• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Featured

Ini Penjelasan Panglima TNI Soal Puisi yang Dibacakannya

by Media Harapan
26 May 2017 11:56
in Featured, Nasional, Politik & Keamanan, Ragam
0

MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan agar siapapun dapat melihat sesuatu berdasarkan konteks yang di sampaikan, karena menurutnya ancaman nyata saat ini yang paling berbahaya antara lain adalah soal imigrasi. 

“Imigrasi itu bukan pengungsian, seperti yang dikatakan Presiden RI Joko Widodo bahwa kompetisi global antar negara sekarang sudah meningkat menjadi kompetisi antar manusia yang tidak mengenal batas negara dan berusaha mencari tempat menjanjikan kehidupan yang lebih baik,” Kata Panglima TNI kepada wartawan di Gedung Kemendagri Jl. Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta Selatan, Rabu (24/5/2017). 

 

Gatot menjelaskan bahwa, imigrasi dapat menyebabkan penduduk asli menjadi terpinggirkan. 
“Dari imigrasi bisa kita lihat, dahulu di Amerika ada suku Indian, sekarang hampir punah, di Australia ada suku Aborigin sekarang juga hampir tidak ada lagi dan suku Melayu di Singapura, sehingga puisi itu mengingatkan apabila kita tidak waspada nanti akan banyak anak cucu kita sama seperti Jaka (nama tokoh dalam puisi Tapi Bukan Kami Punya) yang menjadi terpinggirkan,” pungkasnya.

Hal ini disampaikan Gatot terkait munculnya sejumlah pro-kontra atas penggalan puisi yang dibacakannya dalam acara Rapimnas Partai Golkar di Balikpapan beberapa waktu lalu. 

Puisi berjudul “Tapi Bukan Kami Punya” karya peneliti senior Denny JA itu berisikan sebuah kritik sosial dan kritik ketidakadilan ditengah masyarakat bangsa Indonesia saat ini, meski tidak dibacakan secara keseluruhan namun lanjutan isi puisi tersebut memang menyinggung langkah penegakkan hukum oleh institusi polri serta sejumlah ketimpangan lainnya. (MH007) 

Comments

comments

Previous Post

Burung Garuda Teteskan Air Mata

Next Post

NCID : Bom Panci Terulang, Bukti Pemerintah Lengah Atasi Teroris

Media Harapan

Next Post
NCID : Bom Panci Terulang, Bukti Pemerintah Lengah Atasi Teroris

NCID : Bom Panci Terulang, Bukti Pemerintah Lengah Atasi Teroris

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Wisuda 73 Santri SHQ, UBN: Al-Qur’an Harus Diamalkan Sepanjang Hayat

Wisuda 73 Santri SHQ, UBN: Al-Qur’an Harus Diamalkan Sepanjang Hayat

16 July 2026 21:48
Nggak Cuma Vendor dan Dekor, Ini Persiapan yang Harus Diperhatikan Sebelum Menikah 

Nggak Cuma Vendor dan Dekor, Ini Persiapan yang Harus Diperhatikan Sebelum Menikah 

16 July 2026 21:38
Ketika Dakwah Dihadang: Sikap dan Harapan Pengurus Pusat PERWATI

Ketika Dakwah Dihadang: Sikap dan Harapan Pengurus Pusat PERWATI

12 July 2026 15:21
Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

20 June 2026 20:47

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Wisuda 73 Santri SHQ, UBN: Al-Qur’an Harus Diamalkan Sepanjang Hayat

Wisuda 73 Santri SHQ, UBN: Al-Qur’an Harus Diamalkan Sepanjang Hayat

16 July 2026 21:48
Nggak Cuma Vendor dan Dekor, Ini Persiapan yang Harus Diperhatikan Sebelum Menikah 

Nggak Cuma Vendor dan Dekor, Ini Persiapan yang Harus Diperhatikan Sebelum Menikah 

16 July 2026 21:38
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia