• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Featured

Muhammadiyah Bantah Disuap RRC agar Bungkam Soal Uighur

Soal pembelaan Uighur, sikap Muhammadiyah tidak pernah berubah.

by Bilal
14 December 2019 09:14
in Featured, Nasional, Politik
0
Soal Cadar, Sekjen MUI: Pemerintah Jangan Buat Gaduh, Depankan Dialog

MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – Pemberitaan media asing menyebut sejumlah ormas Islam RI disuap China agar bungkam soal isu hak asasi manusia etnis Uighur. Artikel itu terbit pada Rabu (11/12) di laman daring WSJ dengan judul “How China Persuaded On Muslim Nation to Keep Silent on Xinjiang Camps“.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Anwar Abbas membantah tuduhan tersebut, menurutnya Muhammadiyah tidak pernah berubah sikapnya soal Uighur.

“Apakah dengan mengundang tokoh-tokoh dari ketiga ormas ke Uighur China lalu ketiga ormas itu akan melemah kepada Pemerintah China? Tidak,” kata Anwar kepada wartawan di Jakarta, Jumat (14/12) seperti dilansir Republika.co.id.

Anwar memerinci, tiga ormas dimaksud adalah Majelis Ulama Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah. “China menyuap MUI, NU, dan Muhammadiyah? Bagaimana caranya mereka menyuap ketiga organisasi tersebut,” katanya.

Anwar yang juga sekretaris jenderal MUI mengatakan, sikap ormas-ormas islam itu sudah jelas, yaitu amar makruf nahi mungkar atau mengajak kebaikan dan mencegah kemungkaran. Jika tindakan Pemerintah China itu baik, menurut dia, tentu didukung. Tapi, jika zalim kepada rakyat Uighur maka sikap dari ormas Islam sudah jelas.

“Kami tidak akan membiarkan praktik kezaliman itu ada,” kata dia

Anwar menjelaskan, pihaknya mengutuk sikap dan tindakan Pemerintah China terhadap umat Islam Uighur. Hal itu juga berlaku bagi Amerika Serikat yang zalim terhadap rakyat Afghanistan dan Palestina.

MUI dan Muhammadiyah, menurut Anwar, cinta damai dan keadilan. Ia menegaskan bahwa meskipun seribu kali Pemerintah Cina mengundang MUI dan Muhammadiyah untuk datang ke Cina, sikap terhadap Uighur tidak akan berubah.

“Maka selama Pemerintah Cina tidak bisa menghormati hak-hak beragama dari rakyat Uighur, MUI dan Muhammadiyah akan tetap bersuara dengan lantang melawannya,” katanya.

Demikian juga, menurut Anwar, untuk kasus di Afghanistan dan Palestina. Selama Amerika tidak menghormati hak-hak rakyat Afghanistan dan Palestina, MUI danMuhammadiyah jelas tidak akan tinggal diam.

MUI dan Muhammadiyah, menurut Anwar, tidak memusuhi Cina dan Amerika. “Yang kami musuhi adalah perbuatannya yang tidak benar dan tidak manusiawi tersebut,” kata dia. []

Comments

comments

Tags: MUHAMMADIYAHUighur
Previous Post

HIMPAUDI Award 2019, Ny. Emi Irdinansyah Terima Penghargaan Dari Pemerintah Pusat

Next Post

Elevan Yusmanto Akan Maksimalkan KAMMI Bela Umat

Bilal

Next Post
Elevan Yusmanto Akan Maksimalkan KAMMI Bela Umat

Elevan Yusmanto Akan Maksimalkan KAMMI Bela Umat

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Konsolidasi di Pantura, STII Lirik Pengembangan Pertanian Kawasan

Konsolidasi di Pantura, STII Lirik Pengembangan Pertanian Kawasan

20 August 2026 08:11
Masyarakat Bogor Desak Walikota Larang LGBT

Masyarakat Bogor Desak Walikota Larang LGBT

15 August 2026 23:16
SMAN6KO Bengkulu 2002 Serahkan “Susu Gadis” Rp 10 Juta Untuk Korban Kebakaran Pengantungan

SMAN6KO Bengkulu 2002 Serahkan “Susu Gadis” Rp 10 Juta Untuk Korban Kebakaran Pengantungan

14 August 2026 16:14
PUI Kritik Promosi Miras dengan Challenge Baca Al-Quran

PUI Kritik Promosi Miras dengan Challenge Baca Al-Quran

12 August 2026 14:02

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Konsolidasi di Pantura, STII Lirik Pengembangan Pertanian Kawasan

Konsolidasi di Pantura, STII Lirik Pengembangan Pertanian Kawasan

20 August 2026 08:11
Masyarakat Bogor Desak Walikota Larang LGBT

Masyarakat Bogor Desak Walikota Larang LGBT

15 August 2026 23:16
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia