• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Inspirasi

Di Puncak Gunung Gede Pendaki Cilik Fayyadh, Disambut Butiran Es

Fayyadh mengaku senang dengan pendakian ini.

by Bilal
17 September 2019 11:55
in Inspirasi
0
Di Puncak Gunung Gede Pendaki Cilik Fayyadh, Disambut Butiran Es

MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – Pendaki cilik asal Cipondoh Tangerang, Fayyadh Qaishar Syafiq (11 tahun), melakukan kembali pendakian yang kedua kalinya di Gunung Gede Desa Suka Tani, Cipanas, Bogor, Jawa Barat.

Pendakian kali ini disambut butiran es yang menghampar di sekitar Surya Kencana, tempat para pendaki bermalam sebelum menuju puncak Gunung Gede.

Suhu berkisar 3-5 derajat celcius pada pagi hari, dan sekitar pukul 05.30 WIB membuat sejumlah pendaki terhenti. Pendaki pun memilih waktu lebih siang untuk melakukan pendakian, karena cuaca yang cukup ekstrim.

Meski demikian, Fayyadh tetap bersemangat menuntaskan puncak gede dengan ketinggian 2958 meter diatas permukaan laut (MDPL). Dari puncak gede, pendaki dapat melihat secara langsung gagahnya gunung Pangrango dan ribuan tenda yang di bangun di Surya Kencana.

Fayyadh mengaku senang dengan pendakian ini. Apalagi, ujarnya, setiap pendakian selalu saja ada hal-hal baru yang menarik untuk dijelajahi.

“Senang, meski cuaca cukup ekstrim, setiap mendaki ada hal baru yang bisa di temui, terutama soal cuaca,” kata Fayyadh dalam keterangannya, Minggu (16/9/2019).

Sebelumnya Fayyadh pernah melakukan pendakian di Gunung Gede pada bulan April, dan disambut hujan besar yang tak kunjung henti.

Meski cuaca ekstrim, jelang peralihan musim, namun ribuan pendaki memadati surya kencana untuk melakukan pendakian dan jelajah alam.

Sementara itu, anggota tim pendamping, yang menemani Fayyadh, bernama Reza Alfarizi, mengatakan bahwa pendakian kali ini cukup menguras energi, selain jumlah pendaki yang cukup banyak dan terdapat antrian di setiap posnya. Cuaca yang sangat dingin juga membuat sejumlah pendaki memilih waktu lebih siang agar bisa menuju puncak. Hal ini untuk menghindari cuaca yang sangat dingin.

“Cuaca ekstrim, banyak yg memilih naik puncak gede, di atas jam 6 pagi, biasanya dari subuh sudah berangkat,”ujarnya.

Kali ini, pendakian Fayyadh dan tim pendakian dilakukan melalui jalur putri dengan melalui pos 1 sampai pos lima. Kemudian dilanjutkan bermalam di Surya kencana dan paginya langsung menuju puncak dengan ketinggian 2958 MDPL. []

Comments

comments

Tags: Gunung GedePendaki CilikPENDAKI GUNUNG
Previous Post

Halal Institute Apresiasi Rencana Pemerintah Revisi Permendag 29/2019

Next Post

Nasyiatul Aisyiyah: Revisi UU Harusnya Kuatkan KPK

Bilal

Next Post
Nasyiatul Aisyiyah: Revisi UU Harusnya Kuatkan KPK

Nasyiatul Aisyiyah: Revisi UU Harusnya Kuatkan KPK

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Pembukaan Muktamar ke-5 WI Akan Kukuhkan 10.000 Guru Al-Qur’an

Pembukaan Muktamar ke-5 WI Akan Kukuhkan 10.000 Guru Al-Qur’an

4 August 2026 08:31
Katarak Mata: Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Menjaga Penglihatan Sejak Dini

Katarak Mata: Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Menjaga Penglihatan Sejak Dini

23 July 2026 05:33
Rumah Awet Bertahun-Tahun? Kenali Jenis Rayap yang Bisa Mengurangi Usia Bangunan

Rumah Awet Bertahun-Tahun? Kenali Jenis Rayap yang Bisa Mengurangi Usia Bangunan

23 July 2026 05:31
Wisuda 73 Santri SHQ, UBN: Al-Qur’an Harus Diamalkan Sepanjang Hayat

Wisuda 73 Santri SHQ, UBN: Al-Qur’an Harus Diamalkan Sepanjang Hayat

16 July 2026 21:48

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Pembukaan Muktamar ke-5 WI Akan Kukuhkan 10.000 Guru Al-Qur’an

Pembukaan Muktamar ke-5 WI Akan Kukuhkan 10.000 Guru Al-Qur’an

4 August 2026 08:31
Katarak Mata: Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Menjaga Penglihatan Sejak Dini

Katarak Mata: Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Menjaga Penglihatan Sejak Dini

23 July 2026 05:33
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia