• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Featured

“Bijaklah Bukan Pijaklah”

by Media Harapan
13 April 2017 21:33
in Featured, Khazanah, Nasional, Tausiyah
0

Oleh : Buya Gusrizal Gazahar

(Ketua MUI Sumatera Barat) 

Kita sering berkata kepada orang yang dizhalimi, bersabarlah !

Kita bahkan berkata ketika orang yang dizhalimi bereaksi menolak kezhaliman, jangan emosional dan tak perlu terlalu berlebihan !

Tapi kita tak mau berkata kepada pelaku kezhaliman, “berhentilah ! sadarlah ! bertaubatlah ! minta maaflah ! atau semisalnya.

Dengan kalimat-kalimat yang tidak berimbang seperti itu, kita sebenarnya bukannya bernasehat tapi menunjukkan bahwa kita paling bijak di antara mereka berdua.

Ketahuilah !

Menolak kezhaliman dengan memperlakukan seorang zhalim sesuai dengan kezhaliman selama tidak haram seperti menghilangkan penghormatan kepada orang yang tidak pandai menghormati orang lain, bukanlah suatu yang haram dapam agama.

Walaupun membalas dengan lebih baik adalah afdhal berdasarkan firman Allah swt:

{ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ السَّيِّئَةَ ۚ نَحْنُ أَعْلَمُ بِمَا يَصِفُونَ} [المؤمنون : 96]

“Tolaklah perbuatan buruk mereka dengan yang lebih baik. Kami lebih mengetahui apa yang mereka sifatkan”. (QS. al-Mukminun 23:96)

Namun membalas perbuatan dengan cara yang seimbang juga diizinkan oleh Allah swt sebagaimana firman-Nya:

ۚ فَمَنِ اعْتَدَىٰ عَلَيْكُمْ فَاعْتَدُوا عَلَيْهِ بِمِثْلِ مَا اعْتَدَىٰ عَلَيْكُمْ ۚ

“…Oleh sebab itu siapa yang menyerangmu, maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu…”. (QS. al-Baqarah 2:194)

Jadi, bila kita merasa pintar dan hebat memberikan nasehat sabar kepada orang yang dizhalimi maka kita juga harus berani mengatakan kepada yang menzhalimi bahwa “anda zhalim dan perbuatan anda adalah salah”

Kemudian ingatlah bahwa sikap orang yang dizhalimi tidak harus kita paksa mengambil sikap mengalah karena ia punya hak untuk memperlakukan orang yang menzhaliminya dg cara yang sama selama itu tidak dosa !

Apalagi jika sikap mengalah dan bertawadhu’ hanya akan menambah kecongkakan dan kesombongan pelaku kezhaliman.

Keberimbangan inilah yang bersesuaian dengan petunjuk Rasul saw:

عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ انْصُرْ أَخَاكَ ظَالِمًا أَوْ مَظْلُومًا فَقَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَنْصُرُهُ إِذَا كَانَ مَظْلُومًا أَفَرَأَيْتَ إِذَا كَانَ ظَالِمًا كَيْفَ أَنْصُرُهُ قَالَ تَحْجُزُهُ أَوْ تَمْنَعُهُ مِنْ الظُّلْمِ فَإِنَّ ذَلِكَ نَصْرُهُ

“dari Anas r’a, beliau mengatakan, Rasulullah saw bersabda: “Tolonglah saudaramu baik ia zhalim atau dizhalimi.” Ada seorang laki-laki bertanya; ‘ya Rasulullah, saya maklum jika ia dizhalimi, namun bagaimana saya menolong padahal ia zhalim? ‘ Nabi menjawab; “engkau mencegahnya atau menahannya dari kezhaliman, itulah cara menolongnya.” (HR. Bukhari)

Wallahu a’lam.

Comments

comments

Previous Post

Warga Lanny Jaya, Papua Minta Bawaslu RI Usut Kecurangan Pilkada

Next Post

GPII: Stop Tuduhan Makar Pada Ulama

Media Harapan

Next Post

GPII: Stop Tuduhan Makar Pada Ulama

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Wisuda 73 Santri SHQ, UBN: Al-Qur’an Harus Diamalkan Sepanjang Hayat

Wisuda 73 Santri SHQ, UBN: Al-Qur’an Harus Diamalkan Sepanjang Hayat

16 July 2026 21:48
Nggak Cuma Vendor dan Dekor, Ini Persiapan yang Harus Diperhatikan Sebelum Menikah 

Nggak Cuma Vendor dan Dekor, Ini Persiapan yang Harus Diperhatikan Sebelum Menikah 

16 July 2026 21:38
Ketika Dakwah Dihadang: Sikap dan Harapan Pengurus Pusat PERWATI

Ketika Dakwah Dihadang: Sikap dan Harapan Pengurus Pusat PERWATI

12 July 2026 15:21
Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

20 June 2026 20:47

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Wisuda 73 Santri SHQ, UBN: Al-Qur’an Harus Diamalkan Sepanjang Hayat

Wisuda 73 Santri SHQ, UBN: Al-Qur’an Harus Diamalkan Sepanjang Hayat

16 July 2026 21:48
Nggak Cuma Vendor dan Dekor, Ini Persiapan yang Harus Diperhatikan Sebelum Menikah 

Nggak Cuma Vendor dan Dekor, Ini Persiapan yang Harus Diperhatikan Sebelum Menikah 

16 July 2026 21:38
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia