• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Internasional

Demonstrasi Jaket Kuning di Perancis Masuki Minggu ke-19

Demonstrasi anti-pemerintah di Perancis menghadapi tantangan keamanan yang ketat

by Bilal
24 March 2019 19:45
in Internasional
0
Demonstrasi Jaket Kuning di Perancis Masuki Minggu ke-19

MEDIAHARAPAN.COM, Para demonstran Rompi Kuning di Perancis  pada Sabtu (23/3) kembali turun ke jalan-jalan kota secara nasional untuk memprotes kebijakan Presiden Emmanuel Macron.

Dalam aksi pada minggu ke-19, dan setelah kekerasan berlanjut, demonstrasi menghadapi langkah-langkah keamanan yang ketat. Para pengunjuk rasa tidak diizinkan berdemonstrasi di sepanjang Champs-Elysees yang ikonis di Paris atau di pusat kota Bordeaux, Toulouse, Marseille, Nice, dan Rouen.

Pasukan keamanan mengumumkan bahwa 51 demonstran telah ditangkap sejauh ini, dan 29 orang yang melanggar larangan aksi di Champs-Elysees didenda.

Didier Lallement, kepala polisi Paris yang baru, mengatakan bahwa mereka telah membentuk unit-unit khusus untuk merespon para demonstran dengan lebih cepat.

Di Paris, sekitar 6.000 polisi sedang bertugas dibantu dengan dua drone. Tentara Prancis juga dikerahkan untuk memastikan ketertiban.

Para pengunjuk rasa di Nice, Prancis selatan, tetap menggelar protes meskipun dilarang, polisi kemudian menangkap 20 orang dari mereka.

Pada hari Jumat, Jenderal Bruno Leray, gubernur militer Paris, mengatakan unit keamanan diizinkan untuk menembak jika nyawa mereka terancam.

Protes Yellow Vest dimulai empat bulan lalu sebagai reaksi terhadap kenaikan biaya bahan bakar. Namun, demonstrasi kemudian berubah menjadi kerusuhan anti-pemerintah.

Protes telah menewaskan 11 orang dan lebih dari 2.000 orang lainnya terluka, menurut pemerintah Perancis.

Sekitar 8.400 orang telah ditangkap karena protes dan 2.000 orang mendapat hukuman penjara. (Anadolu/bilal)

Comments

comments

Tags: Jaket KuningPerancisYellow Vest
Previous Post

Jokowi Resmikan Operasional MRT Jakarta

Next Post

Korban Serangan Rusia di Idlib Teru Meningkat

Bilal

Next Post
Korban Serangan Rusia di Idlib Teru Meningkat

Korban Serangan Rusia di Idlib Teru Meningkat

BERITA POPULER

Demonstrasi Jaket Kuning di Perancis Masuki Minggu ke-19

Demonstrasi Jaket Kuning di Perancis Masuki Minggu ke-19

24 March 2019 19:45
Siapa “Bidan” Partai Garuda..?

Siapa “Bidan” Partai Garuda..?

17 February 2018 15:22
10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

28 August 2023 14:39
Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

29 April 2019 08:25
Aditya Wardana Masuk Penjara Soal Cek Kosong

Aditya Wardana Masuk Penjara Soal Cek Kosong

15 August 2017 05:03
Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

3 April 2026 09:34

BERITA TERBARU

Dukungan Agar Mohammad Natsir Jadi Bapak NKRI Terus Mengalir

Dukungan Agar Mohammad Natsir Jadi Bapak NKRI Terus Mengalir

3 April 2026 10:05
Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

3 April 2026 09:34
UBN: Solidaritas Negara Teluk Tunjukkan Pelemahan Hegemoni Militer AS

Gugur di Lebanon, UBN: TNI sebagai Representasi Rakyat Indonesia di Garda Perdamaian Dunia

1 April 2026 22:53
Mengapa Training KPI Sering Gagal di Indonesia dan Bagaimana F Project Membalikkan Tren Itu

Mengapa Training KPI Sering Gagal di Indonesia dan Bagaimana F Project Membalikkan Tren Itu

2 April 2026 06:36

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Dukungan Agar Mohammad Natsir Jadi Bapak NKRI Terus Mengalir

Dukungan Agar Mohammad Natsir Jadi Bapak NKRI Terus Mengalir

3 April 2026 10:05
Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

3 April 2026 09:34
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia