• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Internasional

Arab Saudi Gelontorkan Jutaan Dolar untuk Haftar

Selama kunjungannya, Haftar bertemu dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman, kepala intelijen dan menteri dalam negeri Saudi.

by Bilal
13 April 2019 12:58
in Internasional
0
Arab Saudi Gelontorkan Jutaan Dolar untuk Haftar

MEDIAHARAPAN.COM, Washington – Beberapa hari sebelum serangan komandan militer Libya Khalifa Haftar terhadapTripoli, Arab Saudi berjanji untuk memberikan puluhan juta dolar untuk operasi itu, demikian Wall Street Journal melaporkan pada Jumat (12/4).

Tawaran itu datang selama kunjungan Haftar ke Arab Saudi, salah satu dari banyak tawaran yang dimiliki  jenderal tersebut dengan pejabat penting asing menjelang kampanye militernya pada 4 April, menurut surat kabar itu.

Selama kunjungannya, Haftar bertemu dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman, kepala intelijen dan menteri dalam negeri Saudi.

Libya terus dilanda gejolak sejak 2011, ketika pemberontakan yang didukung NATO menyebabkan penggulingan dan kematian Muammar Gaddafi setelah berkuasa selama empat dekade.

Sejak itu, perpecahan politik Libya telah menghasilkan dua kutub kekuasaan bersaing: pemerintah yang didukung PBB di Tripoli dan pemerintah saingan yang berbasis di timur, di kota Bayda dan Tobruk, dengan Haftar sebagai penanggung jawab.

Kekuatan asing telah memperkuat peran komandan militer Haftar, meskipun AS dan Uni Eropa menyerukan Haftar untuk menghindari konflik militer.

“Haftar tidak akan menjadi pemain hari ini tanpa dukungan asing yang telah ia terima,” kata Wolfram Lacher, seorang ahli Libya di Institut Jerman untuk Urusan Internasional dan Keamanan kepada Journal. “Beberapa bulan terakhir, hampir semua orang naik kereta Haftar.”

Surat kabar itu mencatat, disaat AS dan Uni Eropa berusaha meyakinkan Haftar untuk menghindari konflik, pemerintah lain telah mendukungnya dengan memasok senjata dan dana, untuk memajukan tujuannya mengkonsolidasikan kekuasaan di negara itu.

“Kontak-kontak asing – bahkan untuk mendorong perdamaian – telah mengamankan status panglima perang Libya,” kata Journal.

Haftar menerima dana dari Riyadh, kata Journal mengutip pejabat Saudi, salah satu dari mereka mengatakan kepada surat kabar itu, “kami cukup murah hati.”

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengunjungi Haftar sehari setelah dia melancarkan serangan ke Tripoli, dengan harapan meyakinkan komandan untuk meninggalkan operasi dan membantu menghidupkan kembali proses perdamaian yang dipimpin PBB.

Guterres mengatakan bahwa dia meninggalkan negara itu “dengan hati yang berat dan sangat peduli.” (Anadolu/bilal)

Comments

comments

Tags: Arab SaudiKhalifa HaftarLibya
Previous Post

Sekjen: PAN Kian Solid Dukung Prabowo-Sandi

Next Post

Ratusan Warga Gaza Berdemo di Zonan Penyangga untuk Minggu ke-53

Bilal

Next Post
Ratusan Warga Gaza Berdemo di Zonan Penyangga untuk Minggu ke-53

Ratusan Warga Gaza Berdemo di Zonan Penyangga untuk Minggu ke-53

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Galang Donasi 8 Hari, SMAN6KO 2002 Sumbang Rp 15 Juta Untuk Korban Kebakaran Pengantungan

Galang Donasi 8 Hari, SMAN6KO 2002 Sumbang Rp 15 Juta Untuk Korban Kebakaran Pengantungan

25 August 2026 21:33
Sambut Baik Klarifikasi Kemhan soal Hijab, DDII Desak Hak Mahasiswi Mundur Dipulihkan

Sambut Baik Klarifikasi Kemhan soal Hijab, DDII Desak Hak Mahasiswi Mundur Dipulihkan

24 August 2026 08:31
Kunjungi Dewan Dakwah, Presiden WADAH Malaysia Serukan Penguatan Kader dan Persatuan Serumpun

Kunjungi Dewan Dakwah, Presiden WADAH Malaysia Serukan Penguatan Kader dan Persatuan Serumpun

23 August 2026 14:45
Wamendes Harap WI Pelopori Bangun Pesantren Tahfiz Yatim dan Dhuafa di Desa

Wamendes Harap WI Pelopori Bangun Pesantren Tahfiz Yatim dan Dhuafa di Desa

22 August 2026 16:52

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Galang Donasi 8 Hari, SMAN6KO 2002 Sumbang Rp 15 Juta Untuk Korban Kebakaran Pengantungan

Galang Donasi 8 Hari, SMAN6KO 2002 Sumbang Rp 15 Juta Untuk Korban Kebakaran Pengantungan

25 August 2026 21:33
Sambut Baik Klarifikasi Kemhan soal Hijab, DDII Desak Hak Mahasiswi Mundur Dipulihkan

Sambut Baik Klarifikasi Kemhan soal Hijab, DDII Desak Hak Mahasiswi Mundur Dipulihkan

24 August 2026 08:31
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia