• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Nasional

Parmusi Ingin Miliki Ruh Perjuangan Natsir

"Kita ingin Parmusi punya ruh perjuangan pak Natsir," kata Usamah saat membuka acara.

by roqeem
6 February 2020 19:58
in Nasional
0

MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – Pengurus Pusat Persaudaraan Muslimin Indonesia (PP Parmusi) menggelar diskusi bedah buku Biografi Mohammad Natsir, Kepribadian, Pemikiran dan Perjuangan karya Lukman Hakim di Patra Kuningan 15 no. 8, Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2020).

Buku yang ditulis oleh Dewan Pakar Parmusi itu dibedah di dalam rangkaian acara pra-Muktamar Parmusi.

Ketua Umum Parmusi Usamah Hisyam menegaskan bedah buku Mohammad Natsir digelar bukan sekedar dalam rangka peringatan 100 Hari M Natsir ataupun jelang Muktamar Parmusi. Akan tetapi, orientasi acara adalah ingin menggali nilai perjuangan M Natsir.

“Kita ingin Parmusi punya ruh perjuangan pak Natsir,” kata Usamah saat membuka acara.

Usamah sendiri mengaku sudah sejak lama akrab dengan sosok besar M Natsir. Karena kakek Usamah adalah tokoh Masyumi di Jawa Timur dan teman dekat dari Perdana Menteri Pertama NKRI tersebut.

“Pak Natsir pernah menginap di rumah kakek saya. Kalau ada orang mengaku aktivis Masyumi di Jawa Timur tidak kenal Trio-Kakek saya, belum sah jadi aktivis Masyumi,” ucap Usamah setengah berkelakar.

Menurut Usamah, dirinya semakin mengenal Natsir melalui buku-buku pemikiran Natsir setelah dirinya dewasa. Pemahamannya tentang pemikiran Natsir lebih dalam lagi saat ia menjabat sebagai Ketua Umum Parmusi

Usamah ingin proses menyelami pemikiran Natsir bukan berhenti di acara bedah buku, tetapi harus diresapi hingga menimbulkan ruh perjuangan.

“Saya mau tidak berhenti di bedah buku, tetapi direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari.” ujarnya

Usamah berpendapat hal menonjol dalam pribadi Natsir adalah akhlaknya. “Pak Natsir besar ini karena akhlaknya baik. Sementara, para politikus Islam hari ini akhlaknya tidak ada yang bener,” ujarnya.

Oleh karena itu, Usamah menekankan agar kader Parmusi menjaga akhlak. “Parmusi harus menjadi contoh dalam pembangunan akhlak,” katanya.

Sementara itu, salah satu pembicara Dr Muhammad Noer menyinggung bahwa sisi lain Natsir yang jarang diketahui masyarakat adalah kepedulian Natsir soal pendidikan.

Saat Indonesia masih dijajah Belanda, Natsir ingin bangsa Indonesia maju melalui pendidikan. Natsir mencoba menghilangkan salah satu faktor yang melemahkan pendidikan di Indonesia kala itu, yaitu pemisahan pelajaran agama dan pelajaran umum di sekolah agama serta sekolah umum.

Natsir menginisiasi pendirian sekolah pendidikan Islam (Pendis), kurikulum di Pendis menggabungkan pelajaran umum dan agama. Perintis awal slogan Imtaq dan Iptek adalah Natsir melalui sekolah Pendis.

“Dalam pemikiran beliau, pendidikan tidak boleh dikotomi, tapi harus disatukan,” ujar Noer.

Senada dengannya, pembicara lain yang hadir, Fachry Ali mengatakan Natsir adalah pribadi yang mengawali moslem urban educated people, kalangan pertama yang mengalami pendidikan dan proses pengkotaan

“Pendidikan Natsir di tentang dunia Barat menentukan dia di dalam pergerakan Islam di Indonesia,” katanya.

Adapun Prof. Dr. Laode M.Kamaludin, diantara pembicara lainnya, menyinggung peran Natsir yang cukup besar dalam mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Sangat sulit mengatakan bahwa Masyumi anti Pancasila dan anti NKRI, karena ada tiga peristiwa penting dari Masyumi yang melahirkan keutuhan NKRI,” katanya.

Comments

comments

Previous Post

Dianggap Tidak Legal Sebagai Ketua PAN, Fikri Diganti Faisal

Next Post

Lima Bakal Calon Rektor IAIN Batusangkar Sampaikan Visi Misi

roqeem

Next Post
Lima Bakal Calon Rektor IAIN Batusangkar Sampaikan Visi Misi

Lima Bakal Calon Rektor IAIN Batusangkar Sampaikan Visi Misi

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Masyarakat Bogor Desak Walikota Larang LGBT

Masyarakat Bogor Desak Walikota Larang LGBT

15 August 2026 23:16
SMAN6KO Bengkulu 2002 Serahkan “Susu Gadis” Rp 10 Juta Untuk Korban Kebakaran Pengantungan

SMAN6KO Bengkulu 2002 Serahkan “Susu Gadis” Rp 10 Juta Untuk Korban Kebakaran Pengantungan

14 August 2026 16:14
PUI Kritik Promosi Miras dengan Challenge Baca Al-Quran

PUI Kritik Promosi Miras dengan Challenge Baca Al-Quran

12 August 2026 14:02
Global Sumud Flotilla Ajak Transformasi Solidaritas Menuju Rekonstruksi

Global Sumud Flotilla Ajak Transformasi Solidaritas Menuju Rekonstruksi

12 August 2026 10:58

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Masyarakat Bogor Desak Walikota Larang LGBT

Masyarakat Bogor Desak Walikota Larang LGBT

15 August 2026 23:16
SMAN6KO Bengkulu 2002 Serahkan “Susu Gadis” Rp 10 Juta Untuk Korban Kebakaran Pengantungan

SMAN6KO Bengkulu 2002 Serahkan “Susu Gadis” Rp 10 Juta Untuk Korban Kebakaran Pengantungan

14 August 2026 16:14
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia