MEDIAHARAPAN.COM, JAKARTA – Setelah pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta, beredar video tindakan intimidasi yang dilakukan oleh seorang pria yang diketahui bernama Iwan di TPS 27 Kelurahan Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur.
Dalam video tersebut Iwan yang mengenakan baju kotak-kotak menghina TNI dengan melontarkan kata-kata ‘potong tentara’.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pihaknya akan menyelidiki kasus dugaan intimidasi tersebut untuk mencari tahu kebenaran sekaligus aktor dalam video yang beredar tersebut.
“Nanti akan kita selidiki ya apakah itu unsur pidana atau tidak, yang penting nanti anggota kita akan melakukan itu, akan melakukan penyelidikan,” ungkap Argo saat dikonfirmasi, Sabtu (18/2/2017).
Argo juga belum dapat memastikan apakah tindakan Iwan itu termasuk unsur pelanggaran dalam penyelenggaraan Pilkada ataupun pidana biasa. Pasalnya, untuk mengetahui hal tersebut diperlukan penyelidikan mendalam.
“Ya makanya kita konteksnya belum tahu, kita perlu pemeriksaan dulu,” lanjut Argo.
Sekedar informasi, Iwan sendiri sudah meminta maaf lewat melalui video atas ucapan cerobohnya yang menyatakan ‘potong tentara’ itu. Video tersebut juga diunggah di akun Facebook Iwan yang diberi nama Fredy Tuhenay.(Bams)






