Nana: Tertarik Bersinergi Karena EYI Punya Semangat Diplomasi

BERBAGI

Perempuan berdarah Batak ini bernama lengkap Nurhasanah Arumsari Sihombing, S.H., LL.M, lahir di Depok, Jawa Barat, 30 Juli 1984 ini adalah diplomat muda Indonesia. Saat ini ia bertugas di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, menangani kerja sama regional di kawasan Asia Pasifik dan Afrika.

Karir diplomatiknya dimulai sejak tahun 2013, di mana wanita yang akrab dipanggil Nana menjabat sebagai Konsul Muda Bidang Ekonomi dan Sosial Budaya di Konsulat Jenderal Indonesia di Noumea, New Caledonia, salah satu wilayah Prancis yang ada di Pasifik Selatan. Di sana, ia juga dipercaya sebagai Kepala Kanselerai (Head of Chancery) sekaligus sebagai Konsul Bidang Konsuler periode tahun 2014 – 2016.

Di antara tahun 2010 hingga 2013, Nana menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, perdagangan orang, serta hukuman mati di Malaysia saat bertugas di Direktorat Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia. Ia juga dipercaya untuk melakukan repatriasi atau pemulangan kembali 32 orang tenaga kerja Indonesia ke tanah air, yang telah dievakuasi Perwakilan RI di Tunisia.

Nana masuk Kementerian Luar Negeri saat berumur 23 tahun. Ia adalah salah satu penerima beasiswa Fulbright-Kemlu, dan berhasil menyelesaikan pendidikan Master of Laws in International Law dari The Fletcher School of Law and Diplomacy, Tufts University, Massachusetts, Amerika Serikat.

Sebagai pemuda Indonesia, Nana percaya bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Diperlukan kerja sama, kerja keras, dan dukungan doa. Sebagai sorang diplomat, dirinya suka dan tertarik ikut bergabung dengan Empower Youth Indonesia (EYI) karena organisasi ini punya semangat diplomasi yang kuat.

Fokus EYI pada pendidikan, pengembangan dan peningkatan kapasitas serta memperluas networking pemuda Indonesia, tidak hanya di dalam tapi juga luar negeri adalah bagian dari misi diplomasi, one thousand friends, zero enemy.

Apalagi di EYI diriya juga ditugaskan untuk mengurusi bidang luar negeri yang sesuai dengan latarbelakang pekerjaannya, jadi sering-sejalan. Ditambah pengurus dan anggota EYI berasal dari berbagai kalangan; akademisi, aktivis, atlet, artis, pengusaha dan profesional muda lainnya.

“Selain ada banyak program dan kegiatan yang bisa dijalankan bersama, kita juga selalu dapat teman dan sahabat baru. Prinsipnya dengan ber-EYI saya ingin berkontribusi khususnya bagi kemajuan pemuda Nusantara,” jelas Nana.(*)

Comments

comments