Akita: EYI Wadah Kolaborasi Pemuda untuk Indonesia Lebih Baik

Akita Arum Verselita, adalah penerima beasiswa penuh dari pemerintah Malaysia dan demikianlah ia menyelesaikan studi S1-nya di jurusan International Affairs Management di UUM. Selain studi, Ia juga aktif berorganisasi.

Akita merupakan Ketua Umum Persatuan Pelajar Indonesia se-Malaysia (PPIM) periode 2015-2016, dan aktif di berbagai pergerakan pemuda di bidang kebudayaan, politik, pendidikan, dan perlindungan WNI di Malaysia. Di waktu senggang, ia memilih untuk melatih dirinya di berbagai cabang olahraga, salah satunya olahraga berkuda.

Bekerja di NGO merupakan passion untuk menyalurkan hasrat aktivismenya. Saat ini Akita bekerja di Mongabay Indonesia, dan Ia percaya bahwa kolaborasi anak-anak muda dapat berkontribusi untuk membantu menyelamatkan lingkungan hidup untuk masa depan.

Bergabung bersama Empower Youth Indonesia (EYI) organisasi nirlaba yang fokus pada pendidikan, pengembangan dan peningkatan kapasitas serta memperluas networking pemuda Indonesia adalah bagian dari cara dia untuk lebih bermakna dan berkolaborasi untuk Indonesia yang lebih baik. Akita yakin, masa depan bangsa ini ada ditangan pemuda.

Baru-baru ini, dirinya telibat dalam kegiatan Talkshow EYI yang melibatkan Menteri Koordinator Maritim RI yang mengetengahkan kebijakan pemerintah soal Maritim, Energi dan Pariwisata. Terkait itu mengatakan, menjadi hal yang baru bagi kita mengetahui bahwa Indonesia memiliki kekayaan dan potensi maritim yang luar biasa. Bukan hanya potensi pengembangan pariwisata, tetapi juga berbagai sumber daya yang bisa menghidupi hajat hidup orang banyak dalam sisi ekonomi, pelestarian lingkungan dan kemajuan sosial.

Dengan adanya perkembangan pariwisata di seluruh wilayah di Indonesia, dampaknya adalah pembangunan infrastruktur yang berujung dengan pemerataan ekonomi. Tentu indah dibayangan jika hal-hal tersebut dapat terealisasikan dengan baik.

Tapi, apa mungkin itu semua bisa menjadi nyata dengan hanya teori? Tentu tidak. Siapa yang memegang andil untuk itu semua? Tentunya semua lapisan masyarakat Indonesia. Masyarakat awam, pemerintah, akademisi, para ahli, dan lainnya.

“Maka dari itu, mari kita tanyakan pada diri sendiri, apa yang dapat kita kontribusikan terhadap pembangunan dan pengelolaan sumber daya maritim? Cari tahu, pelajari kemampuan kita, dan jangan ragu untuk mengambil langkah untuk berbuat sesuatu demi Indonesia yang lebih baik”, jelas Akita.(*)

Comments

comments