• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Nasional Daerah

Melalui Konferensi Internasional Muslimah, JIC Ingin Tingkatkan Peran Perempuan

Konferensi Muslimah diharapkan berkontribusi bagi pemberdayaan perempuan

by Bilal
17 December 2024 17:05
in Daerah, Featured, Nasional
0
Melalui Konferensi Internasional Muslimah, JIC Ingin Tingkatkan Peran Perempuan

Jakarta – Jakarta Islamic Centre (JIC) atau Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) menyelenggarakan World International Muslimah Conference pada (17-18/12/2024) di Hotel Tavia, Jakarta.

Acara yang mengangkat Tema “Pola Baru Peran Perempuan: Mewujudkan Perempuan Aktif dan Berdaya saing di Ranah Publik,” ini merupakan salah satu program kegiatan berkelas internasional yang diinisiasi oleh PPIJ.

“PPIJ punya program tiga klaster, yaitu provinsi, nasional dan internasional. Konferensi ini kegiatan berskala Internasional,” kata Kepala Pusat PPIJ KH Didi Supandi saat memberikan keterangan pada media, di Hotel Tavia, Jakarta, Selasa (17/12/2024).

Kepala Pusat PPIJ KH. Didi Supandi

Kiyai Didi menjelaskan bahwa PPIJ sengaja memilih tema peranan perempuan untuk Konferensi Internasional Muslimah kali ini. Karena, PPIJ melihat masih banyak kendala yang dialami perempuan untuk berkembang di dunia politik, kepemimpinan, budaya, dan dunia kerja. Kyai Didi berharap, Konferensi Internasional Muslimah ini dapat menjadi wadah pertemuan pemikiran dan gagasan para muslimah dari berbagai negara, sehingga menjadi sumbangsih bagi pembangunan tata masyarakat dunia.

“Dengan diadakannya Konferensi Internasional di sini, diharapkan JIC menjadi media bertumbuhnya ide-ide dan pemikiran-pemikiran perempuan yang berkontribusi bagi peradaban dunia,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Kiyai Didi, kegiatan konferensi Internasional Muslimah sengaja digelar di penghujung tahun, agar kegiatan dapat diselenggarakan dengan sempurna.

“Kegiatan digagas di akhir tahun, agar segala hal dipersiapkan lebih baik,” ucapnya.

Lebih dari itu, Kiyai Didi menambahkan, peran perempuan di ruang publik, masih banyak menghadapi kendala dan stigma budaya yang tidak mendukung perkembangan perempuan. Ia berpendapat kendala tersebut dapat ditanggulangi dengan peningkatan bacaan bagi kaum wanita.

“Dengan peningkatan literasi, mungkin akan lebih baik kualitas peran perempuan seperti di dunia politik,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengarusutamaan Gender (PUG) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Bidang Politik dan Hukum, Iip Ilham Firman juga menyinggung masih besarnya tingkat diskriminasi terhadap perempuan di ruang publik akibat masih kuatnya budaya patriarki di masyarakat.

“Budaya patriarki berperan penting menciptakan diskriminasi terhadap perempuan, sehingga ruang gerak perempuan masih sebatas di ruang-ruang domestik,” katanya saat memberikan sambutan pada pembukaan Konferensi Internasional Muslimah di Hotel Tavia, Jakarta, Selasa (17/12/2024).

Meski demikia, menurut Iip, saat ini peningkatan peran perempuan di ruang publik. Hal ini terjadi akibat adanya perubahan konstruksi sosial masyarakat. Namun, dia meminta agar masyarakat tidak berpuas diri, sebab menurut data Badan Pusat Statistik, indeks pembangunan dan penerimaan gender di sejumlah provinsi di Indonesia masih perlu dioptimalkan.

“Sekira 20 provinsi di Indonesia, kualitas pembangunan gendernya masih di bawah rata-rata. Masih lebih rendah dan memperihatinkan,” katanya.

Dalam konteks kerjasama, kata Iip, Kementerian PPA memberikan apresiasi kepada PPIJ atas diselenggarakannya Konferensi Muslimah Internasional.

“Kami menyampaikan salam hormat kepada seluruh peserta dari ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, yang sedianya akan hadir, namun berhalangan,” ucapnya.

Pembukaan konferensi juga sempat dibuka oleh sejumlah Ulama dari luar negeri, seperti Mesir, Hongkong dan Palestina, serta perwakilan sejumlah aktivis Muslimah luar negeri.

Kegiatan Konferensi Internasional ini diikuti oleh 100 peserta dari berbagai negara ASEAN, Timur Tengah, dan jaringan JIC di Indonesia. []

 

Comments

comments

Tags: Jakarta Islamic CenterKonferensi Internasional MuslimahPembangunan GenderPPIJ
Previous Post

LAZNAS DDII Raih Kategori Terbaik di Indonesia Fundraising Awards (IFA) 2024

Next Post

Terbentuknya Negara : Pemikiran Barat vs Muslim

Bilal

Next Post
Terbentuknya Negara : Pemikiran Barat vs Muslim

Terbentuknya Negara : Pemikiran Barat vs Muslim

BERITA POPULER

Melalui Konferensi Internasional Muslimah, JIC Ingin Tingkatkan Peran Perempuan

Melalui Konferensi Internasional Muslimah, JIC Ingin Tingkatkan Peran Perempuan

17 December 2024 17:05
Ragam Kesenian Tradisional Yogyakarta

Ragam Kesenian Tradisional Yogyakarta

4 October 2022 09:04
Cara memperbaiki printer mp287 dengan kode error e03

Cara memperbaiki printer mp287 dengan kode error e03

20 April 2023 09:33
10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

28 August 2023 14:39
Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

29 April 2019 08:25
noor-azhari

Kasus Pagar Laut Tangerang dan Indikasi Kejahatan Struktural SDA

19 January 2026 12:32

BERITA TERBARU

Forjim Jajaki Kerjasama dengan Pusat Kebudayaan Turki

Forjim Jajaki Kerjasama dengan Pusat Kebudayaan Turki

22 January 2026 11:21
noor-azhari

Kasus Pagar Laut Tangerang dan Indikasi Kejahatan Struktural SDA

19 January 2026 12:32
Peduli Anak Stunting, TPPKK Tanah Datar Bangun MCK Untuk Keluarga Stunting

Peduli Anak Stunting, TPPKK Tanah Datar Bangun MCK Untuk Keluarga Stunting

9 January 2026 09:56
Sambut Wajib Sertifikasi Halal 2026, IHW Saran Masa Berlaku Empat Tahun

Sambut Wajib Sertifikasi Halal 2026, IHW Saran Masa Berlaku Empat Tahun

4 January 2026 21:30

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Forjim Jajaki Kerjasama dengan Pusat Kebudayaan Turki

Forjim Jajaki Kerjasama dengan Pusat Kebudayaan Turki

22 January 2026 11:21
noor-azhari

Kasus Pagar Laut Tangerang dan Indikasi Kejahatan Struktural SDA

19 January 2026 12:32
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia