasca menelisik beredarnya proposal rencana Kongres Nasional dan Reuni Akbar Alumni 212 tanggal 2 Desember 2017 mendatang.
“Prihatin rakyat dikadalin terus dengan bermacam isu ini dan isu itu, harusnya ciptakan lapangan kerja yang jadi prioritas,” cetusnya.





