• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Nasional

Sambut Hari Kemerdekaan, ITJ Ajak Masyarakat kembali Kepada Kepribadian Bangsa

Tekanan dari segi pemikiran terbukti sangat gawat, sehingga berakibat lebih fatal.

by Bilal
17 August 2019 22:03
in Nasional, Peristiwa
0
Sambut Hari Kemerdekaan, ITJ Ajak Masyarakat kembali Kepada Kepribadian Bangsa

MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – Memeringati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, #IndonesiaTanpaJIL menyerukan kepada seluruh elemen bangsa Indonesia untuk kembali kepada kepribadian bangsa yakni Pancasila. ITJ menilai, 74 tahun merupakan waktu yang masih relatif singkat untuk sebuah bangsa yamg besar. Bagi ITJ, saat ini Indonesia masih belum bebas dari tekanan asing mulai dari segi ekonomi, politik, sosial, hingga pemikiran.

Koordinator Pusat ITJ, Akmal Sjafril mengatakan tekanan dari segi pemikiran terbukti sangat gawat, sehingga berakibat lebih fatal. Sebab setiap keputusan yang diambil oleh bangsa ini merupakan buah dari sebuah pemikiran.

“Kami, #IndonesiaTanpaJIL, menyambut Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2019 dengan menyeru seluruh elemen bangsa untuk meninggalkan perasaan inferior dan mengenang kembali kepribadian bangsa, yaitu kepribadian yang berdasarkan Pancasila, berakar tunjang dari Ketuhanan Yang Maha Esa. Jangan melupakan sejarah,” seru Akmal dalam keterangannya, di Jakarta, Sabtu (17/8).

Menurut Akmal, pemikiran terbukti lebih gawat, sebab akibatnya lebih fatal. Bangsa Indonesia masih ‘dipaksa’ untuk melihat dirinya sendiri dengan kacamata Barat; masyarakat Jawa melihat sejarahnya dari kacamata Raffles dan Geertz, sekularisme terus dipaksakan, dosa-dosa komunisme hendak dilupakan, agama dinistakan dan sumbangsih umatnya diabaikan, bahkan kini penyimpangan seksual mau dianggap normal, demi mendapatkan penilaian baik dari bangsa-bangsa lain.

“Hingga saat ini setiap tahunnya, bangsa Indonesia menghadapi banyak tantangan, dan setiap saatnya juga bangsa ini harus membuktikan ketangguhannya,” lanjut Akmal.

Meskipun telah merdeka sejak 1945, perjalanan sejarah Indonesia tidak ‘lurus-lurus’ saja. Setelah umat beragama merebut kemerdekaan, justru kaum sekuler dan komunis-lah yang terus-menerus berupaya mengklaim kekuasaan. Demi memuluskan ambisinya, mereka bersedia melakukan apa saja, termasuk menumpahkan darah. (iq/bilal)

Comments

comments

Tags: HUT Republik IndonesiaITJ
Previous Post

Komunitas Lingkungan Depok Upacara Bendera di Ciliwung

Next Post

Kenapa Walikota Bengkulu Helmi Hasan disebut Walikota Bertongkat?

Bilal

Next Post
Kenapa Walikota Bengkulu Helmi Hasan disebut Walikota Bertongkat?

Kenapa Walikota Bengkulu Helmi Hasan disebut Walikota Bertongkat?

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

PUI Kritik Promosi Miras dengan Challenge Baca Al-Quran

PUI Kritik Promosi Miras dengan Challenge Baca Al-Quran

12 August 2026 14:02
Global Sumud Flotilla Ajak Transformasi Solidaritas Menuju Rekonstruksi

Global Sumud Flotilla Ajak Transformasi Solidaritas Menuju Rekonstruksi

12 August 2026 10:58
susu

6 Pilihan Susu Pertumbuhan Anak, Cek Sumber Susu hingga Komposisinya

12 August 2026 10:41
Pembukaan Muktamar ke-5 WI Akan Kukuhkan 10.000 Guru Al-Qur’an

Pembukaan Muktamar ke-5 WI Akan Kukuhkan 10.000 Guru Al-Qur’an

4 August 2026 08:31

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

PUI Kritik Promosi Miras dengan Challenge Baca Al-Quran

PUI Kritik Promosi Miras dengan Challenge Baca Al-Quran

12 August 2026 14:02
Global Sumud Flotilla Ajak Transformasi Solidaritas Menuju Rekonstruksi

Global Sumud Flotilla Ajak Transformasi Solidaritas Menuju Rekonstruksi

12 August 2026 10:58
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia