• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Peluang Ekspor Hortikultura ke Pasar Amerika Hingga Jepang Terbuka Lebar

by Deni Rusdiana
13 February 2019 14:38
in Bisnis, Ekonomi, Featured
0
Peluang Ekspor Hortikultura ke Pasar Amerika Hingga Jepang Terbuka Lebar

MEDIAHARAPAN.COM, Denpasar – Peluang ekspor sayur dan buah masih sangat terbuka untuk mengisi pasar Amerika, Uni Eropa – Afrika, sampai ke wilayah Asia Pasifik. Hal ini terungkap dalam pemaparan “Sinkronisasi Program dan Evaluasi Kinerja Atase Pertanian”. Pertemuan ini menghadirkan Atase Pertanian untuk Brussel, Jepang, Amerika Serikat dan Roma.

Sebagai ujung tombak kebijakan pertanian Indonesia, Atase Pertanian harus mampu memobilisasi dan menarik investasi, fasilitasi akses pasar, pendampingan dalam penerapan kebijakan, dan memperkuat kerjasama dengan pihak terkait. Tugas ini meliputi pembuatan model inovasi pertanian, promosi komoditas ekspor dan menekan impor, diplomasi kebijakan pertanian, dan membuka pasar ekspor non tradisional. Atase Pertanian bersama dengan Atase Perdagangan dan perwakilan lembaga lainnya bahu membahu untuk menunjukkan eksistensi Indonesia di mata internasional.

Atase Pertanian juga bertugas untuk melihat peluang investasi, memetakan akses pasar, mempelajari kebijakan negara tempat bertugas, mengenali hambatan dan peluang pasar di wilayah kerja mereka.

Wahida, Atase Pertanian Brussel menekankan pentingnya precision farming dan post harvest handling seperti yang diterapkan negara Uni Eropa. “Food Safety juga menjadi persyaratan mutlak bagi pasar sana. Hal ini harus diperhatikan eksportir Indonesia agar bisa menembus pasar Eropa.”

Sementara itu penerapan standar higinitas produk, performa komoditas, keseragaman, pengemasan dan label jadi hal penting bagi pasar Jepang. “Buah pisang, nanas, mangga, pepaya banyak diisi oleh negara Filipina, Ekuador dan baru-baru ini Peru. Produk horti dari Indonesia masih sangat kecil,” papar Yanti, Atase Pertanian Jepang.

Pasar hortikultura juga terbuka lebar di Amerika Serikat khususnya komoditas nanas, pisang, alpukat serta rempah-rempah. “Saya telah banyak berkoordinasi dengan importir di USA dan mereka siap memasarkan produk kita” ujar Heri, Atase Pertanian Amerika Serikat.

Meskipun diakui bahwa komoditas hortikultura nasional memiliki banyak keunggulan dan disukai pasar luar negeri karena memiliki taste spesifik, namun tentu saja tidak mudah untuk menembus pasar dunia. Beberapa kendala yang kerap ditemukan antara lain kontinuitas produk, masalah organisme pengganggu tumbuhan (OPT) dan logistik yang cukup mahal. Selain itu ada ketentuan mengharuskan beberapa produk harus melalui negara lain sebelum ke negara tujuan. Seperti halnya salak, ketidaksiapan petani untuk kualitas produk, kurangnya pemahaman terkait Sanitary and Ptytosanitary serta tidak terpantaunya adanya perubahan kebijakan yang diterapkan negara tujuan ekspor. Ini membutuhkan pemahaman terus menerus guna mempersiapkan suatu produk siap ekspor.

Kepala Biro Kerjasama Luar Negeri Kementerian Pertanian, Ade Chandra Dijaya menyampaikan bahwa peluang ekspor terbuka lebar. “Kita perlu membenahi kualitas, kuantitas dan kontinuitas produk kita sehingga punya daya saing. Selain untuk ekspor, produk lokal harusnya jadi tuan rumah di negara sendiri,” tegasnya.

Ade yakin, masuknya manggis ke China menjadi peluang besar melebarkan sayap ke beberapa negara lain. “China mampu menyerap manggis cukup besar, pasar Korea yang belum tergarap maksimal. Pasar Timur Tengah yang lebih banyak diisi oleh kompetitor Indonesia seperti Thailand, Malaysia dan Vietnam menjadi tantangan ke depan”. Dirinya menambahkan bahwa saat ini sedang diusulkan Atase Pertanian untuk China dan Afrika. Diharapkan dengan justifikasi yang kuat dapat terwujud.

Selama acara berlangsung, turut dipamerkan produk pertanian segar dan olahan yang sudah menembus pasar ekspor diantaranya sayuran daun (selada, bit, edamame) untuk pasar Jepang, Java Bite-Sweet Dried Fruit yang berbahan dasar mangga lokal, kopi buleleng yang memiliki IG (Indikasi Geografis), coklat dan CPO.

[Budi*]

Comments

comments

Previous Post

Petani di Ciamis Gembira Terima Bibit Durian Langsung Sampai dari Presiden Jokowi

Next Post

Mutu Produk Hortikultura Menentukan Daya Saing

Deni Rusdiana

Next Post

Mutu Produk Hortikultura Menentukan Daya Saing

BERITA POPULER

Peluang Ekspor Hortikultura ke Pasar Amerika Hingga Jepang Terbuka Lebar

Peluang Ekspor Hortikultura ke Pasar Amerika Hingga Jepang Terbuka Lebar

13 February 2019 14:38
Ragam Kesenian Tradisional Yogyakarta

Ragam Kesenian Tradisional Yogyakarta

4 October 2022 09:04
Cara memperbaiki printer mp287 dengan kode error e03

Cara memperbaiki printer mp287 dengan kode error e03

20 April 2023 09:33
10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

28 August 2023 14:39
Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

29 April 2019 08:25
noor-azhari

Kasus Pagar Laut Tangerang dan Indikasi Kejahatan Struktural SDA

19 January 2026 12:32

BERITA TERBARU

noor-azhari

Kasus Pagar Laut Tangerang dan Indikasi Kejahatan Struktural SDA

19 January 2026 12:32
Peduli Anak Stunting, TPPKK Tanah Datar Bangun MCK Untuk Keluarga Stunting

Peduli Anak Stunting, TPPKK Tanah Datar Bangun MCK Untuk Keluarga Stunting

9 January 2026 09:56
Sambut Wajib Sertifikasi Halal 2026, IHW Saran Masa Berlaku Empat Tahun

Sambut Wajib Sertifikasi Halal 2026, IHW Saran Masa Berlaku Empat Tahun

4 January 2026 21:30
Bidan di Daerah Pedalaman: Pilar Kesehatan Ibu dan Bayi di Wilayah Terpencil

Bidan di Daerah Pedalaman: Pilar Kesehatan Ibu dan Bayi di Wilayah Terpencil

4 January 2026 21:25

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

noor-azhari

Kasus Pagar Laut Tangerang dan Indikasi Kejahatan Struktural SDA

19 January 2026 12:32
Peduli Anak Stunting, TPPKK Tanah Datar Bangun MCK Untuk Keluarga Stunting

Peduli Anak Stunting, TPPKK Tanah Datar Bangun MCK Untuk Keluarga Stunting

9 January 2026 09:56
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia