• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Featured

Alexis Non Existence

by Media Harapan
30 October 2017 17:31
in Featured, Jurnalisme Warga, Opini
0

Oleh: Zeng Wei Jian

MEDIAHARAPAN.COM – SEX TRADE is nothing new. Industri sex menguntungkan. Menurut International Labor Organization, prostitusi masuk human trafficking, bisnis senilai $32 billion a year.

Prostitusi disebut “a trick for a reason”. Pria dungu membeli illusion of consent. Dengan uangnya, dia memperoleh ilusi mutualitas. Ironic. Padahal, ‘sex-berbayar’ is not a mutual sexual experience. Di situ, bodohnya mereka. Prostitusi membuat perempuan menjadi alat fantasi masturbasi hidup. Para playboy (the john) adalah customernya. Salah satu sumber penyebaran HIV/AIDS.

Kaum Abolisi menyebut prostitusi sebagai “modern-day slavery”. Perempuan adalah korbannya. Lokasi jual-beli sex punya beberapa nama: Brothel, Rumah Bordil, Warung Remang, Lokalisasi, Pelacuran dan lain sebagainya. In prostitution, men remove women’s humanity.

Pelacuran bisa nyaru dan menyelinap in the dark. Di pinggir-pinggir jalan (streetwalker), salon, griya pijat, spa n sauna, diskotik, bars, hotel-hotel dan warung-warung. It is everywhere.

Para mucikari (pimps) mengotori kota. Menjadikannya Sin City seperti Las Vegas. Mereka berdagang badan perempuan. Pusat-pusat industri sex disebut “Underbelly”: hidden unpleasant or criminal part of society.

Mereka yang pro legalisasi prostitusi punya keyakinan (sick) that prostitution is inevitable. Mucikari dan anak-buahnya berkata, “prostitution is here to stay”. Lalu pelintir mantra Dennis Hof in Reno and Heidi Fleiss in Sydney, yang bilang “boys will be boys”.

Di Jakarta, banyak mucikari beroperasi di tempat-tempat hiburan malam. Kegiatan mereka (pimping) seringkali tanpa diketahui management club malam. Di situ problemnya. Too much night entertainment bisa bikin Jakarta jadi Sin City. Mungkin itu sebabnya, Anies-Sandi tidak memperpanjang izin operasi Hotel dan Griya Pijat Alexis.

Bravo Anies-Sandi. Dulu, Ahok ngga berani usik Alexis. Ada yang bilang karena ownernya teman dekat Mr Wir. Ternyata, Gubernur Baru lebih bernyali dari Ahok. Janji Kampanye ditepati. Ini baru “Gubernur Gue”.

THE END

Comments

comments

Previous Post

Mentan Amran Tantang Empat Bupati Utara-Utara Genjot 10 Juta Sapi

Next Post

Semangat Bela Negara dalam Sumpah Pemuda

Media Harapan

Next Post

Semangat Bela Negara dalam Sumpah Pemuda

BERITA POPULER

Alexis Non Existence

30 October 2017 17:31
Siapa “Bidan” Partai Garuda..?

Siapa “Bidan” Partai Garuda..?

17 February 2018 15:22
10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

28 August 2023 14:39
Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

29 April 2019 08:25
Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

3 April 2026 09:34
Aditya Wardana Masuk Penjara Soal Cek Kosong

Aditya Wardana Masuk Penjara Soal Cek Kosong

15 August 2017 05:03

BERITA TERBARU

Dukungan Agar Mohammad Natsir Jadi Bapak NKRI Terus Mengalir

Dukungan Agar Mohammad Natsir Jadi Bapak NKRI Terus Mengalir

3 April 2026 10:05
Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

3 April 2026 09:34
UBN: Solidaritas Negara Teluk Tunjukkan Pelemahan Hegemoni Militer AS

Gugur di Lebanon, UBN: TNI sebagai Representasi Rakyat Indonesia di Garda Perdamaian Dunia

1 April 2026 22:53
Mengapa Training KPI Sering Gagal di Indonesia dan Bagaimana F Project Membalikkan Tren Itu

Mengapa Training KPI Sering Gagal di Indonesia dan Bagaimana F Project Membalikkan Tren Itu

2 April 2026 06:36

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Dukungan Agar Mohammad Natsir Jadi Bapak NKRI Terus Mengalir

Dukungan Agar Mohammad Natsir Jadi Bapak NKRI Terus Mengalir

3 April 2026 10:05
Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

3 April 2026 09:34
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia