• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Citizen

Puisi Ramadhan Sahur Hari Keenam

by Noer Azhari
7 June 2018 13:03
in Citizen, Inspirasi, Sastra, Seni Budaya, Tausiyah
0
Puisi Ramadhan Sahur Hari Keenam

Judul Puisi : " Luka Terus Menyala" oleh : Denny JA, Jakarta 22 Mei 2018

Luka Terus Menyala (1)

Denny JA

Bagaimana bisa aku lupa
Wajah itu menjadi trauma
Gerombolan huru hara
Ia arahkan

Mei 98 di Jakarta (2)
Sekawanan serigala
Membakar rumahku
Ia perkosa kakakku

Usiaku baru sepuluh
Aku teriak tak terkira
Serigala makin lahap saja
Ibuku pingsan
Ayah luka parah

Bagaimana bisa aku lupa
Api menyala di bola matanya
Kami pergi sekeluarga
Mengungsi ke Amerika
Kakak gangguan jiwa
Ibu akhirnya mati di sana
Tak kuat menahan luka

Bagaimana aku bisa lupa
Masih terngiang ia punya suara
Hajar kepala Ayah
Tendang dadaku
Terpelanting aku di lantai

Ya Allah,
Doa tiap waktu
Hanya itu obatku
Kutolong jiwaku
Sekolah setinggi mungkin
Lalu kembali ke Indonesia

Aku kini dokter kepala
Di ruang operasi itu
Tergeletak seorang gadis
Antara hidup dan mati

Ayahnya tua menghamba
Tak siap berduka
“Tolong anak saya, dokter!”
Lirih ia berkata

Astaga!
Copot jantungku
Bagaimana bisa aku lupa
Ia yang bakar rumahku
Perkosa kakakku
Muncul kembali di hadapanku

Ia sangat beda
Tiada api di mata
Tua, tak berdaya

“Tolong putri saya, dokter
Tinggal ia yang tersisa.”

Anak gadisnya kini di tanganku
Api terus menyala
Meminta balas nyawa
Bertempur di dada

Lama aku terdiam
Waktu terasa berhenti
Teriak kakakku
Wajah memelas Ibu
Datang silih berganti
Berperang hebat

Menit menegangkan usai sudah
Anak gadisnya sehat kembali
Ia ucap belasan kali
Terima kasih kepadaku
Menetes air matanya
Bahagia tak terkira

Merenung aku di situ
Terpana pada malaikat di sisiku
Dari mana datang kekuatan itu
Tak kubalas dendamku
Kuselamatkan gadisnya

Doa telah selamatkan aku
Berulang kulafalkan bersama guru ngaji
Di mesjid kecil ketika kusembuhkan diri
Dari trauma Mei yang ngeri:

“Janganlah kebencianmu
membuatmu bertindak tak adil.” (3)
Berlombalah dalam kebajikan (4)
Tumbuh menjadi orang saleh (5)
Baik dan buruk ada di setiap kelompok (6)

Ya Allah aku terpana
Melihat orang itu kembali
Luka lama terus menyala
Doa memadamkannya***

Mei 2018

Catatan Kaki

1. Puisi esai mini ini dialog saya dengan Juz 6 Alquran, Q. 4: 148 -Q.5: 81.

2. Kerusuhan Mei 2018, banyak keluarga menjadi korban huru hara semata karena mereka etnis Tionghoa, kaum sipit mata. Sebagian mengalami trauma, meninggalkan Indonesia. Satu Puisi Esai khusus merekam kisah itu: Sapu Tangan Fang Yin dalam buku Denny JA: Atas Nama Cinta

https://www.facebook.com/groups/163866001106512/permalink/174910420002070/

3. Konflik dan pertengangan antar individu atau kelompok juga tak terhindari dalam masyarakat. Rasa marah bahkan benci kadang lahir akibat pertentangan itu. Namun dalam kemarahan atau kebencian, tetaplah kita diminta melakukan apapun secara adil. Begitu kuatnya konsep hidup dalam Islam yang mengutamakan keadilan.

Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa.

Q.5: 8

4. Dalam hubungan antar individu atau kelompok, tersedia ruang publik tempat mereka berinteraksi. Itu yang diutamakan: tolong menolong dalam kebajikan. Bukan tolong menolong yang membuat kerusakan.

Tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa. Jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.

Q.5: 2

5. Keberagaman dalam agama, ideologi, pandangan hidup, pemikiran apalagi tafsir terhadap apapun tak terhindari. Yang utama dari manusia pada akhirnya bukan ia berada dalam kelompok identitas yang mana. Yang akhirnya menentukan adalah kesalehan mereka.

Kesalehan ini bisa didefinisikan dengan prilaku yang terus menghindar dari keburukan, berupaya selalu mengerjakan kebajikan dan hal yang bermanfaat. Prilaku saleh itu potensial dilakukan oleh siapapun, apapun agama formalnya.

Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, Shabiin dan orang-orang Nasrani, siapa saja (diantara mereka) yang benar-benar saleh, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

Q. 5: 69

6. Setiap komunitas dan kelompok identitas selalu hadir spektrum. Baik di agama lain, ataupun Islam, selalu ada mereka yang saleh, yang moderat, atau yang buruk. Kondisi individu tak bisa digeneralisasi (stereotype berdasarkan kondisi kelompok identitasnya)

Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat dan Injil dan (Al Quran) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas dan dari bawah kaki mereka. Diantara mereka ada golongan yang pertengahan. Dan alangkah buruknya apa yang dikerjakan oleh kebanyakan mereka.j

Comments

comments

Previous Post

TP-PKK Tanah Datar Safari Ramadhan, Warga Nias Niat Jadi Mualaf

Next Post

Puasa Ramadhan – 5

Noer Azhari

Next Post
Puasa Ramadhan – 1

Puasa Ramadhan - 5

BERITA POPULER

Puisi Ramadhan Sahur Hari Keenam

Puisi Ramadhan Sahur Hari Keenam

7 June 2018 13:03
Siapa “Bidan” Partai Garuda..?

Siapa “Bidan” Partai Garuda..?

17 February 2018 15:22
10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

28 August 2023 14:39
Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

29 April 2019 08:25
Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

3 April 2026 09:34
Aditya Wardana Masuk Penjara Soal Cek Kosong

Aditya Wardana Masuk Penjara Soal Cek Kosong

15 August 2017 05:03

BERITA TERBARU

Dukungan Agar Mohammad Natsir Jadi Bapak NKRI Terus Mengalir

Dukungan Agar Mohammad Natsir Jadi Bapak NKRI Terus Mengalir

3 April 2026 10:05
Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

3 April 2026 09:34
UBN: Solidaritas Negara Teluk Tunjukkan Pelemahan Hegemoni Militer AS

Gugur di Lebanon, UBN: TNI sebagai Representasi Rakyat Indonesia di Garda Perdamaian Dunia

1 April 2026 22:53
Mengapa Training KPI Sering Gagal di Indonesia dan Bagaimana F Project Membalikkan Tren Itu

Mengapa Training KPI Sering Gagal di Indonesia dan Bagaimana F Project Membalikkan Tren Itu

2 April 2026 06:36

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Dukungan Agar Mohammad Natsir Jadi Bapak NKRI Terus Mengalir

Dukungan Agar Mohammad Natsir Jadi Bapak NKRI Terus Mengalir

3 April 2026 10:05
Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

Bantah Menag, IHW Buktikan Boikot Produk Israel Majukan Industri Nasional

3 April 2026 09:34
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia