MEDIAHARAPAN.COM, Batusangkar, Sumatera Barat-Karang taruna sebagai wadah pengembangan generasi muda non partisan, lahir dari kesadaran dan tanggung jawab sosial kemasyarakatan sudah sepatutnya melakukan berbagai usaha dan upaya menciptakan kreatifitas masyarakat terutama generasi muda.
Seperti halnya yang dilakukan Karangtaruna Batang Sarasah, Nagari Kumango Kecamatan Sungai Tarab Tanah Datar, membangun kolam ikan untuk membudidayakan ikan air tawar di lahan yang selama ini tidak dimanfaatkan (lahan tidur).
Camat Sungai Tarab Afrizal yang meninjau langsung kegiatan Karang Taruna Batang Sarasah, Selasa (01/10) kepada media ini via telepon menuturkan jika aktifitas generasi muda yang tergabung dalam karang taruna ini sangat baik dan patut diapresiasi sekaligus memberikan dukungan atas kreatifitas generasi muda yang dapat memotivasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur tersebut.
Camat Afrizal yang akrab disapa ayah ini menyebutkan, “Pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif merupakan langkah dan kreatifitas yang bagus sekali, karena tentunya akan memberikan dampak bagi peningkatan ekonomi masyarakat apalagi jika dikelola dengan baik dan benar, “ucapnya.
Afrizal berharap perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah (pemda) melalui dinas terkait tentu juga sangat dibutuhkan. “Tentunya dukungan dan bantuan dari instansi terkait sangat kita harapkan, apalagi kalau ada berupa bantuan modal maupun bibit ikan, sehingga di samping bisa meningkatkan kualitas kegiatan juga bisa memberikan motivasi bagi kelompok ataupun masyarakat lainnya dalam memanfaatkan lahan tidurnya menjadi lahan yang produktif,” sambungnya.
Pada kesempatan yang sama ketua Karang Taruna Batang Sarasah Satrya Rahma Nugraha, pada saat gotong royong membuat kolam ikan air tawar itu mengungkapkan, bahwa karang taruna ini direncanakan akan membuat 2 unit kolam ikan ditempat yang sama.
“Lahan tidur yang kita jadikan kolam ikan ini akan kita buat 2 unit kolam dan direncanakan diisi dengan jenis ikan mas, nila dan gurami, karena kita menilai jenis ikan ini mudah berkembang biakkan di air tawar,” ucapnya.
Di samping itu, tambah Satrya, pembuatan kolam ikan nantinya akan memanfaatkan saluran air, tali bandar bendungan atau saluran air lainnya yang ada disekitar lokasi. “Dengan pemanfaatan saluran air itu, diharapkan juga kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di sana, sehingga lingkungan bersih dan bermanfaat serta bisa juga untuk kebutuhan pertanian lainnya,” ulas Satrya.
Kedepannya Satrya berkeinginan untuk memetakan potensi lahan tidur lainnya yang ada di Nagari Kumango untuk dikelola, dari itu dirinya mohon izin dan dukungan dari semua pihak, sehingg keinginan itu dapat terwujud. (Irfan F)











