MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – Mengenai alasa kesediaan menjadi tuan rumah dalam KTT IORA, Pemerintah melalui Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan bahwa Pemerintah ingin menunjukkan kepemimpinan Indonesia di kawasan Lingkar Samudra Hindia.
“Ini merupakan tambahan atau satu rangkaian dari leadership yang ingin dimainkan oleh Indonesia di berbagai kawasan,” Kata Menlu kepada wartawan usai mengikuti rapat terbatas Persiapan KTT IORA, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (2/3/2017) siang.
Retno mengatakan di kawasan Asia Indonesia sudah bermain demikian juga di kawasan Pasifik, maka Indonesia ingin bermain juga, memberikan kontribusi yang besar di Lingkar Samudra Hindia, yang selama ini belum ada satu governance yang bagus. Sehingga kepemimpinan Indonesia akan ditunjukkan dengan KTT ini.
“Jadi sekali lagi, kita ingin menggunakan leadership ini untuk mengisi governance di dalam kawasan Lingkar Samudra Hindia. Dengan governance ini, kita berharap bahwa keamanan dan keselamatan (safety and security) di Lingkar Samudera Hindia akan terjamin. Dan dengan jaminan safety and security ini, maka kerjasama-kerjasama ekonominya dapat dilakukan,” paparnya.
Menurut Retno, ada 6 prioritas sektor dalam IORA, yaitu keamanan dan keselamatan maritim, fasilitasi perdagangan investasi, manajemen risiko bencana, manajemen perikanan, akademi dan IPTEK, serta pariwisata dan pertukaran budaya. Sementara 2 cross-cutting issue-nya adalah mengenai pemberdayaan perempuan, yang kedua mengenai masalah blue economy.





