MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menerima courtessy call Menteri Pertanian Timor Leste di Kantor Pusat Kementan, Senin (18/12/2017). Pada kesempatan ini, Menteri membahas kerja sama antar kedua negara soal sektor pengembangan pertanian.
Mentan Amran mengatakan sejak 2008, pemerintah Indonesia berkomitmen membangun mengembangkan sektor pertanian Timor Leste. Di antara melalui pengembangan alat mesin pertanian dan program peningkatan kapasitas petani. “Indonesia juga membantu memenuhi kebutuhan bawang merah Timor Leste,” ungkap Amran.
Tak sebatas itu, Kementerian Pertanian yang baru mendapatkan apresiasi dari KPK menambahkan Pemerintah Indonesia melauli Kementrian Pertanian bersedia membantu mengembangkan pertanian di Timor Leste secara total di semua sub sektor pertanian. Misalnya, kerja sama dalam pengembangan populasi ternak melalui teknologi inseminasi buatan. “Dan bila dipandang perlu untuk memperluas cakupan wilayah kerja sama, Kementerian pertanian siap,” paparnya.
Untuk diketahui, pada tanggal 12 Otkober 2017 lalu, Kementan telah melepas ekspor perdana bawang merah ke Timor Leste sebanyak 30 ton di Pos Lintas Batas Motamasin, Kabupaten Malaka. Pelepasan ekspor dilakukan di perbatasan RI-Timor Leste oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang diwakili Staf Ahli Mentan Bidang Infrastruktur, Ani Andayani, sekaligus Penanggungjawan Program Upaya Khusus (Upsus) Provinsi NTT.






