• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Khazanah Tausiyah

Sulit mencari Nafkah, Hindari Empat Faktor Penghalang Rezeki

by Media Harapan
15 July 2019 09:27
in Tausiyah
0
Sulit mencari Nafkah, Hindari Empat Faktor Penghalang Rezeki

Sebagaimana kita ketahui bersama, semua orang tentunya menginginkan mendapatkan rezeki yang banyak agar bisa menikmati hidup ini.

Tak heran jika semua orang berlomba-lomba mencari rezeki setiap harinya. Namun, ada beberapa orang yang sudah bekerja keras, tapi rezekinya tetap saja selalu kurang.

Bisa saja itu ujian dari sang pencipta, tapi bisa juga itu dikarenakan dosa-dosa yang pernah kita lakukan. Berikut ini ada beberapa dosa yang dipercaya dapat menghalangi rezeki.

1. Maksiat, Tidak pernah beryukur dan selalu mengeluh
Kebanyakan dari kita selau mengeluh ketika dihadapi permasalahan ekonomi dan lupa bersyukur ketika sedang diberi rezeki banyak. Orang yang jarang bersyukur, rezekinya akan dicabut kembali untuk mengajarinya tentang betapa pentingnya mensyukuri nikmat hidup ini.

Suka ngomonging kejelekan orang lain

Orang yang hobinya menjelekan seseorang di depan orang banyak termasuk perbuatan dosa besar.

Meski terlihat sepele, membukakan aib orang lain termasuk perbuatan yang sangat dibenci oleh Tuhan.

Meskipun orang tersebut rajin beribadah tapi masih gemar ngegosip, maka semua amal ibadahnya tidak akan diterima. Selain itu, Tuhan juga akan menutup pintu rezekinya.

Putus Asa sehingga membuat seseorang mengambil jalan pintas dengan Bermaksiat dan melupakan Allah SWT sebagai sumber utama Hidup dan Kehidupan Mahluk, Maka Perbanyaklah Istighfar “Astagfirullah Hal Adzhim“, mengingat Allah dan Mohon ampunan Allah SWT setiap saat. hindari bermaksiat.

2. Durhaka pada orang tua
Ridho Tuhan ada di tangan ibu dan bapak kita. Jika kita sering menyakiti dan menyusahkan orang tua, lihat saja nanti bagaimana nasib kita.

Rezeki akan susah, hidup tidak tenang dan masalah datang bertubi-tubi.

Jika tidak ingin mengalami hal seperti itu, hormatilah orang tua dan bahagiakan mereka dengan jadi pribadi yang baik akhlaknya.

3. Pelit
Sifat pelit atau kikir sangat dibenci oleh Tuhan. Karena mereka akan menolak perintah Tuhan untuk mengeluarkan sebagian rezeki yang sudah mereka dapatkan.

Oleh karena itu, Tuhan akan memberikan peringatan kepada orang pelit dengan menutup jalan rezeki dan berkahnya.

4. Iri pada orang lain
Kadang kita suka merasa iri melihat orang lain mendapatkan kebahagiaan. Contohnya saja kita iri sama teman kita yang baru beli motor baru. Karena kita belum mampu membeli motor baru, akhirnya timbul perasaan iri sama teman.

Perasaan iri dan tidak senang dengan kebahagiaan orang lain dapat menghambat rezeki kita.

Sedangkan Ibnul Qayyim dalam Kitabnya Zaadul Ma’ad mengatakan, 4 (Empat) Faktor penghambat rezeki adalah:

1. Tidur pagi

2. Sedikit shalat

3. Bermalas-malasan

4. Sifat khianat.

Semoga kita semua terhindar dari empat hal penghambat Rizki sehingga dimudahkan berkumpul bersama di jannah. Aamiin

 

Comments

comments

Tags: PENGHALANG REZEKI
Previous Post

Dampak Gempa Terjadi di 5 Desa Halmahera Selatan

Next Post

Pemerintah Akan Lelang Pembangunan 9 Bendungan Baru

Media Harapan

Next Post
Pemerintah Akan Lelang Pembangunan 9 Bendungan Baru

Pemerintah Akan Lelang Pembangunan 9 Bendungan Baru

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Konsolidasi di Pantura, STII Lirik Pengembangan Pertanian Kawasan

Konsolidasi di Pantura, STII Lirik Pengembangan Pertanian Kawasan

20 August 2026 08:11
Masyarakat Bogor Desak Walikota Larang LGBT

Masyarakat Bogor Desak Walikota Larang LGBT

15 August 2026 23:16
SMAN6KO Bengkulu 2002 Serahkan “Susu Gadis” Rp 10 Juta Untuk Korban Kebakaran Pengantungan

SMAN6KO Bengkulu 2002 Serahkan “Susu Gadis” Rp 10 Juta Untuk Korban Kebakaran Pengantungan

14 August 2026 16:14
PUI Kritik Promosi Miras dengan Challenge Baca Al-Quran

PUI Kritik Promosi Miras dengan Challenge Baca Al-Quran

12 August 2026 14:02

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Konsolidasi di Pantura, STII Lirik Pengembangan Pertanian Kawasan

Konsolidasi di Pantura, STII Lirik Pengembangan Pertanian Kawasan

20 August 2026 08:11
Masyarakat Bogor Desak Walikota Larang LGBT

Masyarakat Bogor Desak Walikota Larang LGBT

15 August 2026 23:16
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia