• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Tips Menangkap Ikan Sidat

by Goeh
7 November 2024 17:09
in Lingkungan, Tips
0
Tips Menangkap Ikan Sidat

Pelopor Penangkapan Ikan Sidat Liar (PPILAR), randi ANoma Putra. (Ist)


MEDIAHARAPAN.COM, Bengkulu –
Menangkap Ikan Sidat menjadi mata pencaharian utama nelayan di Provinsi Bengkulu. Namun, mereka masih menggunakan setrum untuk menangkap ikan, hingga menyebabkan ikan hasil tangkapannya mati. Padahal, wilayah ini merupakan salah satu penghasil ikan sidat terbesar di Indonesia.

Hal ini menjadi rujukan Randi Anoma Putra, Akri Erfianda, dan Rego Damantara. Kelompok pegiat lingkungan yang bergabung dalam Pelopor Penangkapan Ikan Sidat Liar (PPILAR). MEreka merasa perlu mengedukasi nelayan agar tahu tata cara dan penangkapan ikan sidat yang baik dan benar.

Mereka mulai mengajak warga membiasakan menangkap ikan sidat dengan alat tradisional bubu. Pasalnya, terdapat dampak negatif penangkapan ikan menggunakan setrum listrik.

Sosialisasi sejak 2016 tersebut fokus terhadap penangkapan ikan sidat ramah lingkungan. Menggunakan alat tradisional bubu terhadap nelayan Desa Rawa Makmur dan Arga Makmur, Bengkulu. Dengan cara tersebut, ikan sidat tetap hidup sesaat setelah ditangkap. Saat dalam keadaan hidup, ikan sidat dihargai cukup mahal. Mulai dari Rp 45 ribu per kilogram. Nilainya akan naik dua kali lipat dibanding hasil tangkapan ikan sidat mati yang hanya dihargai Rp20 ribu per kilogram.

“Kualitas ikan sidat dengan tangkapan bubu pun lebih baik. Ikan sidat bisa dibesarkan hingga layak konsumsi. “Bahkan, sudah layak ekspor,” kata Randi dan Rego.

Ketika itu sudah 20 nelayan yang bergabung di PPILAR, 15 orang di Kota Bengkulu, di Bengkulu Utara sebanyak 2 orang, dan di Bengkulu Selatan sebanyak 3 orang. Rata-rata, seorang nelayan bisa menangkap 15-25 kg ikan sidat per minggu.

Atas usaha kampanye keduanya, penangkapan ikan sidat ramah lingkungan, PPILAR (Pelopor Penangkapan Ikan Sidat Liar) menerima penghargaan Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards 2017 dalam kategori kelompok bidang lingkungan. (Bunga DA)

Comments

comments

Tags: BENGKULUikan sidattips
Previous Post

Indonesia Zakat Watch: Usulan Pembenahan UU Zakat oleh LAZIS Muhammadiyah Tepat

Next Post

Ketua MUI Apresiasi Lahirnya Asosiasi Lembaga Mualaf Indonesia

Goeh

Next Post
Ketua MUI Apresiasi Lahirnya Asosiasi Lembaga Mualaf Indonesia

Ketua MUI Apresiasi Lahirnya Asosiasi Lembaga Mualaf Indonesia

BERITA POPULER

Tips Menangkap Ikan Sidat

Tips Menangkap Ikan Sidat

7 November 2024 17:09
Ragam Kesenian Tradisional Yogyakarta

Ragam Kesenian Tradisional Yogyakarta

4 October 2022 09:04
Cara memperbaiki printer mp287 dengan kode error e03

Cara memperbaiki printer mp287 dengan kode error e03

20 April 2023 09:33
10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

28 August 2023 14:39
Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

29 April 2019 08:25
noor-azhari

Kasus Pagar Laut Tangerang dan Indikasi Kejahatan Struktural SDA

19 January 2026 12:32

BERITA TERBARU

Forjim Jajaki Kerjasama dengan Pusat Kebudayaan Turki

Forjim Jajaki Kerjasama dengan Pusat Kebudayaan Turki

22 January 2026 11:21
noor-azhari

Kasus Pagar Laut Tangerang dan Indikasi Kejahatan Struktural SDA

19 January 2026 12:32
Peduli Anak Stunting, TPPKK Tanah Datar Bangun MCK Untuk Keluarga Stunting

Peduli Anak Stunting, TPPKK Tanah Datar Bangun MCK Untuk Keluarga Stunting

9 January 2026 09:56
Sambut Wajib Sertifikasi Halal 2026, IHW Saran Masa Berlaku Empat Tahun

Sambut Wajib Sertifikasi Halal 2026, IHW Saran Masa Berlaku Empat Tahun

4 January 2026 21:30

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Forjim Jajaki Kerjasama dengan Pusat Kebudayaan Turki

Forjim Jajaki Kerjasama dengan Pusat Kebudayaan Turki

22 January 2026 11:21
noor-azhari

Kasus Pagar Laut Tangerang dan Indikasi Kejahatan Struktural SDA

19 January 2026 12:32
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia