• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Citizen

Tolak Perampasan Tanah Adat, Mahasiswa Maluku Makassar Gelar Aksi

by Rachmi Indah
25 November 2018 21:08
in Citizen, Organisasi
0
Tolak Perampasan Tanah Adat, Mahasiswa Maluku Makassar Gelar Aksi
46
SHARES
250
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare to Whatsapp

MEDIAHARAPAN.COM, Makasar,- Fenomena perampasan tanah adat di Maluku kerap terjadi sehingga penolakan terus muncul dan mengalir dari berbagai pihak, mulai dari masyarakat hingga mahasiswa.

Di Makassar, Mahasiswa Maluku yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Maluku menggelar aksi panggung ekspresi dalam bentuk puisi, drama dan tarian-tarian khas Maluku di halaman Gedung KNPI Kota Makassar, Jalan AP Pettarani, Makassar, Jumat (23/11/2018).

Ketua Umum Hipamalatu Makassar Abidin Sopaliu yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa mengatakan, dengan diselenggarakan aksi panggung ekspresi ini, kami ingin menunjukan bahwa kami mahasiswa Maluku yang berdomisili di Makassar tak sudi jika ada tanah leluhur kami di rampas.

“Saya harap semangat ini bukan hanya ada pada kami yang berdomisili di Makassar tetapi pada sejumlah putra-putri Maluku se-nusantara pun merasakan hal yang sama” lanjut Abidin.

Perlu di ketahui, terdapat tiga perusahan di kabupaten yang ada di pulau seram, yang telah melakukan aktivitas ilegal logging di balik izin pembukaan lahan perkebunan hingga memasuki wilayah masyarkat adat.

Seperti PT Strata Pasific di kecamatan Teluk Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) yang mencaplok tanaman warga untuk membuat akses jalan menuju camp perusahaan.

PT Titian Hijrah di Negeri adat Ahiolo Kabupaaten Seram Bagian Barat (SBB) dan PT Bintang Lima Makmur yang beroperasi hingga menembus hutan adat Suku Naulu.

“Kami menolak keras menyerobotan dan perampasan tanah adat kami, dan kami mengajak kepada seluruh Pattimura-Patimura muda agar tidak diam melihat hal ini,” tegasnya.

Sementara itu, di tempat terpisah, Koordinator Moluccas Democratization Watch (MDW), Mohammad Ikhsan Tualeka yang dihubungi Media Harapan – Maluku memberikan apresiasi atas upaya yang dan advokasi hak masyarkat adat melalui pertunjukan seni yang dilakukan oleh para mahasiswa Maluku yang sedang menempuh studi di Makasar.

“Ini tentu langkah maju bagi pergerakan Mahasiswa, dan tentu adalah bagian dari kontribusi kalangan intelektual asal Maluku untuk menjaga dan melindungi hak masyarakat adatnya agar tidak dirampas dan dirusak oleh illegal logging”, tegas Ikhsan.

Dirinya berharap, semangat kritis yang telah ditunjukan oleh Mahasiswa di Makasar ini dapat pula menginspirasi rekan-rekan pelajar dan mahasiswa lainnya untuk terus kritis dan peduli terhadap tempat asalnya, Maluku.

“Saya berharap ini akan menjadi social control terhadap pengambil kebijakan, dan semoga menginspirasi lahirnya social movement baru dikalangan Mahasiswa Maluku”, harapnya (*)

Comments

comments

Tags: #MDW
Previous Post

IMM Aksi Damai Tabaos Pemilu Damai 2019

Next Post

Walau Baru Lahir Di Tanah Datar, FAJI Ukir Prestasi Gemilang

Rachmi Indah

Next Post

Walau Baru Lahir Di Tanah Datar, FAJI Ukir Prestasi Gemilang

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

18 September 2026 14:47
Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

18 September 2026 14:37

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia