Tangsel, (Mediaharapan.com) — Bertepatan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Generasi Nusantara Gemilang (GNG) menyalurkan dua set Al-Qur’an Braille kepada Lembaga Layanan Disabilitas Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Viktor 2. Penyaluran ini merupakan bagian dari komitmen nyata GNG dalam mendukung akses pendidikan Al-Qur’an yang inklusif bagi penyandang disabilitas, khususnya disabilitas netra.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh pihak Lembaga Layanan Disabilitas UNPAM untuk menjadi sarana pembelajaran bagi para mahasiswa. Saat ini, tercatat ada sekitar 70 mahasiswa penyandang disabilitas yang menempuh pendidikan di Universitas Pamulang, di mana 48 mahasiswa di antaranya merupakan penyandang disabilitas netra yang membutuhkan akses Al-Qur’an Braille untuk menunjang proses belajar keagamaan mereka.
Penyaluran ini diharapkan menjadi pemantik kolaborasi yang lebih luas antara GNG dan UNPAM, khususnya dalam program pemberdayaan disabilitas di bidang pendidikan.
“GNG berencana menghadirkan program pelatihan pembelajaran Al-Qur’an Braille bagi mahasiswa disabilitas netra di Universitas Pamulang, seperti yang sudah kami jalankan bersama Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) wilayah Banten,” ujar Muhammad Hamzah, CEO GNG.
Hamzah menambahkan bahwa program ini sejalan dengan misi GNG dalam pemberantasan buta huruf Al-Qur’an Braille serta kaderisasi calon guru melalui kegiatan Training of Trainers (TOT). Melalui sinergi ini, GNG berharap dapat memperluas dampak positif dan memberikan kesempatan setara bagi teman-teman disabilitas netra.
Apresiasi mendalam pun datang dari pihak universitas. Ketua Lembaga Layanan Disabilitas Universitas Pamulang, Dr. Nani, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan oleh GNG dan para donatur.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Generasi Nusantara Gemilang dan seluruh donatur. Bantuan Al-Qur’an Braille ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa disabilitas netra di UNPAM untuk membantu mereka membaca, memahami, dan mempelajari Al-Qur’an dengan lebih baik,” ungkap Dr. Nani.
Beliau juga berharap bantuan ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang serta menjadi amal jariyah bagi pihak-pihak yang terlibat. “Semoga bantuan ini membuka wawasan baru dan memberikan kemudahan bagi mahasiswa kami. Kami mendoakan agar seluruh donatur diberikan keberkahan rezeki, kesehatan, dan balasan kebaikan yang berlipat ganda,” tambahnya.
Melalui semangat Tahun Baru Islam, momentum ini diharapkan menjadi awal dari sinergi yang berkelanjutan. Dengan kolaborasi erat antara lembaga sosial dan institusi pendidikan, akses terhadap pendidikan Al-Qur’an yang inklusif dapat semakin terbuka lebar, sehingga setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan bertumbuh. []






