• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Nasional

Pengungsi Kekerasan Wamena Capai 8000 Jiwa

Dari 2.200 orang pengungsi di Polres Jayawijaya ada sekitar 471 orang terkena diare dan ini harus tetap diantisipasi.

by Bilal
30 September 2019 11:37
in Nasional, Politik & Keamanan
0
Pengungsi Kekerasan Wamena Capai 8000 Jiwa

MEDIAHARAPAN.COM, Jayapura – Pasca-demonstrasi anarkis para pelajar, dan warga di kota Wamena, ibu kota Jayawijaya, Provinsi Papua, satu pekan lalu, yang berujung kerusuhan dan pembakaran sejumlah pertokoan, kantor pemerintah dan pembunuhan keji oleh massa demonstran, ribuan warga terus mengungsi keluar dari kota Wamena.

Dari data yang diperoleh, pengungsi di kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya telah menembus angka 8.000 orang. Sekitar 2.200 orang di antaranya mengungsi ke Markas Kepolisian Resor Jayawijaya.

Wakapolda Papua, Brigjen Pol Yakobus Marjuki, mengatakan, pengungsi tersebar pada 23 titik di Kota Wamena. Pada setiap titik ada sekitar 300 sampai 500 orang.

“Saat ini pemerintah daerah telah mengelola dapur umum di bawah Dinas Sosial setempat. Pengungsi juga rawan sakit. Wamena itu kan dingin, kalau terlambat makan, bisa masuk angin dan diare,” jelas Brigjen Pol.Marjuki, di Bandara Sentani Kabupaten Jayapura, Papua, seperti dilansir okezone.com.

Marjuki menyebutkan, dari 2.200 orang pengungsi di Polres Jayawijaya ada sekitar 471 orang terkena diare dan ini harus tetap diantisipasi.

“Ke depannya, pengungsi tak lagi di kantor polisi lagi, karena tak ada fasilitas yang mendukung. Harus ada langkah cepat pemerintah terkait pengungsi ini,” ujarnya.

Marjuki menuturkan, banyak pengungsi dari Kabupaten Mamberamo Tengah, Yalimo, dan Lanny Jaya yang memilih mengungsi ke Wamena.

“Tadi masih ada mengalir satu truk warga dengan pengawalan. Masyarakat tetap harus tenang dan tak cepat mempercayai isu provokatif,” katanya.

Saat ini, proses pemulihan Kota Wamena terus dilakukan oleh pemerintah setempat. Banyak jaringan listrik yang terbakar, termasuk tempat tinggal, ruko dan kendaraan.

“Semua kerugian masih di data. Saat ini, pasca konflik Wamena, beberapa lokasi listrik sudah menyala, korban yang luka sudah dirawat, termasuk korban yang meninggal dunia juga sudah dimakamkan di kampung halamannya dan semua biaya ditanggung oleh pemerintah,” ujar Marjuki.

Marjuki menyebut, sejumlah ruang publik sudah dibersihkan dari material kebakaran. Termasuk sepeda motor dan mobil yang dibakar sudah dipinggirkan.

“Masih banyak warga yang rumahnya tak dibakar, untuk kembali ke rumahnya. Harus ada pemulihan trauma, agar tak takut lagi masuk rumah,” ujarnya.

Marjuki menambahkan, saat ini sudah ada aparat keamanan yang menjaga Kota Wamena, termasuk penjagaan pada sejumlah titik. “Kami minta masyarakat tetap tenang, walaupun ada daerah di Mamberamo Tengah, Yalimo, atau Lanny Jaya yang banyak isu bermunculan, Masyarakat jangan resah,” tutup Marjuki. []

Comments

comments

Tags: Pengungsi WamenaRusuh Wamena
Previous Post

Sekolah Kebangsaan LDK Se-Indonesia Hadirkan BNPT

Next Post

Halal Institute: Pemerintah Harus Segera Terbitkan Permenag JPH

Bilal

Next Post
Halal Institute: Pemerintah Harus Segera Terbitkan Permenag JPH

Halal Institute: Pemerintah Harus Segera Terbitkan Permenag JPH

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

20 June 2026 20:47
Awal Muharam, GNG Salurkan Al-Qur’an Braille di Unpam

Awal Muharam, GNG Salurkan Al-Qur’an Braille di Unpam

16 June 2026 10:37
Pemkab Bogor Janji Buat Surat Edaran Cegah LGBT

Pemkab Bogor Janji Buat Surat Edaran Cegah LGBT

14 June 2026 08:33
Forum Ponpes dan DKM Minta Pemkab Bogor Terbitkan Aturan Pencegahan Sex Menyimpang 

Forum Ponpes dan DKM Minta Pemkab Bogor Terbitkan Aturan Pencegahan Sex Menyimpang 

14 June 2026 08:29

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

20 June 2026 20:47
Awal Muharam, GNG Salurkan Al-Qur’an Braille di Unpam

Awal Muharam, GNG Salurkan Al-Qur’an Braille di Unpam

16 June 2026 10:37
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia