MEDIAHARAPAN.COM, Washington – Amerika Serikat berharap dapat mengakhiri ambisi nuklir Korea Utara sebelum berakhirnya masa jabatan pertama Presiden Donald Trump pada Januari 2021, menyusul pertemuan Tingkat Tinggi di Vietnam yang gagal pada bulan lalu, menurut kantor berita Kyodo Jepang.
“Amerika Serikat bertujuan untuk mendenuklirisasi Korea Utara di akhir masa jabajab pertama [presiden] pada Januari 2021, “kantor berita Jepang Kyodo mengutip seorang diplomat AS tanpa nama mengatakan.
Pernyataan AS itu disampaikan di tengah laporan bahwa Korea Utara “memulihkan bangunan pendukung” dari situs Dongchang-nya. Situs peluncuran rudal jarak jauh yang sebagian dibongkar tahun lalu.
Proses denuklirisasi melibatkan pemindahan hulu ledak nuklir dan bahan fisil, menghancurkan rudal balistik antarbenua, dan secara permanen membekukan senjata lain dari program pemusnah massal, kata pejabat AS itu kepada wartawan.
“Dalam pandangan kami, itu masih bisa dilakukan dalam masa jabatan pertama presiden, dan itulah yang kami dorong sangat keras dengan Korea Utara untuk mencapainya,” kata pejabat AS itu.
Kyodo juga mengutip Penasihat Keamanan Nasional John Bolton yang mengatakan bahwa presiden AS “terbuka untuk mengadakan pembicaraan lebih lanjut dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengenai denuklirisasi meskipun pertemuan kedua mereka gagal pada pekan lalu”.
Trump dan Kim tiba-tiba memutus pembicaraan mereka di KTT Hanoi pada 28 Februari. Menurut Trump, dia tidak dapat memenuhi permintaan “sepenuhnya mencabut sanksi terhadap Pyongyang” untuk imbal balik denuklirisasi.
Klaim Trump ditolak oleh Korea Utara. (Anadolu/bilal)





