• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Citizen

Pemberontakan Para Nyai di Madura

by Media Harapan
3 January 2018 08:16
in Citizen, Opini
0

Oleh: Djoko Edhi Abdurrahmah 

(Anggota Komisi III DPR 2004 – 2009, Wakil Sekretaris Lembaga Penyuluhan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama, PBNU).
MEDIAHARAPAN.COM – Hidup itu berkubu. Tak berkubu pasti bukan homo sapiens. Tiap homo ludens itu ya berkubu. Bahkan homo seksual. Parpol itu homo sapiens. Yang ingin dicegah adalah homo homini lupus.

Waktu pilgub Jatim lalu, orang Madura terbagi dua homo ludens. Homo pertama, para kyai. Lanang. Lakek. Lelaki. Homo kedua, para nyai. Babinik, perempuan, para isteri kyai. Yang lakek ikut kyai, yang binik ikut nyai. Habis, semua orang Madura adalah kyai.

Kata para nyai, “Ajunan manut panjenengan, karena panjenengan adalah ulama. Begitu  jadi orang politik, ajunan dalem tak lagi manut” (Saya tunduk ke antum (suami), karena Antum adalah ulama. Begitu Antum jadi politik, saya tak lagi tunduk ke Antum).

Issu  para nyai itu, melanda nyaris seluruh pesantren besar Madura. Saya ada di sana, dan  bertemu Khofifah di rumah singgah Pamekasan. Khofifah ngetop di kalangan para nyai. Gus Ipul ngetop di kalangan para kyai. Keduanya adalah homo politicon. Sunnatullahnya demokrasi ini Pak Bro.

Di sini, di kalangan para kyai, yang jadi tawaddu adalah frasa ulama, yang diagungkan, your highness. Because “ulama warisatul anbiyaa” (Ulama adalah pewaris nabi). Maka terpisahlah antara padi dan beras. Antara kyai dan ulama.

Para nyai mengacu dan merujuk legacy Islam itu. Begitu sang kyai berpolitik, ia telah menanggalkan ulamanya. Tersisa kyainya saja. Maka, berhentilah kewaijiban taklidiyah itu.

Saya sempat usulkan ke tim sukses Khofifah agar meneliti dan menuliskan pemberontakan kaum nyai itu. Itulah sesungguhmya bentuk nyata revolusi sunyi yang dikemukakan Patricia Aburdene tahun 1990an dan Du Bois tahun 1960an, dan Jamaludin El Afghani dalam “Tahrir El Mar’ah” 400 tahun lalu. “Silent Revolution”.

Jika kubu kyai tak.curang, tak bakal Gus Ipul menang di Bangkalan yang ketika itu diperani Ra Fuad Amien. Di Sumenep dan Pamekasan, kubu nyai menang. Mereka asli memberontak dari para kyai yang notabene adalah para suami. Di Sampang, Khofifah mendapat dukungan kuat KH Fannan Hasyib, Wakil Bupati Sampang waktu itu, terakhir jadi Bupati Sampang.

Fannan menguasai 2/3 kecamatan se Sampang. Dan, yang bekerja para nyai. Saya lupa angka-angkanya. Besok saya minta anak-anak bongkar filenya di LBH DESA Pamekasan.

Menjadi menarik ketika Yenni Wahid turun gunung. Gus Ipul segera megap-megap dikerubuti dua nyai. Jaringan Ra Fuad Amien adalah suara Gus Dur. Identitas ini, juga di jaringan tapal kuda yang jumlahnya jika tak salah 24 Dati II Jatim. Gus Dur telah bangkit dari kubur bersama pemberontakan para nyai. Subhanallah!

Comments

comments

Previous Post

Kinerja Jokowi dalam Mengurus Keamanan Nasional 

Next Post

Yenny Wahid, Benalu Sekularisme Dan Agen Kontra Aksi Bela Islam

Media Harapan

Next Post

Yenny Wahid, Benalu Sekularisme Dan Agen Kontra Aksi Bela Islam

BERITA POPULER

Pemberontakan Para Nyai di Madura

3 January 2018 08:16
Siapa “Bidan” Partai Garuda..?

Siapa “Bidan” Partai Garuda..?

17 February 2018 15:22
10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

28 August 2023 14:39
Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

29 April 2019 08:25
Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

3 April 2026 09:34
Aditya Wardana Masuk Penjara Soal Cek Kosong

Aditya Wardana Masuk Penjara Soal Cek Kosong

15 August 2017 05:03

BERITA TERBARU

Dukungan Agar Mohammad Natsir Jadi Bapak NKRI Terus Mengalir

Dukungan Agar Mohammad Natsir Jadi Bapak NKRI Terus Mengalir

3 April 2026 10:05
Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

3 April 2026 09:34
UBN: Solidaritas Negara Teluk Tunjukkan Pelemahan Hegemoni Militer AS

Gugur di Lebanon, UBN: TNI sebagai Representasi Rakyat Indonesia di Garda Perdamaian Dunia

1 April 2026 22:53
Mengapa Training KPI Sering Gagal di Indonesia dan Bagaimana F Project Membalikkan Tren Itu

Mengapa Training KPI Sering Gagal di Indonesia dan Bagaimana F Project Membalikkan Tren Itu

2 April 2026 06:36

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Dukungan Agar Mohammad Natsir Jadi Bapak NKRI Terus Mengalir

Dukungan Agar Mohammad Natsir Jadi Bapak NKRI Terus Mengalir

3 April 2026 10:05
Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

3 April 2026 09:34
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia